Korban Begal Brutal Dioperasi di Siloam, Biaya Ditanggung Ahmad Sahroni

- Reporter

Jumat, 29 Mei 2026 - 22:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, BMNews — Nasib tragis dialami Guntur Sugoro (41), seorang satpam di dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang menjadi korban pembegalan brutal oleh lima pelaku di Jalan Pasaribu, Desa Cinta Rakyat, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, pada Senin malam (11/5/2026).

 

Dalam peristiwa tersebut, korban mengalami luka serius akibat bacokan di bagian punggung serta tembakan senapan angin rakitan yang membuat peluru sempat bersarang di tubuhnya. Kasus ini sempat menjadi sorotan publik setelah diketahui korban pulang ke rumah dengan kondisi peluru masih tertancap, diduga karena keterbatasan biaya operasi yang ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

 

Saat ditemui di RS Siloam Medan, Jumat (29/5/26) kondisi Guntur kini berangsur membaik setelah menjalani perawatan intensif selama lima hari. Ia tampak sudah dapat berkomunikasi dengan baik.

Baca Juga :  Pemko Medan Turunkan Tarif Parkir, Ringankan Beban Masyarakat dan Ciptakan Sistem Perparkiran yang Lebih Baik

 

“Ya, saat ini kondisi saya sudah mulai membaik. Sudah lima hari dirawat di sini, pelayanannya sangat baik dan peluru yang bersarang juga sudah diangkat,” ujarnya.

 

Guntur juga menyampaikan rasa terima kasih kepada seorang dermawan yang juga merupakan Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni yang telah membantu proses pengobatannya.

 

“Terima kasih kepada Bapak Sahroni. Kalau bukan karena beliau, mungkin saya tidak bisa dirawat di sini,” ungkapnya.

 

Meski berangsur pulih, Guntur berharap kejadian serupa tidak terulang dan meminta perhatian lebih serius dari pemerintah Kota Medan terhadap korban kejahatan jalanan.

Foto : Korban Begal Saat di Besuk Awak Media

“Harapannya ke depan jangan ada lagi korban seperti saya. Korban kejahatan jalanan harus mendapat perhatian serius dari pemerintah,” tegasnya.

Baca Juga :  Mentri Dalam Negeri Tegaskan Tidak Akan Menjual Lumpur Ke Swasta, Rencana Untuk Tanggul

 

Di sisi lain, korban mengaku kelelahan dengan proses penanganan hukum yang harus dijalaninya. Dalam kondisi masih sakit, ia mengaku sempat dipaksa mengikuti olah tempat kejadian perkara (TKP) dan telah dua kali menjalani pemeriksaan (BAP).

 

Sebelumnya, kasus ini viral di media sosial setelah muncul informasi bahwa korban sempat dipulangkan dari RSUD Dr. Pirngadi Medan dalam kondisi peluru masih bersarang di tubuhnya. Namun, pihak RS Pirngadi membantah kabar tersebut dan menyatakan bahwa keluarga korban yang menolak untuk dirujuk ke rumah sakit lain.

 

Hingga kini, kasus pembegalan tersebut masih dalam penanganan pihak kepolisian. (***)

Follow WhatsApp Channel beritamedannews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Maladministrasi dan Penggelapan di BNI Cabang Pemuda Medan, Nasabah Klaim Sisa Pembayaran 1,5 Miliar Tak Pernah Diterima
Arsitek dan Konsultan Pengawas Sepakat: Proyek Waterfront City Samosir Rampung, PH Apresiasi Sikap Objektif Majelis Hakim
Dorong Perluasan Pasar UMKM, Wali Kota Medan Minta Indomaret Tambah Kuota Produk Lokal
Sidang Narkotika Rustam dan Rafika: Fakta Persidangan Ungkap Peran Masing-Masing Terdakwa
PWI Sumut Resmi Laporkan Hotman Paris ke Polda Sumut Terkait Dugaan Pelanggaran UU ITE
Walikota Medan Tekankan Revitalisasi RSUD Dr. Pirngadi Harus Dibarengi Pembenahan Tata Kelola
Diduga Kelalaian Sistemik, Tokoh Pemuda Sumatera Utara Desak Kasus Tabrakan Maut Sibolangit Diusut Hingga Perusahaan
Sidang Kasus Waterfront City Samosir, PH: Keterangan Saksi Menguatkan Ketidakterlibatan Terdakwa

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 14:01 WIB

Dugaan Maladministrasi dan Penggelapan di BNI Cabang Pemuda Medan, Nasabah Klaim Sisa Pembayaran 1,5 Miliar Tak Pernah Diterima

Sabtu, 25 Juli 2026 - 09:30 WIB

Arsitek dan Konsultan Pengawas Sepakat: Proyek Waterfront City Samosir Rampung, PH Apresiasi Sikap Objektif Majelis Hakim

Kamis, 23 Juli 2026 - 20:26 WIB

Dorong Perluasan Pasar UMKM, Wali Kota Medan Minta Indomaret Tambah Kuota Produk Lokal

Kamis, 23 Juli 2026 - 13:20 WIB

Sidang Narkotika Rustam dan Rafika: Fakta Persidangan Ungkap Peran Masing-Masing Terdakwa

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:03 WIB

PWI Sumut Resmi Laporkan Hotman Paris ke Polda Sumut Terkait Dugaan Pelanggaran UU ITE

Berita Terbaru