Miris, Kolong Jembatan di Ringroad Medan Diduga Jadi Tempat Tinggal Anak Jalanan

- Reporter

Senin, 2 Maret 2026 - 14:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, BMNews|Di tengah geliat pembangunan Kota Medan, potret memprihatinkan masih terlihat di bawah salah satu kolong jembatan kawasan Jalan Ringroad. Sejumlah orang dilaporkan menjadikan lokasi tersebut sebagai tempat tinggal sementara.

 

Pantauan di lapangan pada Minggu (1/3/2026), area kolong jembatan tampak ditutup terpal seadanya. Di bagian dalamnya terlihat tikar dan potongan kardus yang diduga digunakan sebagai alas tidur. Kondisi sekitar tampak kumuh dengan barang-barang berserakan.

 

Seorang warga sekitar yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa keberadaan mereka bukan hal baru.

Baca Juga :  Driver SPPG Mengaku Dipecat Sepihak dan Difitnah, Dugaan Pelanggaran Operasional Mencuat

 

“Sudah cukup lama. Ada beberapa orang yang tidur di situ. Kalau tidak salah satu perempuan, selebihnya laki-laki,” ujarnya.

 

Menurut keterangan warga, orang-orang tersebut tidak diketahui asal-usulnya. Mereka sempat mendirikan pondok sederhana di bawah jembatan, namun bangunan itu pernah dibongkar oleh oknum aparat. Meski demikian, tidak lama berselang, mereka kembali dan menetap lagi di lokasi tersebut.

 

Keberadaan mereka menimbulkan keresahan warga. Selain dinilai mengganggu kebersihan dan estetika lingkungan, lokasi itu juga dikhawatirkan menjadi tempat aktivitas negatif.

 

Baca Juga :  Tuduhan Keji Ke Wakil Walikota Medan Dinilai Tidak Berdasar

Warga berharap Pemerintah Kota Medan melalui dinas terkait segera mengambil langkah penanganan yang tepat. Penertiban dinilai perlu dibarengi dengan pendekatan sosial, mengingat persoalan anak jalanan dan tunawisma berkaitan erat dengan masalah ekonomi dan kesejahteraan.

 

“Kami berharap ada solusi, bukan hanya penertiban, tapi juga pembinaan agar mereka tidak kembali lagi ke sini,” tambah warga.

 

Situasi ini menjadi catatan penting bagi pemerintah daerah agar persoalan sosial di ruang-ruang publik kota tidak dibiarkan berlarut tanpa penanganan yang komprehensif.

—

Kutipan Artikel- (hidayat ahnad/metro24jam)

Follow WhatsApp Channel beritamedannews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Semarak World Rabies Day 2026, Zakiyuddin Harahap Dampingi Wagub Sumut Lepas Peserta Jalan Santai
Zakiyuddin Tinjau Medan Islamic Centre, Minta Kontraktor Jaga Gedung hingga Masa Pemeliharaan Berakhir
Akses Pejalan Kaki Terganggu, Warga Keluhkan Tumpukan Tanah Sisa Penggalian Dibiarkan
DPC Gerindra Kota Medan Bersama Masyarakat Gotong Royong Bersihkan Jalan Alfalah
Sidak di Medan Helvetia, Wakil Wali Kota Temukan Drainase Tersumbat dan Tak Terhubung
Sidang Kedua PT TSI vs Bank Mandiri Kembali Tertunda, Hakim Tegas: “Jangan Mempersulit Persidangan!”
25 Tahun Reuni IAY 2001 Hadirkan Kebersamaan Abiturient dan Guru. “Agak Laen” Memang 2001 Nich!!!! 
Perkuat Dukungan Pendidikan,Pemko Medan Beri Beasiswa bagi Mahasiswa Berprestasi dan Kurang Mampu
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 20:41 WIB

Semarak World Rabies Day 2026, Zakiyuddin Harahap Dampingi Wagub Sumut Lepas Peserta Jalan Santai

Kamis, 24 September 2026 - 11:46 WIB

Zakiyuddin Tinjau Medan Islamic Centre, Minta Kontraktor Jaga Gedung hingga Masa Pemeliharaan Berakhir

Minggu, 20 September 2026 - 17:54 WIB

DPC Gerindra Kota Medan Bersama Masyarakat Gotong Royong Bersihkan Jalan Alfalah

Rabu, 16 September 2026 - 20:53 WIB

Sidak di Medan Helvetia, Wakil Wali Kota Temukan Drainase Tersumbat dan Tak Terhubung

Senin, 14 September 2026 - 14:34 WIB

Sidang Kedua PT TSI vs Bank Mandiri Kembali Tertunda, Hakim Tegas: “Jangan Mempersulit Persidangan!”

Berita Terbaru