Aksi Kemanusiaan Karang Taruna Kelurahan Binjai Salurkan Donasi Ke Korban Banjir Aceh Pengungsian

- Reporter

Kamis, 1 Januari 2026 - 14:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Tamiang, Beritamedannews.com — Tim Kolaborasi Kemanusiaan Karang Taruna Kelurahan Binjai Kota Medan bersama Damai Aqsa dan pegiat media sosial Tamiangku.id mengunjungi wilayah terdampak banjir bandang di Kabupaten Aceh Tamiang, Rabu (31/12).

Dalam kunjungan tersebut, tim menyisir kawasan Kota Lintang Atas hingga Kota Lintang Bawah Ujung, serta Desa Bandung, Kecamatan Manyak Payed, wilayah paling ujung Kabupaten Aceh Tamiang yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Aceh Timur.

Di Kota Lintang Atas, tim menyalurkan puluhan paket logistik sembako yang dititipkan di salah satu rumah relawan Tamiangku.id untuk selanjutnya dibagikan kepada warga sekitar yang membutuhkan.

Usai dari Lintang Atas, rombongan melanjutkan perjalanan menuju Kota Lintang Bawah Ujung untuk menemui Pak Usman beserta keluarganya serta 15 kepala keluarga lainnya yang hingga kini masih bertahan di pengungsian. Rumah-rumah mereka hancur dan tertimbun material kayu dalam jumlah besar akibat terjangan banjir bandang yang terjadi lebih dari satu bulan lalu.

Pak Usman, salah seorang korban banjir yang sebelumnya sempat viral di media sosial karena meluapkan kekecewaannya terhadap tim SAR, kembali menyampaikan keluhannya saat menerima kunjungan tim kemanusiaan. Ia mengaku sempat meminta pertolongan saat tim SAR melintas di lokasi, namun tidak mendapat respons.

Baca Juga :  2 Jempol untuk Kapolrestabes Medan, Bongkar Kasus Pembakaran Rumah Hakim, Paten Kali!

Menurutnya, hingga 40 hari pascabanjir bandang, penanganan di kawasan Kota Lintang dinilai sangat lamban. Pasalnya, baru satu unit alat berat yang diturunkan untuk membersihkan material kayu yang menggunung dan menimbun rumah-rumah warga.

“Di kampung sebelah saja, 20 alat berat masuk selama satu bulan belum juga selesai pembersihan. Apalagi di sini, lautan kayu menimbun rumah kami, tapi alat berat baru satu. Tiga bulan pun tak akan siap. Jadi bagaimana nasib kami di sini? Mohonlah, Pak Prabowo,” ucap Pak Usman dengan nada penuh harap.

 

Kondisi tersebut menggambarkan beratnya beban para korban banjir bandang di wilayah terpencil Aceh Tamiang. Warga berharap adanya perhatian serius serta langkah nyata dari pemerintah pusat maupun daerah agar proses pemulihan dapat segera dilakukan, sehingga mereka bisa kembali menata kehidupan pascabencana.

Setelah dari Lintang Bawah, tim melanjutkan perjalanan dengan mengunjungi sejumlah dapur umum, mulai dari Desa Bundar, Desa Opak, Desa Tualang Cut, hingga ke Desa Bandung, Kecamatan Manyak Payed.

Baca Juga :  Mulkan Ardiansyah Hasibuan minta Tokoh Penolak Koperasi BAN agar Introspeksi dan pertaubatan massal : Banyak Hak Plasma Masyarakat Terabaikan di Masa Lalu

Sepanjang perjalanan Tim juga membagikan makanan kepada anak-anak penyintas banjir serta memberikan kebahagiaan bagi mereka berupa Al-Qur’an dan Iqra.

Di Desa Bandung, tim bertemu langsung dengan Pak Armin, salah satu warga yang rumahnya rata dengan tanah akibat banjir besar. Dari ratusan rumah terdampak, rumah Pak Armin menjadi satu-satunya yang hanyut tersapu derasnya arus banjir. Ia mengaku hingga 40 hari pascabanjir, perhatian yang diterimanya masih sangat minim.

“Ya minim sekali perhatian, karena cuma rumah saya yang hilang. Alhamdulillah sekali bapak-bapak datang, saya sangat bersyukur dan berterima kasih karena masih ada yang peduli dan memperhatikan keluarga kami,” ujar Pak Armin.

 

Ketua Karang Taruna Kelurahan Binjai Kota Medan M.Hilal menyampaikan terima kasih kepada seluruh dermawan serta pengurus Karang Taruna yang telah berpartisipasi dan berdonasi dalam aksi kemanusiaan tersebut.

Adapun bantuan logistik yang disalurkan meliputi Al-Qur’an, Iqra, lampu panel surya, air mineral, selimut, roti, beras, telur, mie instan, gula, minyak goreng, pampers, pembalut, kebutuhan balita, pakaian layak pakai, sarung, serta kebutuhan lainnya. (**)

Follow WhatsApp Channel beritamedannews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jelang HANI 2026 PERMEDSU Berkunjung Ke Fokus Rehabilitasi Narkotika
PERMEDSU dan DPRD Sumut Bangun Kolaborasi Digital, Perkuat Arus Informasi Publik di Era Media Sosial
Semarak Peringatan Hari Kartini ke-147 di Medan, Perempuan Dari Berbagai Latar Tampil Menginsipirasi
Di Women Leader Festival 2026, Airin Rico Waas: Perempuan Penggerak Perubahan, Bukan Sekadar Pengikut Keadaan
Ketua Umum Komunitas Aku Anak Medan Dukung Ketegasan Gubernur Sumut Terkait Penyalahgunaan Narkoba
Kajatisu Harli Patut Diapresiasi Sikap Ksatria Dengan Permintaan Maaf, Riza Usty Siregar: Ini Baru Pemimpin
Zakiyuddin Harahap Sambut Hangat Tamu Halalbihalal, Pererat Silaturahmi di Kota Medan
Safari Ramadhan Polda Sumut di Tebing Tinggi, Pererat Sinergi dan Ukhuwah dengan Masyarakat

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 13:42 WIB

Jelang HANI 2026 PERMEDSU Berkunjung Ke Fokus Rehabilitasi Narkotika

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:17 WIB

PERMEDSU dan DPRD Sumut Bangun Kolaborasi Digital, Perkuat Arus Informasi Publik di Era Media Sosial

Senin, 27 April 2026 - 21:00 WIB

Semarak Peringatan Hari Kartini ke-147 di Medan, Perempuan Dari Berbagai Latar Tampil Menginsipirasi

Senin, 27 April 2026 - 07:02 WIB

Di Women Leader Festival 2026, Airin Rico Waas: Perempuan Penggerak Perubahan, Bukan Sekadar Pengikut Keadaan

Senin, 13 April 2026 - 12:49 WIB

Ketua Umum Komunitas Aku Anak Medan Dukung Ketegasan Gubernur Sumut Terkait Penyalahgunaan Narkoba

Berita Terbaru