MEDAN, BMNews|Di tengah geliat pembangunan Kota Medan, potret memprihatinkan masih terlihat di bawah salah satu kolong jembatan kawasan Jalan Ringroad. Sejumlah orang dilaporkan menjadikan lokasi tersebut sebagai tempat tinggal sementara.
Pantauan di lapangan pada Minggu (1/3/2026), area kolong jembatan tampak ditutup terpal seadanya. Di bagian dalamnya terlihat tikar dan potongan kardus yang diduga digunakan sebagai alas tidur. Kondisi sekitar tampak kumuh dengan barang-barang berserakan.
Seorang warga sekitar yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa keberadaan mereka bukan hal baru.
“Sudah cukup lama. Ada beberapa orang yang tidur di situ. Kalau tidak salah satu perempuan, selebihnya laki-laki,” ujarnya.
Menurut keterangan warga, orang-orang tersebut tidak diketahui asal-usulnya. Mereka sempat mendirikan pondok sederhana di bawah jembatan, namun bangunan itu pernah dibongkar oleh oknum aparat. Meski demikian, tidak lama berselang, mereka kembali dan menetap lagi di lokasi tersebut.
Keberadaan mereka menimbulkan keresahan warga. Selain dinilai mengganggu kebersihan dan estetika lingkungan, lokasi itu juga dikhawatirkan menjadi tempat aktivitas negatif.
Warga berharap Pemerintah Kota Medan melalui dinas terkait segera mengambil langkah penanganan yang tepat. Penertiban dinilai perlu dibarengi dengan pendekatan sosial, mengingat persoalan anak jalanan dan tunawisma berkaitan erat dengan masalah ekonomi dan kesejahteraan.
“Kami berharap ada solusi, bukan hanya penertiban, tapi juga pembinaan agar mereka tidak kembali lagi ke sini,” tambah warga.
Situasi ini menjadi catatan penting bagi pemerintah daerah agar persoalan sosial di ruang-ruang publik kota tidak dibiarkan berlarut tanpa penanganan yang komprehensif.
—
Kutipan Artikel- (hidayat ahnad/metro24jam)

.








