Bobby Nasution Bantah Tudingan Arogan, Minta Ricky Antoni Belajar Aturan Paripurna DPRD

- Reporter

Kamis, 30 Juli 2026 - 12:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, BMNews – Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution akhirnya angkat bicara terkait polemik sidang paripurna DPRD Sumut yang berlangsung ricuh pada Rabu (29/7). Ia membantah keras tudingan bersikap arogan yang sebelumnya disampaikan Wakil Ketua DPRD Sumut, Ricky Antoni, setelah dirinya meninggalkan ruang sidang.

 

Pernyataan tersebut disampaikan Bobby usai menghadiri penandatanganan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 di Gedung DPRD Sumut, Jalan Imam Bonjol, Medan, Kamis (30/7).

 

Menurut Bobby, polemik yang terjadi bukan disebabkan oleh kehadiran gubernur maupun jajaran eksekutif, melainkan karena tidak terpenuhinya kuorum anggota dewan sebagaimana diatur dalam tata tertib persidangan.

Baca Juga :  Zakiyuddin Harahap Dorong HKTI Jadi Garda Terdepan Perkuat Pertanian dan Kesejahteraan Petani

 

“Yang menjadi persoalan itu bukan kehadiran gubernur atau pihak eksekutif. Yang dipermasalahkan adalah kuorum. Sesuai aturan, sidang harus dihadiri minimal dua pertiga dari total anggota DPRD,” tegasnya.

 

Ia menjelaskan bahwa pihak eksekutif telah memenuhi kewajiban dengan hadir lengkap dalam rapat tersebut, termasuk dirinya sebagai gubernur. Namun, sidang tidak dapat dilanjutkan karena jumlah anggota legislatif yang hadir belum memenuhi syarat.

 

Bobby juga mengaku telah menunggu cukup lama di lokasi hingga larut malam, dengan harapan kuorum dapat terpenuhi. Namun, kondisi tersebut tidak juga berubah sehingga ia memutuskan untuk meninggalkan ruang sidang.

Baca Juga :  Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan Hadiri Paripurna DPRD, Simak Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo

 

“Saya sudah menunggu sampai tengah malam. Kalau tidak kuorum, sidang tidak bisa berjalan. Jadi bukan tiba-tiba saya keluar, lalu langsung dinilai arogan,” ujarnya.

 

Menanggapi kritik yang diarahkan kepadanya, Bobby menyarankan agar pihak yang melontarkan tudingan tersebut memahami kembali mekanisme sidang paripurna, khususnya terkait aturan kuorum.

 

“Menurut saya, yang menyampaikan itu sebaiknya mempelajari lagi mekanisme sidang. Saya juga pernah mengalami hal serupa saat di Medan, ketika mempertanyakan kuorum, dan saat itu kami dari eksekutif justru dianggap tidak punya kewenangan,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel beritamedannews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Viral Konten Dugaan Tawaran Campaign Fee Rp80 Juta untuk Tak Bahas Karhutla, Ihwan Ritonga Desak Polda Sumut Periksa Kreator Aleh
Polemik Dugaan Jual Beli Titik Dapur SPPG di Deli Serdang, Aktivis Desak BGN dan Kejatisu Turun Tangan
Dugaan Jual Beli Titik SPPG di Deli Serdang, AW Membantah, RA Klaim Rp150 Juta Belum Kembali
Kakanwil Kemenag Sumut Resmikan Aula Terbuka Al-Ikhlas di Batubara, Salurkan Bantuan Modal UMKM
Kapolda Sumut Irjen Sonny Irawan Tiba di Mapolda, Ketum AKU ANAK MEDAN Riza Usty Sambut Baik Dan Sampaikan Harapan
Tim FKG USU Berikan Edukasi dan Pelayanan Preventif Kesehatan Gigi bagi Warga Terdampak Banjir di Desa Cempa
Bertahun-tahun Tanpa Listrik, Warga Simpang Koje Madina Keluhkan Infrastruktur dan Layanan Dasar
Lima Supplier Dihadirkan JPU, PH Soroti Efisiensi Sidang Waterfront City Samosir: Saksi yang Relevan Harus Didahulukan

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 11:11 WIB

Viral Konten Dugaan Tawaran Campaign Fee Rp80 Juta untuk Tak Bahas Karhutla, Ihwan Ritonga Desak Polda Sumut Periksa Kreator Aleh

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:36 WIB

Dugaan Jual Beli Titik SPPG di Deli Serdang, AW Membantah, RA Klaim Rp150 Juta Belum Kembali

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:20 WIB

Kakanwil Kemenag Sumut Resmikan Aula Terbuka Al-Ikhlas di Batubara, Salurkan Bantuan Modal UMKM

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:08 WIB

Kapolda Sumut Irjen Sonny Irawan Tiba di Mapolda, Ketum AKU ANAK MEDAN Riza Usty Sambut Baik Dan Sampaikan Harapan

Rabu, 16 September 2026 - 23:27 WIB

Tim FKG USU Berikan Edukasi dan Pelayanan Preventif Kesehatan Gigi bagi Warga Terdampak Banjir di Desa Cempa

Berita Terbaru