PGP Sumut Tuntut PLN Bertanggung Jawab atas Dugaan Raibnya Iuran DPLK

- Reporter

Senin, 16 Februari 2026 - 15:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, BMNews|Ratusan Petugas Ground Patrol (PGP) yang tergabung dalam Aliansi Penjaga Transmisi Sumatera Utara menyatakan sikap tegas terhadap manajemen dan UPT terkait. Mereka menuntut pertanggungjawaban penuh atas dugaan raibnya iuran Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) yang dipotong dari gaji pekerja, namun diduga tidak pernah disetorkan oleh vendor penyedia jasa, .

Kasus ini mencuat setelah para petugas mengetahui bahwa iuran DPLK yang rutin dipotong setiap bulan dari penghasilan mereka diduga tidak disetorkan ke bank penyelenggara selama berbulan-bulan. Ironisnya, pembayaran tagihan vendor disebut tetap berjalan hingga masa kontrak PT WIP sebagai penyedia jasa pengamanan jalur transmisi berakhir.

Koordinator Gerakan PGP Sumut Menggugat, Rahmad Andika Sitorus, menilai persoalan tersebut tidak bisa dilepaskan dari lemahnya pengawasan manajemen PLN terhadap mitra kerjanya.

Baca Juga :  Rutan Kelas I Labuhan Deli Renovasi Musholla Taman Maharani dalam Program ‘Pengabdian IMIPAS untuk Negeri’, Paten Kali Ahh!

Menurut Rahmad, dalam prosedur operasional BUMN, setiap pencairan tagihan vendor semestinya disertai bukti penyetoran kewajiban normatif pekerja, termasuk iuran DPLK.

“Kami sangat menyayangkan sikap PLN UIP3B Sumatera yang terkesan lepas tangan. Bahkan, kami diarahkan untuk hanya menuntut Direktur Utama PT WIP. Padahal, PLN memiliki kewenangan penuh dalam proses verifikasi sebelum pembayaran dilakukan,” ujar Rahmad kepada media, Ahad (15/2/2026).

Ia menegaskan, sebagai BUMN, PLN tidak dapat menghindar dari tanggung jawab moral maupun administratif. Jika mekanisme verifikasi berjalan sesuai aturan, dugaan penggelapan iuran pekerja seharusnya dapat terdeteksi sejak awal.

Baca Juga :  Jelang Hari Guru, Ombudsman RI Sumut Ingatkan: Jangan Sampai Ada Pungli Ya Pakcik!

PGP mendesak PLN segera mengambil langkah konkret dengan menalangi tunggakan iuran DPLK para pekerja. Selain itu, mereka menuntut dilakukan audit internal menyeluruh, pemeriksaan oleh Dinas Ketenagakerjaan dan Ombudsman, hingga pemberian sanksi tegas berupa blacklist serta proses hukum terhadap PT WIP apabila terbukti melanggar.

Apabila tuntutan tersebut tidak direspons, ratusan petugas mengancam akan membawa persoalan ini ke Kementerian BUMN dan menggelar aksi massa dalam skala lebih besar.

“Kami ini menjaga aset vital negara. Namun hak masa tua kami justru terabaikan. Kami tidak meminta lebih, kami hanya menuntut hak kami dikembalikan,” tegas Rahmad.

Follow WhatsApp Channel beritamedannews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gubernur Bobby Nasution Tinjau Pembangunan Sabo dan Tanggul Sungai di Tapanuli Tengah, Dorong Percepatan Realisasi
Terpisah Sejak Lama, Seorang Anak Cari Ayah Kandung Bernama Ramelan
Ketua Umum Komunitas Aku Anak Medan Dukung Ketegasan Gubernur Sumut Terkait Penyalahgunaan Narkoba
Kejati Sumut Geledah Kantor BPN Terkait Dugaan Korupsi Pengadaan Lahan Tol Medan–Binjai
Kajatisu Harli Patut Diapresiasi Sikap Ksatria Dengan Permintaan Maaf, Riza Usty Siregar: Ini Baru Pemimpin
Safari Ramadhan Polda Sumut di Tebing Tinggi, Pererat Sinergi dan Ukhuwah dengan Masyarakat
KNPI Sumut Berikan Penghargaan Penegakan Hukum dan Anti Korupsi kepada Kajati Sumut
Aksi Ramadan Permedsu: Ratusan Takjil Dibagikan ke Warga di Pasar 3 Krakatau
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 21:08 WIB

Gubernur Bobby Nasution Tinjau Pembangunan Sabo dan Tanggul Sungai di Tapanuli Tengah, Dorong Percepatan Realisasi

Senin, 13 April 2026 - 12:58 WIB

Terpisah Sejak Lama, Seorang Anak Cari Ayah Kandung Bernama Ramelan

Senin, 13 April 2026 - 12:49 WIB

Ketua Umum Komunitas Aku Anak Medan Dukung Ketegasan Gubernur Sumut Terkait Penyalahgunaan Narkoba

Sabtu, 11 April 2026 - 17:32 WIB

Kejati Sumut Geledah Kantor BPN Terkait Dugaan Korupsi Pengadaan Lahan Tol Medan–Binjai

Sabtu, 4 April 2026 - 19:20 WIB

Kajatisu Harli Patut Diapresiasi Sikap Ksatria Dengan Permintaan Maaf, Riza Usty Siregar: Ini Baru Pemimpin

Berita Terbaru