MEDAN, Beritamedannews.com — Kader senior Partai Golkar Sumatera Utara, Yasir Ridho Lubis, menyatakan optimisme bahwa Andar Amin Harahap akan terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD Golkar Sumut periode 2026–2031 pada Musyawarah Daerah (Musda) Golkar Sumut yang dijadwalkan berlangsung 31 Januari hingga 2 Februari 2026 di Medan.
“Ini prakiraan yang sangat rasional, berdasarkan fakta-fakta yang ada hingga hari ini,” ujar Yasir Ridho Lubis, Selasa (…).
Menurut Ridho, sebagaimana diatur dalam Pasal 13 Ayat (1) Huruf C Poin (8) Juklak No. 02/DPP/Golkar/IV/2025, syarat pencalonan Ketua DPD Golkar Sumut harus memperoleh dukungan minimal 30 persen dari total suara. Adapun jumlah pemilik suara di Golkar Sumut sebanyak 39 suara, yang terdiri dari DPD kabupaten/kota, DPP, Wantim DPD Provinsi, organisasi pendiri partai, serta organisasi sayap.
“Sampai saat ini, Andar Amin Harahap telah dicalonkan oleh 30 DPD Golkar kabupaten/kota. Jika dukungan ini bertahan hingga hari pelaksanaan Musda, maka hanya Andar Amin Harahap yang memenuhi syarat sebagai calon Ketua DPD Golkar Sumut,” jelas Ridho Lubis.
Ridho yang juga menjabat Ketua Harian DPD Golkar Sumut hasil revitalisasi, pascapenunjukan Ahmad Doli Kurnia Tanjung sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Golkar Sumut menggantikan Musa Rajekshah, turut membenarkan informasi bahwa Andar Amin Harahap telah meminta izin kepada Ketua Umum DPP Golkar Bahlil Lahadalia untuk maju dalam kontestasi tersebut.
“Benar. Pak Andar sudah meminta izin langsung kepada Pak Bahlil. Ia juga telah menyampaikan niatnya kepada Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution,” ungkapnya.
Kemunculan nama Andar Amin Harahap, yang saat ini menjabat Ketua DPD Golkar Kabupaten Padanglawas Utara sekaligus anggota DPR RI, terbilang mengejutkan publik Sumatera Utara. Pasalnya, ia muncul relatif tiba-tiba sebagai kandidat Ketua DPD Golkar Sumut.
Awalnya, Andar dicalonkan oleh 23 DPD Golkar kabupaten/kota. Namun dalam waktu tiga hari, dukungan tersebut melonjak signifikan menjadi 30 DPD kabupaten/kota.
Nama Andar Amin Harahap pertama kali dimunculkan oleh kader senior Golkar Sumut, DR KRT H Hardi Mulyono Surbakti, MAP, usai dilakukan revitalisasi kepengurusan DPD Golkar Sumut. Di luar dugaan, usulan tersebut mendapat respons positif dari DPD kabupaten/kota se-Sumut, yang kemudian berujung pada deklarasi dukungan resmi.
Ridho Lubis mengakui keterlibatannya dalam proses deklarasi tersebut.
“Benar, deklarasi 23 DPD Golkar kabupaten/kota itu dilaksanakan di kediaman saya. Namun itu merupakan sikap pribadi saya, bukan sikap resmi DPD Golkar Sumut,” katanya.
Padahal, selama hampir setahun terakhir, publik Sumatera Utara menilai bahwa Hendriyanto Sitorus, Ketua DPD Golkar Kabupaten Labuhanbatu Utara yang juga Bupati Labura periode kedua, disebut-sebut sebagai figur yang dipersiapkan untuk memimpin Golkar Sumut. Bahkan, beredar isu bahwa Hendri Sitorus mendapat dukungan Gubernur Sumut Bobby Nasution.
Isu tersebut juga dikaitkan dengan pencopotan Musa Rajekshah (Ijeck) sebagai Ketua DPD Golkar Sumut dan penunjukan Ahmad Doli Kurnia Tanjung sebagai Plt Ketua, guna melancarkan langkah Hendri Sitorus.
Namun, fakta di lapangan menunjukkan Hendriyanto Sitorus belum mampu meraih dukungan mayoritas pemilik suara, meski telah melakukan konsolidasi dalam waktu lama. Kondisi ini berbanding terbalik dengan Andar Amin Harahap yang justru mampu menggalang 30 dari 39 suara dalam waktu singkat.
“Ini adalah fakta bahwa Andar Harahap memiliki kemampuan konsolidasi yang kuat dan diterima luas oleh kader Golkar di Sumatera Utara,” tegas Ridho.
Saat ini, Andar Amin Harahap duduk di Komisi II DPR RI, setelah pada Pemilu Legislatif 2024 berhasil meraih 140.063 suara dari Dapil Sumut II. Tokoh muda kelahiran 26 Januari 1982 ini sebelumnya menjabat Bupati Padanglawas Utara (2018–2023) dan Wali Kota Padangsidimpuan (2013–2018). (**)

.








