Medan Mencekam, Sejumlah Wilayah Tergenang Hingga Bangunan Coffe Shop Rusak

- Reporter

Kamis, 27 November 2025 - 10:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan,

Kondisi Kilat Khupi yang alami kerusakan, plafon rubuh dan berantakan

– Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kota Medan sejak Rabu hingga Kamis (27/11) pagi menyebabkan sejumlah sungai meluap dan memicu banjir di berbagai wilayah. Dua aliran sungai utama, yakni Sungai Deli dan Kanal Banjir Johor, dilaporkan meluap hingga menggenangi permukiman warga dan beberapa ruas jalan utama.

Tak hanya banjir, sejumlah bangunan dilaporkan mengalami kerusakan akibat derasnya curah hujan. Salah satunya adalah bangunan Kilat Khupi yang berada di Jalan Garuda, Kecamatan Medan Sunggal.

Berdasarkan informasi dan foto yang diterima redaksi, terlihat bagian plafon dan atap bangunan tersebut ambruk dan berantakan.

Baca Juga :  Wakil Wali Kota Medan Harap Kejurda INKANAS 2026 Cetak Jiwa Sportivitas dan Lahirkan Atlet Berprestasi

“Kilat Khupi Garuda Sunggal mengalami kerusakan parah,” ujar seorang sumber melalui pesan WhatsApp.

Sementara itu, pantauan di lapangan menunjukkan hujan masih terus mengguyur Kota Medan hingga saat ini. Pemerintah Provinsi Sumatera Utara telah mengimbau masyarakat untuk segera melapor ke kontak PUSDALOPS PROVSU di 0811-6221-733 bagi warga yang terjebak banjir atau membutuhkan pertolongan.

Kenaikan debit air juga terjadi di wilayah Kota Medan dan Kabupaten Deli Serdang, bahkan mencapai hingga dua meter dari kondisi normal. Arus sungai yang sangat deras dikhawatirkan memperluas area terdampak, terutama di kawasan bantaran.

Baca Juga :  Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat, Zakiyuddin Harahap Tekankan Percepatan dan Koordinasi Lintas Sektor

Sejumlah wilayah yang dilaporkan terendam banjir meliputi: Perumnas Simalingkar, Kampung Baru Medan Maimun, Jalan Gatot Subroto, Martubung Medan Labuhan, Kota Bangun Medan Deli, kawasan Medan Marelan, Belawan, Medan Johor, Kampung Lalang, Helvetia, Medan Tembung, Binjai, dan PDAM Sunggal.

Masyarakat yang tinggal di sekitar bantaran sungai diminta tetap waspada serta segera mengamankan barang-barang penting apabila debit air kembali meningkat.

Follow WhatsApp Channel beritamedannews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

25 Tahun Reuni IAY 2001 Hadirkan Kebersamaan Abiturient dan Guru. “Agak Laen” Memang 2001 Nich!!!! 
Perkuat Dukungan Pendidikan,Pemko Medan Beri Beasiswa bagi Mahasiswa Berprestasi dan Kurang Mampu
Alumni HMI Komisariat Teknik USU Sepakat Dukung Hamid Rizal Lubis Jadi Ketua MD KAHMI Medan
Heboh Aset Sekolah Rp12,24 Miliar Diduga Raib, Aktivis Resmi Adukan Disdikbud Medan ke Kejari
Zulkarnaen Resmi Pimpin HKTI Kota Medan, Riza Usty Siregar: Sosok yang Tepat
Bukan Pemko Medan, Penentuan Peringkat DTSEN Warga Merupakan Kewenangan BPS
Wakil Wali Kota Medan Apresiasi Prestasi Robotics dan Coding Siswa Nanyang Zhi Hui School
PKKMB Polimedia Medan, Riza Usty Siregar Bagikan Kiat Sukses di Era Digital

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 09:55 WIB

25 Tahun Reuni IAY 2001 Hadirkan Kebersamaan Abiturient dan Guru. “Agak Laen” Memang 2001 Nich!!!! 

Jumat, 11 September 2026 - 18:44 WIB

Perkuat Dukungan Pendidikan,Pemko Medan Beri Beasiswa bagi Mahasiswa Berprestasi dan Kurang Mampu

Jumat, 11 September 2026 - 13:55 WIB

Heboh Aset Sekolah Rp12,24 Miliar Diduga Raib, Aktivis Resmi Adukan Disdikbud Medan ke Kejari

Kamis, 10 September 2026 - 20:00 WIB

Zulkarnaen Resmi Pimpin HKTI Kota Medan, Riza Usty Siregar: Sosok yang Tepat

Kamis, 3 September 2026 - 14:28 WIB

Bukan Pemko Medan, Penentuan Peringkat DTSEN Warga Merupakan Kewenangan BPS

Berita Terbaru