Rangga Ary Prasetyo Minta Kejagung Usut Tuntas Dugaan Korupsi MBG hingga Korwil dan Korcam, Terutama di Sumut

- Reporter

Rabu, 3 Juni 2026 - 22:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan, BMNews – Tokoh Pemuda Sumatera Utara, Rangga Ary Prasetyo, mengapresiasi langkah Kejaksaan Agung Republik Indonesia yang telah menangkap Kepala BGN dan dua Wakil Kepala BGN terkait dugaan korupsi dalam pengelolaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Menurut Rangga, dugaan praktik jual beli titik lokasi dapur atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) harus diusut secara menyeluruh dan tidak berhenti pada para tersangka yang telah ditetapkan.

“Saya meminta Kejagung mengusut tuntas kasus ini hingga ke tingkat Korwil dan Korcam, khususnya di Provinsi Sumatera Utara. Praktik seperti ini tidak mungkin terjadi sendiri tanpa adanya keterlibatan pihak lain dalam jaringan yang lebih luas,” tegas Rangga.

Baca Juga :  Polres Padangsidimpuan Tangkap Pengepul Sisik Trenggiling di SPBU Manunggang Julu

Selain itu, Rangga juga meminta agar portal pendaftaran dapur SPPG dibuka secara transparan kepada masyarakat. Menurutnya, keterbukaan sistem pendaftaran akan meminimalisir ruang terjadinya praktik jual beli titik serta memberikan kesempatan yang sama bagi masyarakat yang ingin berpartisipasi dalam program tersebut.

“Kami mendorong agar portal pendaftaran dapur SPPG dibuka secara transparan dan dapat diakses publik. Dengan sistem yang terbuka, potensi praktik jual beli titik dapat diminimalisir dan masyarakat dapat mengawasi prosesnya secara langsung,” ujarnya.

Baca Juga :  Alamak, Ketua Ombudsman RI Dibungkus Kejaksaan Agung, LHKPN Tercatat Rp4,17 Miliar

Rangga juga mengapresiasi langkah cepat Presiden RI, Prabowo Subianto, yang langsung mengganti Kepala BGN dan dua wakilnya sebagai bentuk komitmen terhadap pemberantasan korupsi.

“Langkah tegas Presiden Prabowo patut diapresiasi. Program MBG merupakan program penting bagi masyarakat dan harus dijaga dari praktik-praktik penyimpangan,” tutupnya.

Follow WhatsApp Channel beritamedannews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kuasa Hukum Gus Alex Minta Jokowi Dihadirkan di Sidang Dugaan Korupsi Kuota Haji
Heboh Aset Sekolah Rp12,24 Miliar Diduga Raib, Aktivis Resmi Adukan Disdikbud Medan ke Kejari
Lima Supplier Dihadirkan JPU, PH Soroti Efisiensi Sidang Waterfront City Samosir: Saksi yang Relevan Harus Didahulukan
Riza Usty Siregar Apresiasi Sikap Dasco Siap Mundur Jika RUU Perampasan Aset Tak Disahkan
Terungkap di Persidangan, Saksi PT HK Nyatakan Volume Pekerjaan Waterfront City Sudah Sesuai
Yasran Siambaton Bantah Isu Tambang Ilegal, DPRD Sibolga Minta Masyarakat Tak Mudah Percaya Hoaks
Pelatihan Konselor Adiksi Treatnet Volume A Ditutup, Kolaborasi 4 Lembaga Perkuat P4GN di Sumatera Utara
Saksi PT Bethesda Mandiri Sebut Tak Ada Keuntungan dari Proyek Waterfront City Samosir, PH: Dakwaan JPU Makin Runtuh

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 17:37 WIB

Kuasa Hukum Gus Alex Minta Jokowi Dihadirkan di Sidang Dugaan Korupsi Kuota Haji

Jumat, 11 September 2026 - 13:55 WIB

Heboh Aset Sekolah Rp12,24 Miliar Diduga Raib, Aktivis Resmi Adukan Disdikbud Medan ke Kejari

Jumat, 11 September 2026 - 13:34 WIB

Lima Supplier Dihadirkan JPU, PH Soroti Efisiensi Sidang Waterfront City Samosir: Saksi yang Relevan Harus Didahulukan

Kamis, 3 September 2026 - 14:25 WIB

Riza Usty Siregar Apresiasi Sikap Dasco Siap Mundur Jika RUU Perampasan Aset Tak Disahkan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 21:21 WIB

Terungkap di Persidangan, Saksi PT HK Nyatakan Volume Pekerjaan Waterfront City Sudah Sesuai

Berita Terbaru