Korban Penganiayaan Kecewa Polsek Medan Area “Lepas” Penganiaya, Kanit Reskrim Bilang Proses Tetap Lanjut!

- Reporter

Sabtu, 8 November 2025 - 17:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan, Beritamedannews – Nursusantoso, korban penganiayaan menggunakan gancu di kawasan Menteng II, mengungkapkan kekecewaannya terhadap kinerja Polsek Medan Area. Kekecewaan itu muncul setelah mengetahui tersangka, Ebiner Tua Sinaga, warga Jalan Jermal II Lorong Damai, Kelurahan Binjai, Kecamatan Medan Denai, yang sempat ditahan, kini telah dibebaskan dengan penangguhan penahanan.

 

Menurut Nursusantoso, tersangka Ebiner sempat ditangkap Unit Opsnal Polsek Medan Area pada 13 Oktober 2025 dan dimasukkan ke sel tahanan. Namun, pada Jumat (7/11), dirinya mendapat kabar bahwa tersangka telah bebas.

 

“Anak saya bilang melihat tersangka di kawasan Perumahan Beverly. Saya kaget, karena setahu saya dia masih ditahan. Setelah saya cari tahu, baru saya dapat kabar kalau tersangka ternyata ditangguhkan oleh Polsek Medan Area,” ujar Nursusantoso dengan nada kecewa, Sabtu (8/11).

Ia juga menuturkan, sehari sebelum penangguhan dilakukan, seorang pria yang mengaku anggota Polsek Medan Area bernama Sibarani datang ke rumahnya dan berbicara dengan istrinya.

“Dia datang dan bilang, ‘Sampaikan sama pengacara kakak ya, saya Sibarani dari Polsek Medan Area,’ dengan nada tinggi. Kami merasa tertekan,” ungkap Nursusantoso.

Baca Juga :  Tinjau Disdukcapil, Rico Waas Instruksikan Layanan Jemput Bola untuk Korban Banjir

Sementara itu, Muhammad Reza, S.H., selaku penasihat hukum korban, membenarkan bahwa tersangka telah ditangguhkan setelah 24 hari menjalani masa tahanan tanpa pemberitahuan resmi kepada pihak korban.

“Benar, kami sudah konfirmasi ke Polsek Medan Area. Tersangka ditangguhkan tanpa memberi tahu pihak kami selaku kuasa hukum maupun korban. Kami sangat kecewa, karena kasus ini sebelumnya sudah menjadi perhatian publik dan sempat viral di media sosial serta televisi nasional,” ujar Reza.

Reza menilai keputusan penangguhan tersebut berpotensi menimbulkan keresahan di masyarakat, khususnya di kawasan Menteng II yang sebelumnya sempat terganggu akibat peristiwa penganiayaan tersebut.

 

“Kami meminta perhatian dari semua pihak, terutama aparat penegak hukum, agar kasus ini mendapat kepastian hukum yang adil. Jika sebelumnya warga mengapresiasi Polsek Medan Area karena berhasil menangkap pelaku, maka keputusan penangguhan ini justru menimbulkan tanda tanya besar,” tegasnya.

Baca Juga :  Billboard Berizin Dibongkar, PT Sumo Akan Melaporkan Pihak Terkait Ke Polda Sumut

Ia juga menambahkan, seharusnya berkas perkara segera dilimpahkan ke kejaksaan, bukan justru memberikan penangguhan kepada tersangka dalam kasus yang telah menyita perhatian publik.

 

“Ini menyangkut rasa aman dan ketertiban masyarakat Medan, sebagaimana pesan dari Wali Kota Medan agar seluruh aparat menjaga ketenteraman dan keadilan bagi warga,” tutup Reza.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Medan Area Iptu Dian Simangunsong saat dikonfirmasi membenarkan adanya penangguhan penahanan terhadap tersangka.

 

“Ya benar, tersangka sudah kami lakukan penahanan. Namun karena kondisi istrinya mengalami stroke dan memerlukan perawatan yang harus didampingi suaminya, serta adanya permohonan dari keluarga, maka kami lakukan penangguhan,” ujar Kanit Reskrim.

Ia menegaskan bahwa proses hukum tetap berlanjut dan berkas perkara sudah dikirim ke kejaksaan.

 

“Untuk pemberitahuan kepada korban sudah kami buat, mungkin belum sampai. Jika nanti sudah P21 dan dinyatakan lengkap oleh jaksa, segera kami limpahkan ke kejaksaan,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel beritamedannews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Maladministrasi dan Penggelapan di BNI Cabang Pemuda Medan, Nasabah Klaim Sisa Pembayaran 1,5 Miliar Tak Pernah Diterima
Dorong Perluasan Pasar UMKM, Wali Kota Medan Minta Indomaret Tambah Kuota Produk Lokal
Walikota Medan Tekankan Revitalisasi RSUD Dr. Pirngadi Harus Dibarengi Pembenahan Tata Kelola
Zakiyuddin Tegaskan Komitmen Pemko Medan Perkuat Statistik Sektoral Lewat EPSS
Tutup Turnamen Padel, Wali Kota Medan Ajak Masyarakat Jadikan Semangat Olahraga Sebagai Energi Baru Membangun Medan
SUCP 2026 : Sinergi Global dan Standar Prestisius di Medan
Heboh!! Terjadi Keributan CU Karya Murni Menteng 7, Dugaan Investasi Bermasalah Disorot
Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD TA 2025 Disetujui, Wali Kota Medan Apresiasi Sinergitas Antara Legislatif dan Eksekutif

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 14:01 WIB

Dugaan Maladministrasi dan Penggelapan di BNI Cabang Pemuda Medan, Nasabah Klaim Sisa Pembayaran 1,5 Miliar Tak Pernah Diterima

Kamis, 23 Juli 2026 - 20:26 WIB

Dorong Perluasan Pasar UMKM, Wali Kota Medan Minta Indomaret Tambah Kuota Produk Lokal

Minggu, 19 Juli 2026 - 14:08 WIB

Zakiyuddin Tegaskan Komitmen Pemko Medan Perkuat Statistik Sektoral Lewat EPSS

Senin, 13 Juli 2026 - 20:02 WIB

Tutup Turnamen Padel, Wali Kota Medan Ajak Masyarakat Jadikan Semangat Olahraga Sebagai Energi Baru Membangun Medan

Sabtu, 11 Juli 2026 - 21:00 WIB

SUCP 2026 : Sinergi Global dan Standar Prestisius di Medan

Berita Terbaru