Demokrat Usulkan Opsi Pemotongan Gaji Pejabat Negara untuk Antisipasi Tekanan Fiskal

- Reporter

Senin, 16 Maret 2026 - 14:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, BMNews|Sekretaris Jenderal Herman Khaeron menyatakan bahwa pemotongan gaji pejabat negara, termasuk menteri dan anggota DPR, dapat menjadi salah satu opsi dalam kebijakan pengetatan fiskal guna menjaga stabilitas keuangan negara.

 

Menurutnya, pemerintah perlu menyiapkan berbagai langkah antisipatif di tengah meningkatnya ketidakpastian ekonomi global, terutama yang dipicu oleh konflik di kawasan Timur Tengah setelah serangan Iran terhadap Amerika Serikat.

Baca Juga :  Bareskrim Polri Bongkar Jaringan Pinjol Ilegal, 400 Korban Jadi Sasaran Teror Digital

 

“Dalam situasi tertentu kita harus siap dengan berbagai opsi pengetatan fiskal, termasuk kemungkinan penyesuaian pada belanja pegawai, tidak terkecuali gaji menteri dan anggota DPR,” ujar Herman saat dihubungi Kompas.com, Senin (16/3/2026).

 

Anggota Komisi VI DPR RI itu menegaskan bahwa kebijakan pengetatan anggaran harus tetap diarahkan pada upaya menjaga stabilitas perekonomian nasional. Ia menilai langkah tersebut penting agar daya beli masyarakat tetap terlindungi di tengah potensi tekanan ekonomi global.

Baca Juga :  Raja Juli Antoni: PSI Harus Jadi Partai ‘Jelata’ yang Hadir untuk Rakyat Kecil

 

Herman menambahkan, pemerintah memiliki sejumlah instrumen kebijakan untuk merespons dampak dari dinamika ekonomi internasional. Karena itu, keputusan akhir terkait langkah yang akan diambil tetap berada di tangan Presiden sebagai pemegang kewenangan tertinggi dalam menentukan arah kebijakan negara.

Sumber Berita: Kompas

Follow WhatsApp Channel beritamedannews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Korban Begal Brutal Dioperasi di Siloam, Biaya Ditanggung Ahmad Sahroni
Alamak, Ketua Ombudsman RI Dibungkus Kejaksaan Agung, LHKPN Tercatat Rp4,17 Miliar
Pemerintah Buka Rekrutmen Nasional SDM untuk Perkuat Koperasi Desa dan Kampung Nelayan
Mahasiswa FH UI Minta Maaf Langsung ke Korban, BEM Tegaskan Sanksi Tetap Diperlukan
Harli Siregar Jadi Inspektur III Jamwas, “Ustadz” Kajati Sumut. Kita Tunggulah Gebrakannya
JK Dilaporkan GAMKI soal Ceramah “Mati Syahid”, Jubir Tegaskan Konteks Disalahpahami
Ketua Umum JMSI Minta Polri Usut Dalang Serangan Air Keras terhadap Andrie Yunus
Nama Dicatut sebagai Dewan Pembina di Media Lokal, Maruli Siahaan: Jangan Bawa-bawa Nama Saya
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 22:16 WIB

Korban Begal Brutal Dioperasi di Siloam, Biaya Ditanggung Ahmad Sahroni

Kamis, 16 April 2026 - 21:54 WIB

Alamak, Ketua Ombudsman RI Dibungkus Kejaksaan Agung, LHKPN Tercatat Rp4,17 Miliar

Kamis, 16 April 2026 - 18:31 WIB

Pemerintah Buka Rekrutmen Nasional SDM untuk Perkuat Koperasi Desa dan Kampung Nelayan

Selasa, 14 April 2026 - 14:25 WIB

Mahasiswa FH UI Minta Maaf Langsung ke Korban, BEM Tegaskan Sanksi Tetap Diperlukan

Selasa, 14 April 2026 - 13:59 WIB

Harli Siregar Jadi Inspektur III Jamwas, “Ustadz” Kajati Sumut. Kita Tunggulah Gebrakannya

Berita Terbaru