Anggota DPRD Sumut Abdul Rahim Siregar Dilaporkan ke Polda Sumut, Bantah Tuduhan Pengeroyokan

- Reporter

Rabu, 22 April 2026 - 17:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan, BMNews — Insiden kericuhan dalam kegiatan Halal Bihalal Keluarga Alumni Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KA KAMMI) Sumatera Utara yang digelar pada Minggu (19/4/2026) di Aula Kantor Gubernur Sumatera Utara, berbuntut laporan hukum ke Polda Sumatera Utara.

 

Seorang kader KAMMI bernama Muslimin dilaporkan menjadi korban dugaan pengeroyokan oleh sejumlah oknum alumni KAMMI. Selain itu, dalam proses pengamanan, disebut terjadi tindakan kekerasan lain di ruang transit, termasuk dugaan penamparan oleh Abdul Rahim Siregar.

 

Atas kejadian tersebut, korban secara resmi melaporkan Abdul Rahim Siregar, yang juga Anggota DPRD Sumatera Utara Fraksi PKS, ke Polda Sumut dengan nomor laporan STTLP/B/608/IV/2026/SPKT/POLDA SUMATERA UTARA. Sedikitnya enam orang dilaporkan menjadi korban, lima di antaranya harus menjalani perawatan di Rumah Sakit Haji Medan.

Baca Juga :  Mahasiswa Desak Copot Lurah Terjun, Soroti Dugaan Keterlibatan dalam Kasus Penyerobotan Lahan

 

Kericuhan diduga dipicu ketidaksepahaman terkait agenda kegiatan. Ketua PW KAMMI Sumut, Irham Sadani Rambe, menyebut konflik bermula dari ketidakkonsistenan Abdul Rahim terhadap kesepakatan sebelumnya, yakni tidak adanya agenda pelantikan kepengurusan lain dalam acara tersebut.

 

Namun, Abdul Rahim Siregar yang juga Ketua KAKAMMI Sumut membantah seluruh tuduhan tersebut. Ia menegaskan tidak pernah ada kesepakatan yang melarang kehadiran pihak tertentu maupun penyusupan agenda lain.

 

Menurutnya, pelantikan PW KAMMI Sumut justru telah ditiadakan sebagai bentuk akomodasi atas keberatan sejumlah pihak, sehingga kegiatan hanya berisi halalbihalal dan pelantikan KAKAMMI.

Baca Juga :  PERMEDSU Hadiri Undangan Bukber AMPI Sumut, Tunjukkan Komitmen Kolaborasi Membangun Sumatera Utara

 

Terkait tuduhan penamparan, Abdul Rahim juga membantah keras.

 

“Demi Allah, saya tidak pernah menampar siapapun. Saya hanya mencabut gordon yang digunakan pihak yang membuat keributan,” ujarnya.

 

Ia juga menyatakan akan menempuh jalur hukum jika tuduhan tersebut tidak segera dicabut, serta menyampaikan permohonan maaf kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, termasuk Gubernur Bobby Nasution dan Wakil Gubernur Surya, atas insiden yang terjadi.

 

Hingga saat ini, pihak kepolisian diharapkan segera menindaklanjuti laporan guna mengungkap fakta dan pihak yang bertanggung jawab atas kericuhan tersebut.

Follow WhatsApp Channel beritamedannews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sidang Dugaan Korupsi Waterfront City Samosir: Saksi Sebut Proyek Telah Sesuai Kontrak, Hakim Minta Pelapor Yang Merupakan Jaksa Agar Dihadirkan
Gubernur Sumut Tegaskan Helen’s Night Mart Harus Tutup Jika Izin Tak Lengkap
GMD Sumut Laporkan Persiapan Diklat Laskar Gerindra, 500 Pemuda dari 33 Daerah Siap Dikader
Bobby Nasution Bantah Tudingan Arogan, Minta Ricky Antoni Belajar Aturan Paripurna DPRD
Dua Saksi Kunci Ungkap Fakta Persidangan Yang Melemahkan Dakwaan Jaksa Penuntut Umum
Dugaan Maladministrasi dan Penggelapan di BNI Cabang Pemuda Medan, Nasabah Klaim Sisa Pembayaran 1,5 Miliar Tak Pernah Diterima
Arsitek dan Konsultan Pengawas Sepakat: Proyek Waterfront City Samosir Rampung, PH Apresiasi Sikap Objektif Majelis Hakim
Sidang Narkotika Rustam dan Rafika: Fakta Persidangan Ungkap Peran Masing-Masing Terdakwa
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 20:23 WIB

Sidang Dugaan Korupsi Waterfront City Samosir: Saksi Sebut Proyek Telah Sesuai Kontrak, Hakim Minta Pelapor Yang Merupakan Jaksa Agar Dihadirkan

Selasa, 4 Agustus 2026 - 20:21 WIB

Gubernur Sumut Tegaskan Helen’s Night Mart Harus Tutup Jika Izin Tak Lengkap

Selasa, 4 Agustus 2026 - 12:14 WIB

GMD Sumut Laporkan Persiapan Diklat Laskar Gerindra, 500 Pemuda dari 33 Daerah Siap Dikader

Rabu, 29 Juli 2026 - 20:18 WIB

Dua Saksi Kunci Ungkap Fakta Persidangan Yang Melemahkan Dakwaan Jaksa Penuntut Umum

Sabtu, 25 Juli 2026 - 14:01 WIB

Dugaan Maladministrasi dan Penggelapan di BNI Cabang Pemuda Medan, Nasabah Klaim Sisa Pembayaran 1,5 Miliar Tak Pernah Diterima

Berita Terbaru