Pemko Medan Kirim Bantuan Alat Berat 3 Tahap, Misi Kemanusiaan Bantu Percepatan Pemulihan Bencana di Aceh Tamiang

- Reporter

Sabtu, 10 Januari 2026 - 18:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, Beritamedannews.com — Pemko Medan kembali menunjukkan rasa solidaritas terhadap bencana alam banjir yang terjadi di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh. Melalui Dinas SDABMBK, Pemko Medan mengirimkan bantuan alat berat sebanyak tiga tahap guna membantu percepatan pemulihan pasca bencana banjir.

“Sesuai arahan bapak Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas dan bapak Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap, Dinas SDABMBK telah mengirimkan alat berat sebanyak tiga tahap untuk membantu percepatan pemulihan bencana banjir di Kabupaten Aceh Tamiang”, kata Plt Kadis SDABMBK Gibson Panjaitan ketika dikonfirmasi, Jumat (9/1/26).

Dijelaskan Gibson Panjaitan, tahap pertama bantuan alat berat dikirimkan pada tanggal 19 Desember 2025 yang dilepas langsung oleh bapak Wali Kota Medan Rico Waas di kantor Wali Kota. Bantuan alat berat ini merupakan tindak lanjut dari surat permohonan Pemkab Aceh Tamiang kepada Pemko Medan.

“Tahap awal kita mengirimkan armada satu unit motor grader, dua unit backhoe loader, empat unit dump trck, dan tiga unit trado yang lengkap beserta petugas operator dan supir”, jelas Gibson Panjaitan.

Disampaikan Gibson, dalam menjalankan misi kemanusiaan, pihaknya melakukan koordinasi dengan Pemkab Aceh Tamiang untuk membersihkan sejumlah lokasi yang terdampak banjir. Berdasarkan laporan petugas di lapangan, untuk efektifitas dalam bekerja ada alat berat yang sangat dibutuhkan yakni skid loader.

Baca Juga :  Pemko Medan Raih Peringkat II Skor Arsip ASN Wilayah Kanreg VI BKN
Foto: Alat Berat Pemko Medan Usai Membersihkan Lumpur di Kantor Pemerintahan Aceh Tamiang

Gibson menambahkan, informasi ini kami sampaikan ke bapak Wali Kota Medan Rico Waas dan beliau langsung merespon baik dengan menyampaikan bagaimana yang terbaik agar dapat membantu percepatan pemulihan pasca banjir di Kabupaten Aceh Tamiang.

“Pada tanggal 31 Desember 2025 kita berangkatkan alat berat Skid Loader sebanyak 2 unit. Pengiriman bantuan tahap kedua ini dilakukan karena alat berat tersebut sangat dibutuhkan disana untuk pembersihan”, ujar Gibson Panjaitan.

Menurut Gibson Panjaitan, alat berat yang dikirimkan ke Kabupaten Aceh Tamiang ini sangat membantu percepatan pemulihan pasca bencana. Petugas dan armada yang ada melakukan pembersihan di beberapa titik termasuk di kantor Pemerintahan. Tindakan solidaritas yang dilakukan Pemko Medan ini dilihat dan apresiasi Pemerintah Pusat melalui Kemendagri.

“Melihat efektifitas alat berat kita di Aceh Tamiang, Kemendagri berharap Pemko Medan kembali mengirimkan alat berat skid loader agar pembersihan lebih maksimal, ditambah Praja IPDN juga turun membantu percepatan pemulihan”, sebut Gibson Panjaitan.

Lanjut Gibson Panjaitan, atas permintaan Kemendagri, bapak Wali Kota Medan Rico Waas meminta kami untuk kembali mengirimkan alat berat skid loader ke Kabupaten Aceh Tamiang. Beliau juga berpesan alat berat yang dikirim pada tahap ketiga ini tidak mengganggu aktifitas pekerjaan kita dalam melayani masyarakat di Kota Medan.

Baca Juga :  Safari Natal Pemko Medan Ajak Warga HKBP Taman Deli Jaga Kerukunan, Ini Baru Benar!

“Di tanggal 7 Januari 2026 kemarin, kita kembali mengirimkan bantuan alat berat berupa empat unit Skid Loader, satu unit kompresor dan satu unit mobil Crane yang dibutuhkan untuk memindahkan material sisa banjir. Total alat berat dan truk yang dikirimkan sebanyak 14 unit ditambahkan 23 petugas operator dan supir”, ungkap Plt Kadis SDABMBK sembari menambahkan seluruh alat berat dan petugas sampai saat ini masih berada di Kabupaten Aceh Tamiang.

Terkait mekanisme pembersihan, Gibson menyampaikan petugas dan armada yang ada melakukan pembersihan secara menyeluruh dengan mengikuti arahan dari Pemkab Aceh Tamiang dan Kemendagri. Artinya kita siap siagakan petugas dan armada disana untuk pola kerja diatur oleh Pemkab Aceh Tamiang dan Kemendagri.

“Selama petugas dan armada yang dikirimkan ke Kabupaten Aceh Tamiang, kami memastikan tidak mengganggu aktifitas pekerjaan Dinas SDABMBK, karena peralatan dan alat berat masih tersedia. Ini juga menjadi pesan bapak Wali Kota Medan Rico Waas kepada kami”, pungkas Gibson Panjaitan.

Follow WhatsApp Channel beritamedannews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Secara Virtual, Zakiyuddin Harahap Ikuti Press Conference Kapolri dan Deklarasi Polisi Bersama Masyarakat Menolak Narkoba
Dukung Pemko Medan Raih Predikat Informatif, Kadis Kominfo Arrahmaan Pane Terima Penghargaan KI Sumut
Ngeri!! Diduga Berawal dari Sindiran Live TikTok, Perempuan di Medan Denai Diserang dan Dianiaya Dikosan
Kabut Asap Selimuti Medan, IMM Salurkan Ribuan Masker dan Desak Penanganan Karhutla Dipercepat
Warga Keluhkan Dugaan Persoalan PBB dan Penyaluran Bansos Beras Dipangkas Setengah di Medan Denai, Kepling 1 Diminta Klarifikasi
Semarak World Rabies Day 2026, Zakiyuddin Harahap Dampingi Wagub Sumut Lepas Peserta Jalan Santai
Zakiyuddin Tinjau Medan Islamic Centre, Minta Kontraktor Jaga Gedung hingga Masa Pemeliharaan Berakhir
Akses Pejalan Kaki Terganggu, Warga Keluhkan Tumpukan Tanah Sisa Penggalian Dibiarkan
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:24 WIB

Secara Virtual, Zakiyuddin Harahap Ikuti Press Conference Kapolri dan Deklarasi Polisi Bersama Masyarakat Menolak Narkoba

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:18 WIB

Dukung Pemko Medan Raih Predikat Informatif, Kadis Kominfo Arrahmaan Pane Terima Penghargaan KI Sumut

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Ngeri!! Diduga Berawal dari Sindiran Live TikTok, Perempuan di Medan Denai Diserang dan Dianiaya Dikosan

Senin, 19 Oktober 2026 - 12:48 WIB

Kabut Asap Selimuti Medan, IMM Salurkan Ribuan Masker dan Desak Penanganan Karhutla Dipercepat

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:36 WIB

Warga Keluhkan Dugaan Persoalan PBB dan Penyaluran Bansos Beras Dipangkas Setengah di Medan Denai, Kepling 1 Diminta Klarifikasi

Berita Terbaru