Wali Kota Medan Tekankan Edukasi Tanggap Gempa Sejak Usia Dini, Paten Kali!!

Edukasi kebencanaan sejak dini dinilai menjadi kunci membangun masyarakat yang tanggap terhadap ancaman gempa bumi.

- Reporter

Sabtu, 22 November 2025 - 11:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan, Beritamedannews.com — Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menegaskan pentingnya pendidikan kesiapsiagaan gempa bumi mulai dari jenjang sekolah dasar. Penekanan itu ia sampaikan saat menghadiri Sekolah Lapang Gempa Bumi (SLG) 2025 di Balai Besar Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah I Medan, Jalan Ngumban Surbakti, Medan Selayang, Jumat (21/11/2025).

Edukasi Tanggap Gempa Harus Dimulai dari SD

Rico Waas menyebut Indonesia yang berada di Ring of Fire menjadikan ancaman gempa bumi sebagai risiko yang tak bisa dihindari. Karena itu, ia menilai pengenalan materi tanggap bencana kepada anak-anak harus dilakukan lebih sistematis.

Baca Juga :  MBG Bawa Multiplier Effect, Wali Kota Medan : Anak Sehat, Ekonomi Rakyat Meningkat

“Pemahaman menghadapi gempa sebaiknya diberikan sejak tingkat SD. Di Jepang ini sudah menjadi praktik umum,” kata Rico.

Ia memastikan Pemkot Medan segera menyusun langkah konkret. Salah satunya adalah merancang materi kajian tanggap gempa yang bisa diterapkan di lingkungan sekolah maupun dipublikasikan secara luas kepada masyarakat.

“Kita akan menyebarkan edaran dan informasi yang mudah dipahami masyarakat. Harapannya, warga lebih siap jika gempa terjadi saat berada di dalam gedung atau rumah,” ujarnya.

BMKG Dorong Penguatan Informasi Kebencanaan

Di kesempatan yang sama, Kepala BMKG RI, Teuku Faisal Fathani, menuturkan bahwa BMKG telah memperkuat jaringan alat dan stasiun pemantau meteorologi, klimatologi, dan geofisika.

Baca Juga :  Pemko Medan Raih Peringkat II Skor Arsip ASN Wilayah Kanreg VI BKN

Menurutnya, data yang dihasilkan BMKG berperan penting bagi banyak sektor, termasuk pertanian hingga tata ruang. Karena itu, ia memastikan informasi kebencanaan terus disebarkan secara berkala.

“Kami berupaya agar informasi yang kami hasilkan benar-benar sampai ke publik,” ujar Faisal.

Ia berharap kegiatan SLG 2025 mampu meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dan mengurangi dampak risiko jika gempa terjadi.

“Yang utama adalah bagaimana kita menyiapkan langkah antisipasi sehingga potensi risiko dapat diminimalkan,” tambahnya.

Follow WhatsApp Channel beritamedannews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sidang Kedua PT TSI vs Bank Mandiri Kembali Tertunda, Hakim Tegas: “Jangan Mempersulit Persidangan!”
25 Tahun Reuni IAY 2001 Hadirkan Kebersamaan Abiturient dan Guru. “Agak Laen” Memang 2001 Nich!!!! 
Perkuat Dukungan Pendidikan,Pemko Medan Beri Beasiswa bagi Mahasiswa Berprestasi dan Kurang Mampu
Alumni HMI Komisariat Teknik USU Sepakat Dukung Hamid Rizal Lubis Jadi Ketua MD KAHMI Medan
Heboh Aset Sekolah Rp12,24 Miliar Diduga Raib, Aktivis Resmi Adukan Disdikbud Medan ke Kejari
Zulkarnaen Resmi Pimpin HKTI Kota Medan, Riza Usty Siregar: Sosok yang Tepat
Bukan Pemko Medan, Penentuan Peringkat DTSEN Warga Merupakan Kewenangan BPS
Wakil Wali Kota Medan Apresiasi Prestasi Robotics dan Coding Siswa Nanyang Zhi Hui School
Tag :

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 14:34 WIB

Sidang Kedua PT TSI vs Bank Mandiri Kembali Tertunda, Hakim Tegas: “Jangan Mempersulit Persidangan!”

Senin, 14 September 2026 - 09:55 WIB

25 Tahun Reuni IAY 2001 Hadirkan Kebersamaan Abiturient dan Guru. “Agak Laen” Memang 2001 Nich!!!! 

Jumat, 11 September 2026 - 18:44 WIB

Perkuat Dukungan Pendidikan,Pemko Medan Beri Beasiswa bagi Mahasiswa Berprestasi dan Kurang Mampu

Jumat, 11 September 2026 - 14:50 WIB

Alumni HMI Komisariat Teknik USU Sepakat Dukung Hamid Rizal Lubis Jadi Ketua MD KAHMI Medan

Jumat, 11 September 2026 - 13:55 WIB

Heboh Aset Sekolah Rp12,24 Miliar Diduga Raib, Aktivis Resmi Adukan Disdikbud Medan ke Kejari

Berita Terbaru