Rindu Suara Azan, GIS Ajak Korban Banjir Aceh Tamiang Sholat Berjamaah

- Reporter

Minggu, 14 Desember 2025 - 21:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH TAMIANG, Beritamedannews.com – Gerakan Istiqomah Sedekah (GIS) kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat yang terdampak banjir di 2 Desa. Desa Suka Jadi dan Desa Bundar, Aceh Tamiang. Pada Sabtu (13/12/25), GIS menyalurkan langsung bantuan kepada korban banjir yang terdiri dari pakaian layak pakai, beras, gula, teh, makanan siap saji, telur, mi instan, minuman, perlengkapan bayi, susu bayi, alas tidur, obat-obatan, pembalut, pakaian dalam dan air bersih satu tangki mobil berukuran 8000 liter.

 

Founder GIS, M Exsan Al Aqraby, mengungkapkan bahwa ia sangat tersentuh melihat keadaan masyarakat yang menjadi korban banjir. “Sungguh tersentuh melihat keadaan masyarakat yang menjadi korban. Kami merasa harus segera bertindak untuk membantu mereka,” ujarnya.

 

Ketua Srikandi GIS, Herlinda Chaniago, menyampaikan bahwa seluruh bantuan yang disalurkan merupakan dari para dermawan dan orang-orang yang menitipkan amanahnya. “Kami ingin mengucapkan terima kasih kepada semua yang telah berdonasi dan mempercayakan amanahnya kepada kami untuk disalurkan kepada masyarakat yang terdampak banjir,” katanya.

Keterangan Foto : GIS dan Ruang Literasi saat melakukan sholat Berjama’ah dengan beberapa warga

 

Chaidir Azhar, salah satu warga korban banjir dan salah satu tokoh pemuda Aceh Tamiang, mengungkapkan kerinduannya terhadap suara azan ” selama 18 hari Kami sangat merindukan suara azan, suara yang selalu membawa ketenangan dan harapan bagi kami. Terima kasih GIS dan Ruang Literasi Sumatera Utara atas bantuan dan perhatian yang diberikan kepada kami,” ujarnya dengan mata yang berkaca-kaca.

Baca Juga :  Prabowo Subianto: Kekuasaan Itu Bukan Tujuan, Tapi Alat untuk Berbuat Baik bagi Rakyat

 

Masyarakat Desa Suka Jadi dan Desa Bundar terlihat antusias dan senang menerima bantuan dari GIS. Mereka berterima kasih kepada GIS dan para dermawan yang telah membantu mereka dalam situasi sulit ini.

 

Dalam kesempatan tersebut, GIS juga mengajak masyarakat untuk melaksanakan sholat berjama’ah di lapangan yang telah disediakan. Suara azan yang menggantikan suara hujan dan banjir membawa ketenangan dan harapan bagi masyarakat yang terdampak.

 

“Kami berharap dengan mengajak masyarakat desa untuk sholat berjama’ah ini, masyarakat dapat menemukan ketenangan dan kekuatan dalam menghadapi cobaan ini,” ujar M Exsan Al Aqraby.

 

Banjir yang melanda Desa Suka Jadi dan Desa Bundar beserta seluruh desa lainnya telah menyebabkan kerugian besar bagi masyarakat setempat. Banyak rumah yang rusak, dan barang-barang berharga yang hancur, korban jiwa yg terus bertambah dan masih banyaknya masyarakat yg hilang. Semoga bantuan yang disalurkan oleh GIS dapat meringankan beban mereka.

 

GIS akan terus berupaya membantu masyarakat yang terdampak banjir dan bencana lainnya. Kami mengajak masyarakat untuk bergabung dengan kami dalam membantu mereka yang membutuhkan.

 

M Exsan Al Aqraby juga menyampaikan bahwa GIS telah menyiapkan program-program bantuan lainnya untuk masyarakat yang terdampak banjir. “Kami akan terus membantu masyarakat hingga mereka dapat kembali bangkit dan menjalani kehidupan normal,” ujarnya.

Baca Juga :  Kejagung Lagi Galak, Cegah 5 Saksi Kunci Kasus Manipulasi Pajak 2016–2020, Tegaskan Bukan Terkait Tax Amnesty

 

Ruang Literasi Sumatera Utara juga turut serta dalam kegiatan ini dengan menyediakan buku-buku dan bahan bacaan untuk masyarakat. “Kami ingin membantu meningkatkan literasi masyarakat dan mengisi waktu di situasi bencana mengalihkan untuk banyak membaca sebagai hiburan yang sangat positif kepada mereka sebagai akses menuju wawasan dan mendapatkan ilmu pengetahuan yang lebih luas,” ujar founder Ruang Literasi Sumatera Utara Januari Riki Efendi.

 

Kegiatan ini juga dihadiri oleh beberapa pejabat daerah dan tokoh masyarakat setempat. Mereka semua menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada GIS dan Ruang Literasi Sumatera Utara atas bantuan dan perhatian yang diberikan kepada masyarakat.

 

Masyarakat Desa Suka Jadi dan Desa Bundar juga menyampaikan terima kasih kepada GIS dan Ruang Literasi Sumatera Utara. “Kami sangat berterima kasih atas bantuan dan perhatian yang diberikan kepada kami. Semoga Allah membalas kebaikan kalian,” ujar salah satu warga.

 

Dengan berakhirnya kegiatan ini, GIS dan Ruang Literasi Sumatera Utara berharap bahwa masyarakat Desa Suka Jadi dan Desa Bundar dapat kembali bangkit dan menjalani kehidupan normal. Semoga bantuan yang disalurkan dapat bermanfaat bagi mereka dan menjadi motivasi untuk terus maju. (**)

Follow WhatsApp Channel beritamedannews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Video Penangkapan Jurnalis di Morowali Penuh Kekerasan, AJI Nilai Berlebihan
Praja IPDN Evakuasi Warga Ditemukan Tergelatak di Lumpur di Aceh Tamiang
Siap Siap Kelen Yang “KuNaf” Hubungan Seks Luar Nikah Akan Masuk Penjara
Pemerintah Pusat Klaim Bergerak Cepat, Aceh Sebut Arahan Presiden Tak Jalan di Lapangan
KPK Unjuk Gigi di Akhir Tahun, Bupati dan Oknum Jaksa Bakal Tahun Baruan di Penjara
Prabowo Tegaskan Kemandirian Indonesia di Tengah Pemulihan Bencana Sumatera
Pengibaran Bendera Putih di Wilayah Terdampak Banjir Aceh Tuai Sorotan Publik
Agak Lain Kali Ini, Netizen Dukung Enam Oknum Polisi dalam Kasus Pengeroyokan Matel di Kalibata

Berita Terkait

Senin, 5 Januari 2026 - 18:44 WIB

Video Penangkapan Jurnalis di Morowali Penuh Kekerasan, AJI Nilai Berlebihan

Minggu, 4 Januari 2026 - 19:45 WIB

Praja IPDN Evakuasi Warga Ditemukan Tergelatak di Lumpur di Aceh Tamiang

Sabtu, 3 Januari 2026 - 19:23 WIB

Siap Siap Kelen Yang “KuNaf” Hubungan Seks Luar Nikah Akan Masuk Penjara

Jumat, 19 Desember 2025 - 20:21 WIB

Pemerintah Pusat Klaim Bergerak Cepat, Aceh Sebut Arahan Presiden Tak Jalan di Lapangan

Jumat, 19 Desember 2025 - 16:14 WIB

KPK Unjuk Gigi di Akhir Tahun, Bupati dan Oknum Jaksa Bakal Tahun Baruan di Penjara

Berita Terbaru