Pembongkaran Billboard Berizin di Medan Disorot, Ansor Nilai Tindakan Satpol PP dan Dinas Perkim Semena-mena

- Reporter

Jumat, 13 Februari 2026 - 19:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, BMNews| Pembongkaran billboard milik PT Sumo Advertising oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Medan pada Jumat (6/2) menuai sorotan publik. Reklame tersebut diketahui telah mengantongi Izin Mendirikan Bangunan (IMB) yang sah serta memenuhi kewajiban pembayaran pajak kepada pemerintah daerah.

Sejumlah pihak mempertanyakan dasar hukum penertiban tersebut. Sekretaris Ansor Kota Medan, Royhandi Muda Tanjung, menilai tindakan yang dilakukan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang (Perkimcitakaru) bersama Satpol PP telah mencederai rasa keadilan dan terkesan dilakukan secara semena-mena.

“Seharusnya Pemko Medan lebih arif dan bijaksana dalam mengambil langkah penindakan. Apalagi reklame yang dibongkar memiliki izin resmi dan pelaku usaha telah memenuhi kewajiban pajaknya,” ujar Royhandi kepada awak media, Jumat (13/2).

Baca Juga :  Dana Pengendalian Banjir Rp 1,5 Triliun dari Bank Dunia Dikelola BWS, Rico Waas: Bukan Pemko Medan

Selain mempersoalkan legalitas penertiban, kritik juga diarahkan pada aspek keselamatan kerja dalam proses pembongkaran. Royhandi menyoroti dugaan pengabaian standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), termasuk tidak digunakannya alat pelindung diri (APD) oleh petugas di lapangan.

“Keselamatan petugas harus menjadi prioritas. Jangan sampai kelalaian terhadap standar K3 justru menimbulkan korban,” tegas Royhandi

Ia juga menilai, penertiban terhadap reklame yang masih memiliki izin jelas merugikan pelaku usaha serta menciptakan ketidakpastian hukum. Hal tersebut dikhawatirkan mengganggu iklim investasi di Kota Medan.

Polemik regulasi terkait Peraturan Daerah tentang Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) juga dinilai semakin memperkeruh situasi. Ketidakjelasan implementasi aturan tersebut berpotensi menurunkan kepercayaan investor dan berdampak pada Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Baca Juga :  Korban Penganiayaan Kecewa Polsek Medan Area "Lepas" Penganiaya, Kanit Reskrim Bilang Proses Tetap Lanjut!

“Peristiwa yang lagi viral ini semakin memperlihatkan sikap arogan dan semena-mena dalam penertiban. Jika dibiarkan, kondisi ini dapat memperburuk iklim usaha dan membuat pelaku usaha ragu untuk berinvestasi di Kota Medan,” sambungnya.

Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa stabilitas iklim usaha berkaitan langsung dengan penyerapan tenaga kerja. Di tengah tantangan pengangguran yang masih tinggi, pemerintah daerah dinilai seharusnya mendorong pertumbuhan investasi, bukan justru menciptakan kekhawatiran di kalangan pelaku usaha. (**)

Follow WhatsApp Channel beritamedannews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Di Bulan Suci Ramadhan, Wakil Wali kota Medan Dorong Semangat Gotong Royong dan Saling Berbagi
Pertamina Tegaskan Isu Kelangkaan BBM di Sumbagut Hoaks, Stok Dipastikan Aman
Zakiyuddin Harahap Salurkan Bantuan Perbaikan Rumah Korban Siklon Senyar
Perkuat Digitalisasi Daerah, Pemko Medan Ikuti Inisiasi KATALIS P2DD 2026
Pertama di Indonesia, Rico Waas Luncurkan Medan Rabu Walk-In Interview, Pencari Kerja Bisa Wawancara Langsung Setiap Pekan
Wali Kota Medan Dorong Bapenda Terus Kompak & Bertransformasi Menuju Digitalisasi
Miris, Kolong Jembatan di Ringroad Medan Diduga Jadi Tempat Tinggal Anak Jalanan
Wakil Wali Kota Medan Apresiasi Pelantikan Mahabudhi Provinsi Sumut, Sebagai Wadah Pengabdian Umat 

Berita Terkait

Jumat, 6 Maret 2026 - 20:45 WIB

Di Bulan Suci Ramadhan, Wakil Wali kota Medan Dorong Semangat Gotong Royong dan Saling Berbagi

Jumat, 6 Maret 2026 - 20:35 WIB

Pertamina Tegaskan Isu Kelangkaan BBM di Sumbagut Hoaks, Stok Dipastikan Aman

Kamis, 5 Maret 2026 - 12:36 WIB

Zakiyuddin Harahap Salurkan Bantuan Perbaikan Rumah Korban Siklon Senyar

Kamis, 5 Maret 2026 - 12:25 WIB

Pertama di Indonesia, Rico Waas Luncurkan Medan Rabu Walk-In Interview, Pencari Kerja Bisa Wawancara Langsung Setiap Pekan

Kamis, 5 Maret 2026 - 12:19 WIB

Wali Kota Medan Dorong Bapenda Terus Kompak & Bertransformasi Menuju Digitalisasi

Berita Terbaru