Pembangunan Stadion Teladan Mangkrak, Gaji Pekerja Belum di Bayar Hingga Bulan Ramadhan, DPW Media Center LSM PAKAR Sumut Akan Gelar Aksi Damai

- Reporter

Sabtu, 21 Februari 2026 - 09:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, BMNews| Februari 2026 — Pembangunan proyek Stadion Teladan Kota Medan hingga kini masih belum menunjukkan tanda-tanda penyelesaian. Proyek yang diharapkan menjadi kebanggaan masyarakat Sumatera Utara tersebut justru dilaporkan mangkrak, sementara para pekerja konstruksi mengeluhkan keterlambatan pembayaran gaji, bahkan di tengah momentum bulan suci Ramadhan.

DPW Media Center LSM PAKAR Sumatera Utara menyampaikan keprihatinan mendalam atas kondisi tersebut. Mereka menilai situasi ini sangat ironis, mengingat para pekerja yang menggantungkan hidup dari proyek tersebut justru mengalami kesulitan ekonomi karena hak mereka belum dipenuhi secara layak.

Ketua DPW Media Center LSM PAKAR Sumut menyampaikan bahwa pihaknya akan menggelar aksi damai pada Kamis, 26 Februari 2026, dengan titik aksi di Kantor Gubernur Sumatera Utara, Kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, dan kantor PT Wika sebagai pihak pelaksana proyek.

Menurut keterangan yang dihimpun dari lapangan, jumlah pekerja proyek Stadion Teladan sebelumnya mencapai sekitar 300 orang. Namun akibat keterlambatan pembayaran gaji yang berulang, sebagian besar pekerja memilih pulang ke kampung halaman karena tidak mampu memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari maupun mengirim nafkah kepada keluarga. Saat ini, jumlah pekerja yang tersisa diperkirakan hanya sekitar 100 orang.

Baca Juga :  Sooooorrr!! Pimpinan DPRD Medan Hadiri Proses Restorative Justice antara Lurah Perintis dan Warga, Damai Pakcik.!!

LSM PAKAR Sumut juga mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk segera melakukan pemeriksaan terhadap Gubernur Sumatera Utara, pimpinan PT Wika, serta pihak-pihak lain yang terlibat dalam pelaksanaan pembangunan Stadion Teladan. Mereka menduga adanya penyalahgunaan anggaran yang menyebabkan proyek mengalami keterlambatan hingga melewati masa kerja yang telah ditentukan.

Selain itu, pihak LSM juga menyoroti dugaan pelanggaran terhadap standar keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Mereka menerima laporan adanya pekerja yang mengalami cedera di lokasi proyek, namun tidak mendapatkan penanganan medis yang maksimal. Hal ini dinilai sebagai bentuk kelalaian serius dalam pelaksanaan proyek konstruksi berskala besar.

Berdasarkan hasil investigasi dan informasi yang beredar di lapangan, terdapat dugaan praktik penahanan gaji oleh oknum mandor sebagai cara untuk mempertahankan pekerja agar tetap bekerja di proyek tersebut. Praktik ini dinilai sangat merugikan pekerja dan melanggar hak-hak dasar tenaga kerja.

Baca Juga :  Terima Audiensi Potret Bisnis, Walikota Medan Dukung Turnamen Futsal SMP Piala Wali Kota Medan

“Kondisi ini sangat memprihatinkan, terlebih terjadi menjelang hingga saat bulan suci Ramadhan, di mana para pekerja sangat membutuhkan gaji untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Kami mendesak KPK dan BPK segera memanggil dan memeriksa Gubernur Sumatera Utara, pimpinan PT Wika, serta seluruh pihak yang terlibat,” ujar Robin Ketua DPW Media Center LSM PAKAR Sumut.

LSM PAKAR Sumut menegaskan, apabila tidak ada langkah konkret dari KPK dan BPK untuk menindaklanjuti persoalan ini, maka pihaknya akan menggelar aksi lanjutan dengan skala lebih besar, termasuk melakukan aksi unjuk rasa di Jakarta.

Mereka berharap pemerintah dan aparat penegak hukum dapat segera mengambil langkah tegas guna memastikan proyek pembangunan Stadion Teladan berjalan sesuai aturan, serta menjamin hak-hak para pekerja dipenuhi secara adil dan tepat waktu. (**)

Follow WhatsApp Channel beritamedannews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sidang Dugaan Korupsi Waterfront City Samosir: Saksi Sebut Proyek Telah Sesuai Kontrak, Hakim Minta Pelapor Yang Merupakan Jaksa Agar Dihadirkan
Gubernur Sumut Tegaskan Helen’s Night Mart Harus Tutup Jika Izin Tak Lengkap
GMD Sumut Laporkan Persiapan Diklat Laskar Gerindra, 500 Pemuda dari 33 Daerah Siap Dikader
Pemko Medan Tegaskan Penanganan Narkoba dan Kriminalitas Harus Dibarengi Penguatan Ekonomi Masyarakat
Bobby Nasution Bantah Tudingan Arogan, Minta Ricky Antoni Belajar Aturan Paripurna DPRD
Dua Saksi Kunci Ungkap Fakta Persidangan Yang Melemahkan Dakwaan Jaksa Penuntut Umum
Dugaan Maladministrasi dan Penggelapan di BNI Cabang Pemuda Medan, Nasabah Klaim Sisa Pembayaran 1,5 Miliar Tak Pernah Diterima
Arsitek dan Konsultan Pengawas Sepakat: Proyek Waterfront City Samosir Rampung, PH Apresiasi Sikap Objektif Majelis Hakim

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 20:23 WIB

Sidang Dugaan Korupsi Waterfront City Samosir: Saksi Sebut Proyek Telah Sesuai Kontrak, Hakim Minta Pelapor Yang Merupakan Jaksa Agar Dihadirkan

Selasa, 4 Agustus 2026 - 20:21 WIB

Gubernur Sumut Tegaskan Helen’s Night Mart Harus Tutup Jika Izin Tak Lengkap

Selasa, 4 Agustus 2026 - 12:14 WIB

GMD Sumut Laporkan Persiapan Diklat Laskar Gerindra, 500 Pemuda dari 33 Daerah Siap Dikader

Kamis, 30 Juli 2026 - 12:58 WIB

Pemko Medan Tegaskan Penanganan Narkoba dan Kriminalitas Harus Dibarengi Penguatan Ekonomi Masyarakat

Rabu, 29 Juli 2026 - 20:18 WIB

Dua Saksi Kunci Ungkap Fakta Persidangan Yang Melemahkan Dakwaan Jaksa Penuntut Umum

Berita Terbaru