Diduga Bawa Nama Relawan, Bisnis Catering di Medan Menuai Sorotan
Medan, BMNews|Dugaan praktik bisnis catering yang menyeret nama relawan tokoh publik di Sumut tengah menjadi sorotan. Seorang sumber yang meminta identitasnya dirahasiakan mengungkap adanya pihak yang mengklaim mendapat mandat dari Bobby Nasution dalam menjalankan usaha catering.
Menurut keterangan sumber, seorang pengusaha catering merasa dirugikan setelah menjalin kerja sama dengan pihak yang disebut-sebut sebagai relawan tersebut. Dalam praktiknya, diduga terdapat ketidaksesuaian dalam pelaksanaan kerja sama, termasuk terkait pemesanan dan distribusi makanan pada sejumlah kegiatan.
“Awalnya kerja sama berjalan, namun kemudian muncul indikasi bahwa pihak tersebut memiliki niat membuka usaha catering sendiri dengan memanfaatkan jaringan yang sudah ada,” ujar sumber 11 April 2026.
Tak hanya itu, sebelumnya juga sempat beredar informasi mengenai keterlambatan dan kekurangan jumlah pesanan makanan dalam acara duka di sejumlah lokasi, di antaranya di Jalan Bajak V dan wilayah Namorambe. Dalam salah satu kejadian, dari 500 porsi makanan yang dipesan, hanya 251 porsi yang tiba tepat waktu, sementara sisanya menyusul setelah acara selesai.
Sumber juga menyebut adanya pihak yang mengaitkan bisnis catering tersebut dengan nama “Bobby Berkah”, yang diduga digunakan untuk membangun kepercayaan dalam menjalin kerja sama.
Menanggapi informasi yang berkembang, redaksi mediapakar.com telah berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak-pihak terkait guna memenuhi prinsip keberimbangan pemberitaan (cover both sides). Namun hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi yang diterima.
Kasus ini menjadi perhatian publik karena dinilai berpotensi merugikan pelaku usaha serta mencederai kepercayaan masyarakat, terutama jika benar terdapat pencatutan nama tokoh atau relawan dalam praktik bisnis tersebut.
Redaksi menegaskan bahwa pemberitaan ini masih bersifat dugaan dan akan terus dikembangkan seiring dengan diperolehnya informasi dan klarifikasi lebih lanjut dari pihak terkait.

.








