Usai Izin Dicabut, Tambang Emas Martabe Resmi Dikelola Pemerintah

- Reporter

Kamis, 29 Januari 2026 - 10:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, BMNews |Pemerintah memastikan pengelolaan tambang emas Martabe di Sumatera Utara akan diambil alih negara melalui Badan Usaha Milik Negara (BUMN) baru bernama Perusahaan Mineral Nasional (Perminas). Kepastian ini disampaikan CEO Danantara, Rosan Perkasa Roeslani, menyusul pencabutan izin operasional PT Agincourt Resources.

 

Tambang emas Martabe sebelumnya dikelola PT Agincourt Resources, anak usaha PT United Tractors Tbk (UNTR). Perusahaan tersebut termasuk dalam 28 perusahaan yang izinnya dicabut pemerintah karena dinilai berkontribusi terhadap terjadinya banjir di wilayah Sumatera.

 

Rosan mengungkapkan, pemerintah masih akan melakukan pembahasan lanjutan bersama Menteri Koordinator Perekonomian untuk memastikan langkah pengelolaan ke depan, termasuk penunjukan resmi Perminas sebagai pengelola baru.

Baca Juga :  MK Akhirnya “Kunci” Celah Kriminalisasi Wartawan, Ini Aturan Barunya!

 

“Nama perusahaannya sudah ada, tapi belum bisa saya sampaikan. Besok pagi jam 8 kami akan rapat dulu dengan Pak Menko dan kementerian terkait,” ujar Rosan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (26/1/2026).

 

Menurut Rosan, rapat tersebut penting untuk menjamin keberlanjutan operasional tambang Martabe, terutama terkait nasib para pekerja yang selama ini menggantungkan hidupnya dari aktivitas pertambangan di lokasi tersebut.

 

“Ini bukan sekadar soal izin dicabut. Di sana ada pekerja, ada banyak kementerian yang terlibat. Semua akan kami tindak lanjuti secara hati-hati,” katanya.

 

Baca Juga :  Bah!! Gus Mus Gak Setuju Pakcik, Soeharto Diberi Gelar Pahlawan Nasional: “Saya Paling Tidak Setuju”

Sebelumnya, Chief Operating Officer Danantara Dony Oskaria telah menyampaikan bahwa pengelolaan tambang emas Martabe akan dilakukan oleh Perminas, BUMN baru yang berada langsung di bawah Danantara, dan bukan di bawah holding pertambangan MIND ID.

 

“Perminas ini entitas baru yang memang khusus dibentuk sebagai Perusahaan Mineral Nasional,” ujar Dony saat ditemui di Jakarta, Rabu (28/1/2026).

 

Dony menambahkan, pengambilalihan konsesi tambang Martabe telah melalui pertimbangan matang, termasuk kesesuaian dengan lini bisnis yang selama ini berada di bawah Danantara.

 

“Seluruh bisnis pertambangan pemerintah berada di Danantara. Maka secara logis dan struktural, pengelolaannya diserahkan ke Danantara,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel beritamedannews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gerindra Optimis Kepuasan Publik terhadap Pemerintahan Prabowo Akan Kembali Meningkat
PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Minta Hormati Martabat Wartawan dan Kemerdekaan Pers
Jaksa Agung Usulkan Harli Siregar Jadi Kabandiklat, Tokoh Pemuda Sumut Apresiasi Langkah Tegas
Rangga Ary Prasetyo Minta Kejagung Usut Tuntas Dugaan Korupsi MBG hingga Korwil dan Korcam, Terutama di Sumut
Korban Begal Brutal Dioperasi di Siloam, Biaya Ditanggung Ahmad Sahroni
Alamak, Ketua Ombudsman RI Dibungkus Kejaksaan Agung, LHKPN Tercatat Rp4,17 Miliar
Pemerintah Buka Rekrutmen Nasional SDM untuk Perkuat Koperasi Desa dan Kampung Nelayan
Mahasiswa FH UI Minta Maaf Langsung ke Korban, BEM Tegaskan Sanksi Tetap Diperlukan
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 16:05 WIB

Gerindra Optimis Kepuasan Publik terhadap Pemerintahan Prabowo Akan Kembali Meningkat

Minggu, 19 Juli 2026 - 14:57 WIB

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Minta Hormati Martabat Wartawan dan Kemerdekaan Pers

Rabu, 15 Juli 2026 - 11:32 WIB

Jaksa Agung Usulkan Harli Siregar Jadi Kabandiklat, Tokoh Pemuda Sumut Apresiasi Langkah Tegas

Rabu, 3 Juni 2026 - 22:55 WIB

Rangga Ary Prasetyo Minta Kejagung Usut Tuntas Dugaan Korupsi MBG hingga Korwil dan Korcam, Terutama di Sumut

Jumat, 29 Mei 2026 - 22:16 WIB

Korban Begal Brutal Dioperasi di Siloam, Biaya Ditanggung Ahmad Sahroni

Berita Terbaru