Usai Tarawih, Ribuan Warga Medan Larut Dalam Kemeriahan Imlek, Rico Waas : Kekuatan Medan Terletak Pada Kemajemukan Warganya

- Reporter

Minggu, 22 Februari 2026 - 14:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, BMNews|Suasana jalan Jend. Ahmad Yani (Kesawan) yang merupakan jantung bersejarah Kota Medan, berubah menjadi lautan merah yang bercahaya. Ratusan lampion yang menggantung indah di sepanjang jalan seolah menjadi saksi semaraknya perayaan imlek 2577 Kongzili bertajuk Harmony Imlek Dalam Keberagaman Kota Medan 2026 yang berlangsung pada Sabtu (21/2/2026) malam.

 

Kehadiran Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas didampingi Ketua TP PKK Kota Medan, Ny. Airin Rico Waas menambah kemeriahan acara. Keduanya berjalan membelah lautan manusia dengan diiringi tabuhan genderang dan atraksi lincah tarian barongsai dan liang liong. Apalagi momen malam itu terasa kian spesial karena perayaan imlek dimulai tepat setelah pelaksanaan salat tarawih selesai, mencerminkan tingginya toleransi antarumat beragama di kota Medan.

 

Dengan mengenakan pakaian khas Tionghoa, Rico Waas menyampaikan pesan mendalam tentang persatuan dan kekayaan yang dimiliki kota Medan. Dirinya menegaskan bahwa kekuatan utama Medan bukanlah pada gedungnya, melainkan pada kemajemukan warganya. Dimana setiap warga saling mendukung, saling menghormati, dan saling mencintai satu dengan yang lainnya.

 

“Kita hidup dalam keberagaman, namun kita berdiri berdampingan, saling merangkul, bersahabat meski berbeda suku, budaya, dan agama. Kita bisa hidup dalam harmoni dan kebahagiaan. Inilah kekuatan kita,”kata Rico Waas yang kemudian disambut riuh tepuk tangan ribuan pengunjung dari berbagai suku dan agama.

Baca Juga :  Pemko Medan Terapkan WFH Terbatas, Pelayanan Publik Dipastikan Tetap Optimal

 

Rico Waas juga mengungkapkan tidak banyak kota di Indonesia yang memiliki begitu banyak warna budaya dan agama dalam satu ruang yang sama seperti Kota Medan.

 

“Kota Medan adalah miniatur Indonesia. Hari ini saya memakai baju khas Tionghoa, besok mungkin saya pakai baju Melayu, Batak, Karo, atau Nias. Kita semua merasa bangga dan nyaman dalam perbedaan ini,” ujarnya lagi mengagumi kekayaan asli yang dimiliki Kota Medan.

 

Maka dari itu, bilang Rico Waas, keharmonisan ini harus terus dijaga. Apalagi menurutnya Kota Medan hanya akan menjadi kuat jika seluruh elemen masyarakat mulai dari tokoh agama, budaya, pengusaha, hingga masyarakat biasa bersatu padu.

 

“perbedaan ini wajib kita jaga, karena inilah kekuatan masa depan kita. Kita akan kuat jika bersatu dalam keberagaman. Kita akan lemah jika berjalan sendiri-sendiri. Kuatlah Kota Medan, kuatlah Indonesia,”sebut Rico Waas.

 

Sesuai dengan shio tahun ini, yaitu Kuda Api, Wali Kota Rico Waas juga berharap semangat tersebut menular pada percepatan pembangunan kota.

 

“Tahun Kuda Api melambangkan semangat, kecepatan, dan keberanian untuk melesat maju. Begitu pula Kota Medan juga membutuhkan semangat dan kecepatan dalam pembangunan di tahun ini. Mari kita bersama-sama mendoakan seluruh program Pemko Medan berjalan dengan baik. Kita ingin Medan melesat maju dan itu membutuhkan dukungan semua pihak,”tambahnya.

Baca Juga :  Perdamaian Kasus Klinik Lina Dipertanyakan, Pengacara: Jangan Sampai Jadi Pemerasan Berkedok Restorative Justice

 

Diakhir sambutannya, orang nomor satu di jajaran Pemko Medan itu mendoakan seluruh masyarakat mendapatkan rezeki, kesehatan, dan kesuksesan.

 

“atas nama Pemerintah Kota Medan dan secara pribadi, saya mengucapkan selamat tahun baru Imlek 2577, tahun 2026, tahun kuda api. Semoga kita semua yang hadir di sini memperoleh kebahagiaan, rezeki yang melimpah, kesehatan, dan kesuksesan di masa yang akan datang.”harapnya.

 

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan Benny Sinomba Siregar dalam laporannya menjelaskan acara ini merupakan bagian dari pengembangan kebudayaan.

 

Perayaan imlek tahun ini dimeriahkan dengan berbagai hiburan seperti tarian oriental, atraksi barongsai, pertunjukan kecapi, tarian naga, bazar kuliner dan kriya, pembagian kue bakul dan hiburan musik.

 

Dalam acara ini turut juga hadir Wakil Wali Kota Medan, H. Zakiyuddin Harahap, unsur Forkopimda Kota Medan, konjen negara-negara sahabat, anggota DPRD Provinsi Sumut Hasyim, Ketua DPRD Medan Wong Chun Sen, Sekda Kota Medan Wiriya Alrahman, Ketua Walubi Kota Medan Arman Chandra, Staf Ahli TP PKK Kota Medan Ny. Martinijal Zakiyuddin Harahap, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Medan Ny. Ismiralda Wiriya Alrahman, Pimpinan Perangkat Daerah beserta para Camat sekota Medan.

Follow WhatsApp Channel beritamedannews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kuasa Hukum Desak Polisi Tangkap Pelaku Intimidasi Nasabah KUR di Medan, Ancam Gelar Aksi di Polrestabes
Wali Kota Medan Hadiri Paripurna HUT ke-78 Sumatera Utara, Tekankan Kolaborasi dan SDM Unggul
Gubernur Bobby Nasution Tinjau Pembangunan Sabo dan Tanggul Sungai di Tapanuli Tengah, Dorong Percepatan Realisasi
Kadis Kominfo Medan Harapkan Pengurus Baru ORARI Jadi Garda Terdepan Komunikasi Darurat
Driver SPPG Mengaku Dipecat Sepihak dan Difitnah, Dugaan Pelanggaran Operasional Mencuat
Diduga Bawa Nama Relawan, Bisnis Catering di Medan Menuai Sorotan
Kemeriahan Pawai Ta’aruf Tandai Pembukaan MTQ ke-59 Kota Medan
Wajah Baru Medan 2026: 25 Ruas Jalan Ditargetkan Bebas Kabel Semrawut
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 21:09 WIB

Kuasa Hukum Desak Polisi Tangkap Pelaku Intimidasi Nasabah KUR di Medan, Ancam Gelar Aksi di Polrestabes

Rabu, 15 April 2026 - 18:52 WIB

Wali Kota Medan Hadiri Paripurna HUT ke-78 Sumatera Utara, Tekankan Kolaborasi dan SDM Unggul

Selasa, 14 April 2026 - 21:08 WIB

Gubernur Bobby Nasution Tinjau Pembangunan Sabo dan Tanggul Sungai di Tapanuli Tengah, Dorong Percepatan Realisasi

Minggu, 12 April 2026 - 18:43 WIB

Kadis Kominfo Medan Harapkan Pengurus Baru ORARI Jadi Garda Terdepan Komunikasi Darurat

Minggu, 12 April 2026 - 16:27 WIB

Driver SPPG Mengaku Dipecat Sepihak dan Difitnah, Dugaan Pelanggaran Operasional Mencuat

Berita Terbaru