BLACKOUT SUMATERA MELUAS, LISTRIK BELUM PULIH HINGGA SABTU SIANG, WARGA MULAI GERAM DAN PANIK

- Reporter

Sabtu, 23 Mei 2026 - 12:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, BMNews — Sistem kelistrikan interkoneksi Sumatra mengalami gangguan besar (blackout) beruntun sejak Jumat malam (22/5/2026). Hingga Sabtu siang (23/5/2026) pukul 12.00 WIB, sejumlah wilayah, terutama di Sumatera Utara masih belum mendapatkan aliran listrik, memicu keresahan di tengah masyarakat.

Berdasarkan laporan sementara, gangguan dipicu oleh kerusakan pada jaringan transmisi Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) 275 kV jalur Rumai – Muaro Bungo sekitar pukul 18.44 WIB. Insiden tersebut menyebabkan terpisahnya sistem kelistrikan Sumatra Bagian Utara (Sumbagut) dan Sumatra Bagian Tengah (Sumbateng), yang berujung pada padam total di berbagai daerah.

Dampak Meluas Lintas Provinsi

Pemadaman listrik terjadi secara masif dan serentak di sejumlah provinsi, meliputi:

Riau, termasuk Kota Pekanbaru, Jambi, Sumatera Barat, Sumatera Utara dan Aceh.

Blackout ini tidak hanya melumpuhkan aktivitas rumah tangga, tetapi juga berdampak signifikan pada layanan publik, sektor usaha, hingga komunikasi masyarakat.

Baca Juga :  Pemprov Sumut Lanjutkan Pembangunan Jalan Sipiongot, Ditargetkan Mulai Maret 2026, Tokoh Pemuda : 'Apresiasi Komitmen Gubernur Membangun Desa'

Secara teknis, gangguan pada jalur transmisi 275 kV menyebabkan terputusnya suplai daya ke sejumlah pembangkit di wilayah utara dan tengah Sumatra. Akibatnya, sistem kelistrikan kehilangan keseimbangan dan kolaps secara menyeluruh.

Petugas teknis dari PLN saat ini masih melakukan lokalisir gangguan dan proses penormalan secara bertahap di berbagai gardu induk. Namun, karena gangguan bersifat sistemik, proses restorasi tidak bisa dilakukan secara instan dan memerlukan waktu untuk menghindari kegagalan ulang.

Hingga Sabtu siang, sejumlah wilayah di Kota Medan dan sekitarnya masih mengalami pemadaman total. Kondisi ini memicu keluhan keras dari warga yang merasa aktivitas mereka lumpuh tanpa kepastian waktu pemulihan.

“Gawat lah kayak gini, mau ngapain pun susah. Aktivitas jadi terhambat. Giliran telat bayar saja PLN seperti singa yang mau menerkam mangsanya. Semakin nggak jelas lama-lama,” ujar seorang warga dengan nada kesal.

Baca Juga :  AKBP Wira Prayatna Kerahkan 53 Personel Polres Padangsidimpuan untuk Bantu Korban Bencana Batang Toru, Tapsel

Kekecewaan masyarakat semakin memuncak karena belum adanya kepastian resmi terkait waktu normalisasi listrik.

*Sebagian Wilayah Mulai Pulih*

Di tengah situasi tersebut, sebagian wilayah mulai menunjukkan tanda pemulihan. Di Kabupaten Deli Serdang, tepatnya di Jalan Aceh, Desa Kolam, aliran listrik dilaporkan telah kembali normal sejak dini hari dan masih stabil hingga saat ini.

Peristiwa blackout skala besar ini menimbulkan pertanyaan serius terkait keandalan sistem kelistrikan nasional di Sumatra. Masyarakat kini mendesak adanya transparansi, penjelasan teknis yang terbuka, serta kepastian waktu pemulihan dari pihak terkait.

Jika tidak segera ditangani secara cepat dan terukur, krisis listrik ini berpotensi menimbulkan dampak ekonomi dan sosial yang lebih luas. (**)

Follow WhatsApp Channel beritamedannews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bertahun-tahun Tanpa Listrik, Warga Simpang Koje Madina Keluhkan Infrastruktur dan Layanan Dasar
Lima Supplier Dihadirkan JPU, PH Soroti Efisiensi Sidang Waterfront City Samosir: Saksi yang Relevan Harus Didahulukan
Diduga Dapat Restu Kapolres, Warga Lima Kecamatan Desak Kapolda Sumut Turun Tangan Gempur Judi Tembak Ikan Merk AB di Deli Serdang
Reuni Perak IAY Angkatan 2001 Digelar di Medan, 26 Guru Turut Diundang
Zakiyuddin Harahap Dorong HKTI Jadi Garda Terdepan Perkuat Pertanian dan Kesejahteraan Petani
Gerindra Sumut Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Erupsi Gunung Sinabung, Ihwan Ritonga: ‘Bentuk Kepedulian dan Solidaritas’
HUT RI Ke 81 Jadi Momen Konsolidasi Organisasi, Maruli Siahaan Dorong Penguatan Persatuan
Terungkap di Persidangan, Saksi PT HK Nyatakan Volume Pekerjaan Waterfront City Sudah Sesuai

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 14:07 WIB

Bertahun-tahun Tanpa Listrik, Warga Simpang Koje Madina Keluhkan Infrastruktur dan Layanan Dasar

Jumat, 11 September 2026 - 13:34 WIB

Lima Supplier Dihadirkan JPU, PH Soroti Efisiensi Sidang Waterfront City Samosir: Saksi yang Relevan Harus Didahulukan

Jumat, 11 September 2026 - 13:20 WIB

Diduga Dapat Restu Kapolres, Warga Lima Kecamatan Desak Kapolda Sumut Turun Tangan Gempur Judi Tembak Ikan Merk AB di Deli Serdang

Kamis, 10 September 2026 - 18:06 WIB

Reuni Perak IAY Angkatan 2001 Digelar di Medan, 26 Guru Turut Diundang

Kamis, 10 September 2026 - 16:47 WIB

Zakiyuddin Harahap Dorong HKTI Jadi Garda Terdepan Perkuat Pertanian dan Kesejahteraan Petani

Berita Terbaru