Siswi SD 2 HKBP Medan Tewas Tenggelam Saat Kegiatan Ekstrakurikuler, LSM PAKAR Desak Penyelidikan dan Penutupan Kolam Renang Bahagia, Pengelola dan Kepala Sekolah Diminta Diperiksa

- Reporter

Senin, 16 Maret 2026 - 14:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, BMNews|16 Maret 2026 – Insiden tragis terjadi di Kolam Renang Bahagia yang berlokasi di Jalan Bahagia BY Pass No. 35, Sudirejo II, Kecamatan Medan Kota, pada Sabtu (14/3). Dua siswi dari Yayasan SD 2 HKBP yang beralamat di Jalan Dorowati, Kelurahan Sidorame, Kecamatan Medan Perjuangan, dilaporkan tenggelam saat mengikuti kegiatan berenang.

 

Kedua siswi tersebut diketahui bernama Aurel (10) dan Claudia (10). Berdasarkan informasi yang dihimpun awak media, para siswa tiba di lokasi kolam renang sekitar pukul 10.15 WIB dalam rangka kegiatan ekstrakurikuler sekolah.

 

Peristiwa tenggelamnya kedua siswi tersebut diduga terjadi sekitar pukul 13.15 WIB. Setelah ditemukan dalam kondisi tidak sadar oleh pihak pengelola kolam renang, keduanya segera dilarikan ke Rumah Sakit Estomihi Medan untuk mendapatkan penanganan medis.

 

Saat dikonfirmasi awak media, pihak keamanan rumah sakit membenarkan bahwa kedua korban tiba dalam kondisi tidak sadar.

 

“Ya, saat dibawa ke sini keduanya sudah dalam kondisi tidak sadar. Salah satu korban mengeluarkan buih dari mulut dan kemudian dinyatakan meninggal dunia, sementara satu korban lainnya masih memiliki napas,” ujar Sitompul, petugas keamanan RS Estomihi.

 

Dalam peristiwa tersebut, Claudia dinyatakan meninggal dunia, sementara Aurel masih menjalani perawatan medis karena masih menunjukkan tanda-tanda kehidupan saat tiba di rumah sakit.

 

Sementara itu, ketika dimintai keterangan oleh awak media, pihak sekolah hingga saat ini belum memberikan penjelasan resmi terkait kronologi kejadian tersebut.

 

Di sisi lain, pengelola Kolam Renang Bahagia berinisial TN menyampaikan bahwa pihaknya telah mengingatkan para guru pendamping agar melakukan pengawasan terhadap siswa selama berada di area kolam renang, hal tersebut disampaikan nya pada saat di Konfirmasi oleh awak media di Kolam Renang Bahagia, Minggu (15/3).

 

“Kami sebagai pengelola sudah menghimbau kepada guru-guru agar memantau muridnya supaya tidak terjadi hal yang tidak diinginkan,” ujarnya.

Baca Juga :  DPD KNPI Medan Berbagi, Berikan 500 Paket Makanan Ke Beberapa Titik Terdampak Banjir, Medan Mulai Pulih!

 

Peristiwa ini juga mendapat perhatian dari LSM PAKAR Sumatera Utara. Ketua DPW LSM PAKAR Sumut, Lidia Wardani, dalam konferensi pers di hadapan awak media menyatakan pihaknya akan mengawal penanganan kasus tersebut hingga tuntas agar penyebab pasti kejadian dapat diungkap secara transparan.

 

“Kami meminta agar pihak berwenang melakukan penyelidikan secara menyeluruh terhadap peristiwa ini. Apabila ditemukan adanya kelalaian dari pihak pengelola yang tidak memiliki standar pengamanan maupun dari pihak sekolah yang lalai dalam melakukan pengawasan, maka harus diproses sesuai hukum yang berlaku,” tegas Lidia kepada awak media, Minggu (15/3) sore.

 

Lidia juga meminta agar Kolam Renang Bahagia ditutup sementara sampai proses pemeriksaan dan penelusuran terkait standar keamanan serta prosedur keselamatan di lokasi tersebut selesai dilakukan.

 

“Kami meminta agar operasional kolam renang tersebut ditutup sementara hingga seluruh proses pemeriksaan selesai dan peristiwa ini dapat dipertanggungjawabkan secara hukum,” ujarnya.

 

Selain itu, Lidia juga menyoroti pentingnya pengawasan dari pihak sekolah terhadap siswa dalam setiap kegiatan di luar lingkungan sekolah.

 

“Apabila dalam proses penyelidikan nantinya ditemukan adanya unsur kelalaian, baik dari pihak pengelola usaha maupun pihak sekolah atau yayasan dalam melakukan pengawasan, maka kami meminta agar pihak yang bertanggung jawab diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tambahnya.

 

Lidia juga mengungkapkan bahwa salah satu korban yang saat ini masih menjalani perawatan merupakan kerabat dari ketua Media Centre LSM PAKAR Sumut.

 

“Salah seorang siswi yang menjadi korban merupakan keponakan salah seorang pengurus LSM PAKAR Sumut dan saat ini masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit,” ungkapnya.

 

Secara hukum, peristiwa ini juga dapat ditinjau dari aspek perlindungan konsumen dan keselamatan pengunjung tempat usaha. Dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, Pasal 7 huruf a dan f menyebutkan bahwa pelaku usaha wajib beritikad baik dalam menjalankan kegiatan usahanya serta memberikan jaminan keamanan dan keselamatan kepada konsumen.

Baca Juga :  Zakiyuddin Harahap Luncurkan SIMONALISA, Sistem Analisa APBD Real-Time Karya Peserta PKA

 

Selain itu, Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan, Pasal 26 huruf d dan e mengatur bahwa pengusaha pariwisata wajib memberikan perlindungan terhadap keselamatan dan keamanan wisatawan serta menyediakan fasilitas yang memenuhi standar keselamatan.

 

Dalam praktiknya, pengelola tempat wisata, termasuk kolam renang, juga wajib memberikan perlindungan asuransi kepada para pengunjung. Premi asuransi tersebut biasanya telah termasuk dalam harga tiket masuk yang dibayarkan oleh pengunjung saat memasuki lokasi wisata.

 

Perlindungan asuransi tersebut umumnya mencakup risiko kecelakaan, cacat tetap, hingga meninggal dunia selama pengunjung berada di area wisata. Tiket masuk tempat wisata resmi pada umumnya telah mengakomodasi asuransi kecelakaan diri atau jiwa, yang biasanya bekerja sama dengan perusahaan asuransi seperti Jasa Raharja atau Askrindo, sebagai bagian dari komponen biaya tiket masuk.

 

Apabila kewajiban perlindungan keselamatan dan jaminan asuransi tersebut tidak dilaksanakan oleh pengelola usaha, maka hal tersebut berpotensi melanggar ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku serta merugikan konsumen sebagai pengunjung tempat wisata.

 

Hingga saat ini, awak media telah melakukan upaya konfirmasi kepada pihak-pihak terkait, termasuk kepala yayasan sekolah, Dinas Pendidikan Kota Medan, serta pihak pengelola kolam renang. Namun hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak-pihak yang dimintai konfirmasi, meskipun pesan yang dikirimkan awak media telah diterima.

 

Peristiwa ini masih menunggu penjelasan lebih lanjut dari pihak terkait serta hasil penelusuran yang dilakukan oleh pihak berwenang guna mengetahui penyebab pasti kejadian tersebut.

 

Namun demikian, kuat dugaan bahwa peristiwa ini terjadi akibat tidak terpenuhinya standar prosedur keselamatan dalam pengelolaan usaha kolam renang sebagaimana diatur dalam ketentuan perundang-undangan yang berlaku. (Rgr)

Penulis : bung regar

Sumber Berita: LSM PAKAR Sumut

Follow WhatsApp Channel beritamedannews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemko Medan Terapkan WFH Terbatas, Pelayanan Publik Dipastikan Tetap Optimal
Melalui “Medan untuk Semua”, Wali Kota Medan Buka Peluang Investasi bagi Investor India
Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat, Zakiyuddin Harahap Tekankan Percepatan dan Koordinasi Lintas Sektor
Silaturahmi ke Kanwil DJP Sumut I, Zakiyuddin Harap Sinergi Tingkatkan Penerimaan Pajak untuk Pembangunan
Zakiyuddin Harahap Sambut Hangat Tamu Halalbihalal, Pererat Silaturahmi di Kota Medan
Viral Insiden Pengunjung Diduga Jatuh di Plaza Medan Fair Medan
Perdamaian Kasus Klinik Lina Dipertanyakan, Pengacara: Jangan Sampai Jadi Pemerasan Berkedok Restorative Justice
Wakil Wali Kota Medan Ajak Pengurus Mahajaya Perkuat Persaudaraan Untuk Saling Membantu
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 19:20 WIB

Pemko Medan Terapkan WFH Terbatas, Pelayanan Publik Dipastikan Tetap Optimal

Selasa, 31 Maret 2026 - 13:59 WIB

Melalui “Medan untuk Semua”, Wali Kota Medan Buka Peluang Investasi bagi Investor India

Selasa, 31 Maret 2026 - 13:44 WIB

Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat, Zakiyuddin Harahap Tekankan Percepatan dan Koordinasi Lintas Sektor

Minggu, 22 Maret 2026 - 21:12 WIB

Zakiyuddin Harahap Sambut Hangat Tamu Halalbihalal, Pererat Silaturahmi di Kota Medan

Minggu, 22 Maret 2026 - 21:06 WIB

Viral Insiden Pengunjung Diduga Jatuh di Plaza Medan Fair Medan

Berita Terbaru