Korban Nyaris Tewas Dibacok di Depan THM New Zone Medan, Ketum LSM Pakar Desak Polisi Tangkap Pelaku dan Tutup Sementara NZ

- Reporter

Rabu, 21 Januari 2026 - 12:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan, Beritamedannews.com — Kasus penganiayaan dan pembacokan brutal yang dialami M. Guswanda Anggi Rivaldi Simanjuntak alias Angga (warga Jalan M. Nawi Harahap Blok B No. 2, Binjai, Medan Kota) hingga kini belum juga terungkap. Padahal, korban nyaris meregang nyawa setelah diserang secara sadis oleh sekelompok preman bersenjata tajam dan benda tumpul, Minggu (18/1/2026) dini hari sekitar pukul 03.00 WIB, di depan THM New Zone, Kota Medan.

 

Aksi kekerasan tersebut berlangsung brutal dan mengundang keprihatinan publik. Korban mengalami luka serius hampir di seluruh tubuhnya. Punggung bagian belakang dilaporkan robek, kepala bocor, serta luka berat pada tangan, hidung, kaki, leher, telinga, hingga tangan kiri dan kanan akibat sabetan senjata tajam serta hantaman benda tumpul yang digunakan para pelaku.

 

Hingga kini, para pelaku diduga masih berkeliaran bebas, membuat keluarga korban diliputi rasa cemas dan ketakutan akan keselamatan korban maupun potensi konflik lanjutan.

 

Istri korban, Meuthia Balqis, dengan tegas mendesak aparat penegak hukum agar segera bertindak.

 

“Saya meminta aparat kepolisian segera menindaklanjuti kasus penganiayaan terhadap suami saya dan menangkap seluruh pelaku, termasuk otak pelaku. Perbuatan mereka jelas-jelas sudah nyaris membunuh suami saya. Luka-luka di sekujur tubuhnya akibat senjata tajam dan benda tumpul sangat parah,” ujar Meuthia kepada wartawan, Senin (19/1/2026).

Baca Juga :  Melalui Medan Satu Data, Pelayanan dan Pembangunan Akan Menjadi Lebih Baik

 

 

 

Meuthia juga meluruskan kronologi kejadian. Menurutnya, kedatangan sang suami ke THM New Zone bukan untuk membuat keributan, melainkan semata-mata untuk menjemput keponakannya, Akbar, yang sebelumnya terlibat cekcok dengan para pelaku.

 

“Sesampainya di lokasi, suami saya bertemu manajer THM New Zone bernama Aan dan menyampaikan maksudnya hanya untuk menjemput Akbar. Namun justru terjadi penyerangan brutal terhadap suami saya,” jelasnya.

 

 

 

Sementara itu, Ketua Umum DPP LSM Pakar Indonesia, Atan Gantar Gultom, meminta aparat kepolisian menjadikan kasus ini sebagai atensi serius. Ia menilai, lambannya pengungkapan kasus berpotensi memicu konflik yang lebih luas.

 

“Korban merupakan kader salah satu OKP, dan para pelaku juga diduga oknum dari OKP tertentu. Kami meminta Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak dan jajaran Polsek Medan Kota segera mengambil langkah cepat, menangkap para pelaku, dan memprosesnya secara hukum agar tidak mengganggu ketertiban masyarakat Kota Medan,” tegas Atan.

Baca Juga :  Jalan Yos Sudarso Putri Hijau di Tutup Sementara, Berikut Penjelasan nya

 

 

 

Atan juga mendesak agar THM New Zone ditutup sementara guna mencegah potensi benturan lanjutan.

 

“Penutupan sementara perlu dilakukan demi menjaga situasi tetap kondusif dan menghindari konflik yang lebih besar,” pungkasnya.

 

 

 

Dari peristiwa ini, korban mendapat simpati luas. Ratusan rekan seorganisasi dan rekan juang korban mendatangi dan berkumpul di depan THM New Zone pada Minggu (18/1/2026) malam sekitar pukul 22.00 WIB, sebagai bentuk solidaritas sekaligus membantu pihak kepolisian mencari para pelaku.

 

Di lokasi, aparat dari Polsek Medan Kota menyampaikan kepada massa bahwa pihak kepolisian akan menindaklanjuti laporan korban dan berkomitmen menangkap para terlapor. Polisi juga mengimbau agar rekan-rekan korban tidak melakukan tindakan berlebihan dan menyerahkan sepenuhnya proses penegakan hukum kepada aparat.

 

Kasus ini kini menjadi sorotan publik dan menanti keseriusan aparat penegak hukum untuk menghadirkan keadilan bagi korban serta memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat Kota Medan. (**)

Follow WhatsApp Channel beritamedannews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Soroti Petunjuk Jaksa dalam Kasus Pembunuhan Syahdan, Kuasa Hukum : ‘Tak Ada Alasan Hukum JPU Kembalikan SPDP dan Berkas Perkara’
Isu Asesmen Jabatan di Pemko Medan Picu Polemik, Ansor Soroti Kinerja Wali Kota
Kisruh Halal Bihalal Alumni KAMMI Sumut, Ini Kronologi Versi PW KAMMI
Zakiyuddin Harahap Paparkan PKH Daerah, UHC hingga Perlindungan Ojol dalam Dialog Bersama Kojira
Kuasa Hukum Desak Polisi Tangkap Pelaku Intimidasi Nasabah KUR di Medan, Ancam Gelar Aksi di Polrestabes
Wali Kota Medan Hadiri Paripurna HUT ke-78 Sumatera Utara, Tekankan Kolaborasi dan SDM Unggul
Kadis Kominfo Medan Harapkan Pengurus Baru ORARI Jadi Garda Terdepan Komunikasi Darurat
Driver SPPG Mengaku Dipecat Sepihak dan Difitnah, Dugaan Pelanggaran Operasional Mencuat
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 00:02 WIB

Soroti Petunjuk Jaksa dalam Kasus Pembunuhan Syahdan, Kuasa Hukum : ‘Tak Ada Alasan Hukum JPU Kembalikan SPDP dan Berkas Perkara’

Selasa, 21 April 2026 - 10:25 WIB

Isu Asesmen Jabatan di Pemko Medan Picu Polemik, Ansor Soroti Kinerja Wali Kota

Senin, 20 April 2026 - 20:37 WIB

Kisruh Halal Bihalal Alumni KAMMI Sumut, Ini Kronologi Versi PW KAMMI

Kamis, 16 April 2026 - 21:09 WIB

Kuasa Hukum Desak Polisi Tangkap Pelaku Intimidasi Nasabah KUR di Medan, Ancam Gelar Aksi di Polrestabes

Rabu, 15 April 2026 - 18:52 WIB

Wali Kota Medan Hadiri Paripurna HUT ke-78 Sumatera Utara, Tekankan Kolaborasi dan SDM Unggul

Berita Terbaru