Padangsidimpuan, BMNews— Kepolisian Resor Padangsidimpuan melalui Tim Operasional Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) berhasil mengungkap kasus perdagangan ilegal bagian tubuh satwa dilindungi di wilayah Batunadua Jae, Kota Padangsidimpuan.
Pengungkapan tersebut dilakukan melalui operasi tangkap tangan pada Rabu malam, 29 April 2026. Dalam kegiatan itu, petugas mengamankan dua orang tersangka masing-masing berinisial M (51) dan RS (20), yang diduga terlibat dalam transaksi organ satwa langka.
Kasus ini terungkap berkat laporan masyarakat yang mencurigai adanya rencana transaksi ilegal di pelataran salah satu minimarket di kawasan tersebut. Menindaklanjuti informasi tersebut, petugas segera melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil mengamankan kedua pelaku.
Dari hasil pemeriksaan awal, tersangka M yang merupakan wiraswasta asal Muara Sipongi diduga berperan sebagai pemasok utama. Ia memperoleh Harimau Dahan dengan cara menjerat menggunakan perangkap, kemudian memanfaatkan media sosial Facebook untuk menawarkan bagian tubuh satwa tersebut kepada calon pembeli.
Sementara itu, tersangka RS diduga turut membantu dalam proses pengulitan hewan serta diketahui menyimpan sisik trenggiling secara ilegal.
Dalam penindakan tersebut, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa satu kantong plastik berisi sisik trenggiling, satu lembar kulit Harimau Dahan, rangkaian tulang belulang, serta tiga buah taring Harimau Dahan.
Saat ini, kedua tersangka telah diamankan di Mapolres Padangsidimpuan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Penyidik juga telah memeriksa pelapor dan sejumlah saksi serta tengah melengkapi administrasi guna memperkuat berkas perkara.
Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 40A Ayat (1) jo Pasal 21 Ayat (2) Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2024 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 mengenai Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya.
Kepolisian menegaskan komitmennya dalam memberantas praktik perburuan dan perdagangan satwa dilindungi yang dapat mengancam kelestarian keanekaragaman hayati di Indonesia. (Admin)

.








