Menteri Tuntut Media, KKJ Sumut Gelar Aksi Kamisan : “Jangan Cederai Dunia Pers, Ah Pakcik”

- Reporter

Jumat, 7 November 2025 - 13:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan- Gelombang dukungan terhadap kebebasan pers kembali menggema di Kota Medan. Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sumatera Utara bersama Aksi Kamisan Medan menggelar aksi solidaritas untuk Tempo, Kamis (7/11/2025), di kawasan Titik Nol Kota Medan, Sumatera Utara.

 

Aksi ini digelar sebagai respon atas langkah Menteri Pertanian, Amran Sulaiman, yang menggugat Tempo Inti Media Tbk dengan tuduhan Perbuatan Melawan Hukum (PMH), usai terbitnya laporan investigasi berjudul “Poles-Poles Beras Busuk”. Gugatan tersebut menuai kritik tajam dari komunitas pers.

 

Array, salah satu jurnalis yang hadir, menilai langkah Menteri Pertanian tersebut bertentangan dengan mekanisme penyelesaian sengketa media.

 

Dia menegaskan bahwa Undang-Undang Pers telah mengatur bahwa setiap keberatan atas pemberitaan wajib diselesaikan melalui Dewan Pers terlebih dahulu.

Baca Juga :  Kadis Kominfo Medan Harapkan Pengurus Baru ORARI Jadi Garda Terdepan Komunikasi Darurat

 

“Dalam regulasi pers sudah jelas, segala persoalan pemberitaan bukan ranah pengadilan umum. Langkah ini justru melenceng dan berpotensi mengancam kerja jurnalistik,” ujarnya.

 

Array juga menyebutkan bahwa gugatan tersebut dapat diinterpretasikan sebagai upaya untuk membatasi ruang kritik. “Ini bentuk pembungkaman terhadap media dan para jurnalis,” tambahnya.

 

Senada, peserta aksi lainnya, Anugerah Riza Nasution, menyoroti semakin meningkatnya intimidasi serta kekerasan fisik terhadap jurnalis dan aktivis di Indonesia.

 

“Tidak sedikit jurnalis menjadi korban kekerasan, bahkan ada yang meregang nyawa hanya karena pemberitaannya,” ungkapnya. Ia mengajak publik tetap vokal dan kritis di tengah tekanan semacam ini. “Hari ini Tempo, besok bisa siapa saja,” tegas Anugerah.

Baca Juga :  Wali Kota Medan & Kapolres Pelabuhan Belawan Bersinegi Wujudkan Kondusifitas Belawan Demi Kemajuan Kota

 

Pandangan serupa dilontarkan jurnalis lainnya, Hertison Sondang Pane. Dia menduga ada unsur kesengajaan dari pihak tergugat dalam merusak iklim kebebasan pers.

 

“Sulit dipercaya seorang pejabat setingkat menteri tidak memahami UU Pers. Ini menguatkan dugaan adanya keinginan membungkam media,” kritik Tison Pane.

Aksi berjalan damai dengan orasi bergantian dari berbagai elemen masyarakat sipil. Demonstrasi ditutup dengan seruan lantang para peserta: “Hidup korban! Jangan diam! Lawan!” sebagai simbol perlawanan terhadap segala bentuk intimidasi terhadap pers.

Follow WhatsApp Channel beritamedannews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Korban Begal Brutal Dioperasi di Siloam, Biaya Ditanggung Ahmad Sahroni
MBG Bawa Multiplier Effect, Wali Kota Medan : Anak Sehat, Ekonomi Rakyat Meningkat
Pemko Medan Resmi Buka Jambore Cabang Kota Medan Tahun 2026
Zakiyuddin Harahap Gandeng Pelindo, CSR Disiapkan Benahi Drainase dan Tata Kawasan Belawan
Zakiyuddin Harahap Hadiri Peresmian Operasional 1.061 Koperasi Merah Putih
Wali Kota Medan Tegaskan Perang Melawan Judi Online di Acara “Gass Pol Tolak Judol” Komdigi
Terima Audiensi Potret Bisnis, Walikota Medan Dukung Turnamen Futsal SMP Piala Wali Kota Medan
Walikota Medan Berharap DPP AdNI Berikan Pemahaman dan Edukasi Literasi Hukum bagi Warga Medan

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 22:16 WIB

Korban Begal Brutal Dioperasi di Siloam, Biaya Ditanggung Ahmad Sahroni

Jumat, 29 Mei 2026 - 22:07 WIB

MBG Bawa Multiplier Effect, Wali Kota Medan : Anak Sehat, Ekonomi Rakyat Meningkat

Jumat, 29 Mei 2026 - 19:35 WIB

Pemko Medan Resmi Buka Jambore Cabang Kota Medan Tahun 2026

Selasa, 19 Mei 2026 - 18:53 WIB

Zakiyuddin Harahap Gandeng Pelindo, CSR Disiapkan Benahi Drainase dan Tata Kawasan Belawan

Sabtu, 16 Mei 2026 - 20:30 WIB

Zakiyuddin Harahap Hadiri Peresmian Operasional 1.061 Koperasi Merah Putih

Berita Terbaru