Heboh di Medan! Rumah Ketua Majelis Hakim Terbakar Saat Pimpin Sidang, Riza Usty: Jangan Giring Opini Menyesatkan, Tunggu Hasil Penyelidikan Polisi

- Reporter

Jumat, 7 November 2025 - 11:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan — Suasana Kota Medan mendadak gempar setelah rumah Ketua Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan yang tengah menyidangkan perkara korupsi proyek jalan senilai Rp231 miliar dilaporkan terbakar. Peristiwa itu terjadi pada Selasa (4/11/2025) siang, tepat ketika sang hakim sedang memimpin jalannya persidangan.

Kebakaran yang terjadi di kawasan elit Kota Medan tersebut menghanguskan sebagian besar bangunan rumah. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Aparat kepolisian dari Polrestabes Medan bersama tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Sumut telah turun langsung ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan penyelidikan lebih lanjut.

Namun, insiden ini menjadi semakin ramai diperbincangkan publik setelah muncul informasi bahwa hakim tersebut sebelumnya sempat mengajukan permintaan agar Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, dihadirkan sebagai saksi dalam perkara korupsi proyek jalan senilai Rp231 miliar tersebut.

Keterkaitan itu memunculkan beragam spekulasi di media sosial. Tak sedikit komentar bernada insinuatif yang mencoba mengaitkan peristiwa kebakaran dengan sosok Gubernur Bobby Nasution. Padahal hingga kini, belum ada satu pun bukti yang menunjukkan adanya hubungan antara peristiwa kebakaran tersebut dengan Gubernur Sumut.

Baca Juga :  Rico Waas Dorong Digitalisasi, Layanan Ambulans Terintegrasi, Pengurusan KK dan KTP di Kelurahan

Menanggapi hal itu, Ketua Umum LSM PENJARA “UJ”, Riza Usty Siregar, SH, yang juga alumnus Fakultas Hukum Universitas Panca Budi, meminta masyarakat dan warganet untuk tidak terburu-buru menyimpulkan. Ia menegaskan pentingnya menunggu hasil penyelidikan resmi dari aparat penegak hukum.

“Tidak elok mengaitkan sesuatu yang sama sekali belum terbukti. Jangan sampai opini liar menimbulkan fitnah dan merugikan nama baik Bobby sebagai Gubernur. Biarkan pihak kepolisian bekerja secara profesional untuk mengungkap penyebab kebakaran itu,” ujarnya, Rabu (5/11/2025).

Riza menilai, dalam situasi seperti ini, aparat penegak hukum harus bertindak cepat dan transparan agar tidak ada ruang bagi spekulasi yang bisa menyesatkan publik. Ia juga mengimbau masyarakat untuk bijak dalam menyikapi informasi, mengingat mudahnya penyebaran hoaks di media sosial.

Baca Juga :  Dana Pengendalian Banjir Rp 1,5 Triliun dari Bank Dunia Dikelola BWS, Rico Waas: Bukan Pemko Medan

“Masyarakat harus bijak. Sekarang ini banyak pihak yang punya kepentingan tertentu bisa dengan mudah menyebar hoaks. Jadi, kita tunggu saja hasil penyelidikan resmi dari pihak kepolisian,” tambahnya.

Riza juga menyoroti langkah cepat Kapolrestabes Medan yang telah turun langsung ke lokasi kebakaran. Ia berharap penyebab pasti kebakaran dapat segera ditemukan, termasuk jika ditemukan indikasi adanya unsur kesengajaan.

“Kita minta penyebabnya segera diungkap. Kalau memang ada indikasi pembakaran yang mengarah ke hal-hal tidak benar, harus diusut tuntas. Tangkap pelaku dan dalangnya. Tapi bila terbukti karena faktor logis, kita juga harus fair menerimanya. Jangan opini publik digiring ke arah yang menyesatkan,” pungkasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman dan belum memberikan kesimpulan resmi terkait penyebab kebakaran di rumah Ketua Majelis Hakim PN Medan tersebut. Publik diimbau tetap tenang dan menunggu hasil penyelidikan dari aparat berwenang. (bm-regar)

Follow WhatsApp Channel beritamedannews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Miris, Kolong Jembatan di Ringroad Medan Diduga Jadi Tempat Tinggal Anak Jalanan
Wakil Wali Kota Medan Apresiasi Pelantikan Mahabudhi Provinsi Sumut, Sebagai Wadah Pengabdian Umat 
Pemko Medan Turunkan Tarif Parkir, Ringankan Beban Masyarakat dan Ciptakan Sistem Perparkiran yang Lebih Baik
Kadis Perkim Cikataru Mangkir, Komisi 4 DPRD Medan Tunda RDP Soal Pembongkaran Billboard Berizin Milik PT Sumo Advertising
PERMAHI Medan Desak Percepatan Reformasi Polri, Soroti Lemahnya Pengawasan Internal
Usai Tarawih, Ribuan Warga Medan Larut Dalam Kemeriahan Imlek, Rico Waas : Kekuatan Medan Terletak Pada Kemajemukan Warganya
Rico Waas Dorong Digitalisasi, Layanan Ambulans Terintegrasi, Pengurusan KK dan KTP di Kelurahan
Pembangunan Stadion Teladan Mangkrak, Gaji Pekerja Belum di Bayar Hingga Bulan Ramadhan, DPW Media Center LSM PAKAR Sumut Akan Gelar Aksi Damai

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 14:34 WIB

Miris, Kolong Jembatan di Ringroad Medan Diduga Jadi Tempat Tinggal Anak Jalanan

Minggu, 1 Maret 2026 - 12:50 WIB

Wakil Wali Kota Medan Apresiasi Pelantikan Mahabudhi Provinsi Sumut, Sebagai Wadah Pengabdian Umat 

Rabu, 25 Februari 2026 - 17:43 WIB

Pemko Medan Turunkan Tarif Parkir, Ringankan Beban Masyarakat dan Ciptakan Sistem Perparkiran yang Lebih Baik

Rabu, 25 Februari 2026 - 14:01 WIB

Kadis Perkim Cikataru Mangkir, Komisi 4 DPRD Medan Tunda RDP Soal Pembongkaran Billboard Berizin Milik PT Sumo Advertising

Selasa, 24 Februari 2026 - 17:52 WIB

PERMAHI Medan Desak Percepatan Reformasi Polri, Soroti Lemahnya Pengawasan Internal

Berita Terbaru