Mahasiswa FH UI Minta Maaf Langsung ke Korban, BEM Tegaskan Sanksi Tetap Diperlukan

- Reporter

Selasa, 14 April 2026 - 14:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mahasiswa FH UI Minta Maaf Langsung ke Korban, BEM Tegaskan Sanksi Tetap Diperlukan

Jakarta — Kasus dugaan pelecehan seksual yang melibatkan percakapan tidak pantas dalam grup chat mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FH UI) terus menjadi sorotan. Sejumlah mahasiswa yang diduga terlibat akhirnya menyampaikan permohonan maaf secara langsung kepada para korban dalam sebuah forum terbuka.

 

Forum tersebut digelar di Auditorium DH UI pada Senin malam (13/4/2026), sebagai ruang bagi korban untuk memperoleh klarifikasi dan permintaan maaf secara langsung. Ketua BEM FH UI, Anandaku Dimas Rumi Chattaristo, menyebut kegiatan ini merupakan bentuk awal pertanggungjawaban para pelaku.

 

“Forum ini bertujuan memberikan ruang bagi korban yang ingin mendengar langsung permintaan maaf dari pelaku,” ujarnya, Selasa (14/4/2026).

Baca Juga :  Alamak, Akibat Jeruk Makan Jeruk, Kabid Propam Polda Sumut dan Kasubbid Paminal Dicopot dari Jabatan

 

Sebanyak 16 mahasiswa yang diduga terlibat hadir dalam forum tersebut. Meski demikian, Dimas menegaskan bahwa permintaan maaf belum cukup untuk menyelesaikan persoalan. Ia menilai perlu adanya langkah tegas dari pihak kampus yang berpihak kepada korban.

 

“Rasa kecewa dan kesal tentu dirasakan para korban. Karena itu, tidak cukup hanya dengan permintaan maaf, harus ada sanksi tegas,” tegasnya.

 

Kasus ini mencuat setelah beredarnya tangkapan layar percakapan dalam sebuah grup chat yang diduga berisi komentar bernuansa seksual dan merendahkan terhadap mahasiswi lain. Konten tersebut memicu reaksi luas di media sosial dan mendapat kecaman dari berbagai pihak.

 

Pihak Fakultas Hukum Universitas Indonesia menyatakan telah menerima laporan resmi terkait kasus ini sejak 12 April 2026. Fakultas menegaskan komitmennya untuk menindak tegas setiap pelanggaran etika akademik, terlebih yang berpotensi mengandung unsur kekerasan seksual.

Baca Juga :  Setelah Viral, Kementan Akui Kesalahan Data dan Sampaikan Permintaan Maaf, Gitu Aja Lah Terus Sampai Kiamat

 

“Fakultas mengecam keras segala bentuk perilaku yang merendahkan martabat manusia dan bertentangan dengan nilai hukum serta etika akademik,” demikian pernyataan resmi FH UI.

 

Rektor Universitas Indonesia, Heri Hermansyah, juga turut angkat bicara. Ia memastikan pihak universitas akan memantau secara langsung proses penanganan kasus di tingkat fakultas.

 

“Saya sudah berkoordinasi dan akan terus memonitor penanganannya. Kita harus bersama-sama melawan segala bentuk pelecehan seksual,” ujarnya.

 

Saat ini, pihak fakultas tengah melakukan penelusuran lebih lanjut terhadap dugaan pelanggaran tersebut, termasuk kemungkinan adanya unsur pidana dalam kasus ini.

Follow WhatsApp Channel beritamedannews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketua Umum AKU ANAK MEDAN Apresiasi Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru
Dua Hari Tak Hadiri Rapat DPR di Tengah OTT KPK, Nusron Wahid Diwakili Wamen ATR/BPN
Kuasa Hukum Gus Alex Minta Jokowi Dihadirkan di Sidang Dugaan Korupsi Kuota Haji
Riza Usty Siregar Apresiasi Sikap Dasco Siap Mundur Jika RUU Perampasan Aset Tak Disahkan
Gerindra Optimis Kepuasan Publik terhadap Pemerintahan Prabowo Akan Kembali Meningkat
Diduga Kelalaian Sistemik, Tokoh Pemuda Sumatera Utara Desak Kasus Tabrakan Maut Sibolangit Diusut Hingga Perusahaan
PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Minta Hormati Martabat Wartawan dan Kemerdekaan Pers
Truk Diduga Rem Blong Tabrak Sejumlah Kendaraan di Jalur Medan–Berastagi, Lalu Lintas Lumpuh

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 18:24 WIB

Ketua Umum AKU ANAK MEDAN Apresiasi Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru

Kamis, 17 September 2026 - 18:05 WIB

Dua Hari Tak Hadiri Rapat DPR di Tengah OTT KPK, Nusron Wahid Diwakili Wamen ATR/BPN

Jumat, 11 September 2026 - 17:37 WIB

Kuasa Hukum Gus Alex Minta Jokowi Dihadirkan di Sidang Dugaan Korupsi Kuota Haji

Kamis, 3 September 2026 - 14:25 WIB

Riza Usty Siregar Apresiasi Sikap Dasco Siap Mundur Jika RUU Perampasan Aset Tak Disahkan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 16:05 WIB

Gerindra Optimis Kepuasan Publik terhadap Pemerintahan Prabowo Akan Kembali Meningkat

Berita Terbaru