Dari Jalanan Medan ke Pelosok Aceh Tamiang, Aksi Kemanusiaan GODAMS Ajak Jaga Lingkungan

- Reporter

Minggu, 21 Desember 2025 - 13:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH TAMIANG, Beritamedannews.com — Gabungan Ojek Roda Dua Medan Sekitar (GODAMS) menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi korban bencana banjir di Kabupaten Aceh Tamiang, Sabtu (20/12/2025). Bantuan tersebut disalurkan ke sejumlah titik terdampak, salah satunya Pesantren Darul Mukhlisin di kawasan Tanjung Karang.

Tidak hanya berfokus di wilayah perkotaan, GODAMS juga berupaya menjangkau desa-desa pelosok yang selama ini minim akses bantuan. Salah satu lokasi yang berhasil ditembus adalah Desa Pulau Tiga, Kecamatan Tamiang Hulu, wilayah yang tergolong sulit diakses pascabanjir.

Bantuan yang disalurkan merupakan hasil penggalangan donasi kemanusiaan yang dilakukan secara internal maupun eksternal. Para pengemudi ojek online yang tergabung dalam GODAMS turun langsung ke jalan-jalan Kota Medan, menyapa pengguna jalan sekaligus mengajak masyarakat berpartisipasi membantu korban banjir di Aceh Tamiang.

Dari aksi solidaritas tersebut, dana yang terkumpul kemudian disalurkan dalam bentuk kebutuhan pokok dan perlengkapan mendesak bagi warga terdampak serta para pengungsi. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang hingga kini masih merasakan dampak bencana.

Ketua Umum GODAMS, Agam Zubir, menjelaskan bahwa bantuan yang dibawa ke lokasi bencana mencakup berbagai kebutuhan penting.

“Bantuan yang kami salurkan meliputi sembako, obat-obatan, matras, serta kebutuhan mendesak lainnya. Selain itu, kami juga memberikan bantuan kepada rekan-rekan ojek online di Aceh Tamiang dan Langsa yang rumahnya hancur akibat banjir bandang,” ujar Agam.

Baca Juga :  Perpres 27/2026 Disorot, GODAMS: Masalah Utama Ojol Masih Diabaikan, Siapkan Aksi 707
Foto: Saat GODAMS Memberikan bantuan kepada Ojol Langsa dan Aceh Tamiang yang terdampak Bencana Banjir

Aksi kemanusiaan yang dilakukan GODAMS menuai apresiasi. Di tengah tekanan ekonomi dan keterbatasan hidup harian, para pengemudi ojek online justru tampil di garda terdepan membantu sesama. Hal ini menunjukkan bahwa nilai empati dan semangat gotong royong masih hidup dan nyata di tengah masyarakat.

Agam menegaskan bahwa aksi yang dilakukan pihaknya murni dilandasi oleh panggilan kemanusiaan.

“Kami para ojol tidak merasa paling kuat atau paling hebat. Ini murni panggilan kemanusiaan, senasib sepenanggungan sesama anak bangsa. Kami mengajak seluruh komponen masyarakat untuk bersatu, menurunkan ego sektoral maupun ego jabatan yang justru dapat menghambat percepatan pemulihan pascabencana,” tegasnya.

Menurut Agam, masyarakat Aceh Tamiang dan wilayah terdampak lainnya masih sangat membutuhkan bantuan lanjutan, terutama untuk pembersihan lingkungan, pemulihan akses jalan, serta ketersediaan obat-obatan. Beberapa kebutuhan mendesak yang masih diperlukan di antaranya obat batuk, obat kulit, susu balita, pembalut, dan popok bayi.

“Bahkan ada pesan dari anak-anak yang sangat menyentuh hati. Mereka berpesan kepada saya, ‘Kalau Om balik lagi, jangan lupa bawa alat-alat sekolah ya,’” ungkapnya.

Terkait penanganan bencana di lapangan, Agam menyampaikan bahwa berbagai pihak telah bekerja keras membantu masyarakat terdampak.

Baca Juga :  Rutan Kelas I Labuhan Deli Renovasi Musholla Taman Maharani dalam Program ‘Pengabdian IMIPAS untuk Negeri’, Paten Kali Ahh!

“Kami yang turun langsung ke lokasi melihat semua pihak sudah bekerja keras, mulai dari petugas PLN, TNI, hingga Polri yang berupaya menembus daerah-daerah terisolir. Ini menjadi bukti bahwa kita bisa bersatu,” ujarnya.

Ia juga menilai bencana ini harus menjadi peringatan bersama untuk lebih serius menjaga lingkungan.

“Terlepas dari apa pun penyebab bencana ini, peristiwa ini harus menjadi teguran agar kita bersama-sama menjaga lingkungan dan menghentikan pembukaan lahan serta penebangan hutan secara sembarangan,” katanya.

Foto : Ketua Umum GODAMS Melihat langsung material kayu yang berada di Pesantren Darul Muchlisin Tanjung Karang Aceh Tamiang

Di sisi lain, kondisi ini menjadi cerminan bahwa ketika relawan dan masyarakat kecil mampu bergerak cepat dengan segala keterbatasan, pemerintah diharapkan dapat hadir lebih sigap, konsisten, dan berkelanjutan, bukan hanya muncul di awal bencana.

“Dengan terjadinya bencana di tiga provinsi di Sumatera dan wilayah lain seperti Kalimantan, ini harus menyadarkan kita semua, terutama para pejabat pemangku kebijakan, bahwa penanganan tanggap darurat harus lebih siap dan lebih cepat. Indonesia adalah wilayah rawan bencana alam dan bencana ekologi. Pemerintah daerah hingga pusat harus membangun sistem penanganan bencana yang lebih responsif agar korban jiwa dan kerugian materi dapat diminimalkan,” pungkas Agam Zubir. (**)

Follow WhatsApp Channel beritamedannews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Secara Virtual, Zakiyuddin Harahap Ikuti Press Conference Kapolri dan Deklarasi Polisi Bersama Masyarakat Menolak Narkoba
Dukung Pemko Medan Raih Predikat Informatif, Kadis Kominfo Arrahmaan Pane Terima Penghargaan KI Sumut
Kabut Asap Selimuti Medan, IMM Salurkan Ribuan Masker dan Desak Penanganan Karhutla Dipercepat
Viral Konten Dugaan Tawaran Campaign Fee Rp80 Juta untuk Tak Bahas Karhutla, Ihwan Ritonga Desak Polda Sumut Periksa Kreator Aleh
Polemik Dugaan Jual Beli Titik Dapur SPPG di Deli Serdang, Aktivis Desak BGN dan Kejatisu Turun Tangan
Dugaan Jual Beli Titik SPPG di Deli Serdang, AW Membantah, RA Klaim Rp150 Juta Belum Kembali
Kakanwil Kemenag Sumut Resmikan Aula Terbuka Al-Ikhlas di Batubara, Salurkan Bantuan Modal UMKM
Kapolda Sumut Irjen Sonny Irawan Tiba di Mapolda, Ketum AKU ANAK MEDAN Riza Usty Sambut Baik Dan Sampaikan Harapan
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:24 WIB

Secara Virtual, Zakiyuddin Harahap Ikuti Press Conference Kapolri dan Deklarasi Polisi Bersama Masyarakat Menolak Narkoba

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:18 WIB

Dukung Pemko Medan Raih Predikat Informatif, Kadis Kominfo Arrahmaan Pane Terima Penghargaan KI Sumut

Senin, 19 Oktober 2026 - 12:48 WIB

Kabut Asap Selimuti Medan, IMM Salurkan Ribuan Masker dan Desak Penanganan Karhutla Dipercepat

Senin, 19 Oktober 2026 - 11:11 WIB

Viral Konten Dugaan Tawaran Campaign Fee Rp80 Juta untuk Tak Bahas Karhutla, Ihwan Ritonga Desak Polda Sumut Periksa Kreator Aleh

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:36 WIB

Dugaan Jual Beli Titik SPPG di Deli Serdang, AW Membantah, RA Klaim Rp150 Juta Belum Kembali

Berita Terbaru