Warga Binaan Gak Mau Pulang Meski Bebas: Mengaku Lebih Aman di Lapas Pakcik.!

"Napi Bebas Justru Memohon Tetap Tinggal di Lapas"

- Reporter

Rabu, 19 November 2025 - 12:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTABUMI, Berimedannews.com — Sebuah video dari Lapas Kelas IIA Kotabumi mendadak viral di platform TikTok resmi lapaskelasiiakotabumi. Dalam rekaman tersebut, seorang narapidana bernama Fahri yang baru saja menyelesaikan masa hukumannya justru memohon agar tetap di dalam lapas.

Permintaan tidak biasa itu membuat publik terkejut sekaligus terenyuh.

 

Dalam video itu, Fahri dengan lugas menjelaskan alasannya kepada petugas. Ia mengaku merasa lebih aman dan diterima saat berada di lingkungan lapas. Selama menjalani masa pembinaan, ia menemukan kebersamaan yang tidak ia temukan di luar.

 

Fahri juga mengungkapkan ketakutannya untuk kembali ke masyarakat. Ia tidak memiliki pekerjaan, kedua orang tuanya telah meninggal, dan satu-satunya saudara yang ia miliki, adik perempuan, sudah memiliki keluarga sendiri. Kondisi itu membuatnya merasa tidak punya tempat untuk pulang.

Baca Juga :  MK Akhirnya “Kunci” Celah Kriminalisasi Wartawan, Ini Aturan Barunya!

 

*Petugas: Secara Hukum Tetap Harus Dilepaskan*

 

Petugas Lapas Kotabumi menanggapi dengan bijak. Petugas menjelaskan bahwa secara hukum, Fahri tetap harus melalui proses pembebasan sesuai aturan. Lapas tidak dapat menahan seseorang yang masa hukumannya telah berakhir.

 

Kasus ini sekaligus menggambarkan tantangan nyata yang dihadapi warga binaan usai bebas, tidak semua orang memiliki rumah, keluarga, atau kesempatan kembali ke masyarakat.

Baca Juga :  Prabowo Subianto: Kekuasaan Itu Bukan Tujuan, Tapi Alat untuk Berbuat Baik bagi Rakyat

 

*Akhir Manis: Fahri Dapat Pekerjaan Usai Viral*

 

Meski sempat bingung soal masa depannya, nasib Fahri kini berbalik positif. Setelah kisahnya viral, ia mendapatkan tawaran pekerjaan di sebuah tempat pencucian mobil. Peluang itu memberi harapan baru bagi Fahri untuk memulai kehidupan yang lebih stabil dan mandiri.

 

 

Kisah Fahri menunjukkan bahwa proses reintegrasi sosial bagi mantan narapidana bukan sekadar soal kebebasan, tetapi juga kebutuhan akan perlindungan, kesempatan kerja, dan dukungan emosional. Lapas Kotabumi berharap publik lebih memahami pentingnya peran masyarakat dalam menerima kembali mantan warga binaan. (**)

Follow WhatsApp Channel beritamedannews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Israel Serang Teheran, Wilayah Udara Ditutup; Presiden Prabowo Siap Fasilitasi Dialog 
Usai Izin Dicabut, Tambang Emas Martabe Resmi Dikelola Pemerintah
Aturan Baru Gratifikasi Yang di Rubah KPK, Ini Poin-Poinnyaa
Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono Pingsan Saat Upacara Penghormatan Korban Pesawat ATR 42-500
Kemenkop Perbarui Strategi Komunikasi, Sasar Milenial dan Gen Z
MK Akhirnya “Kunci” Celah Kriminalisasi Wartawan, Ini Aturan Barunya!
Mentri Dalam Negeri Tegaskan Tidak Akan Menjual Lumpur Ke Swasta, Rencana Untuk Tanggul
Siap Siap Kelen Yang “KuNaf” Hubungan Seks Luar Nikah Akan Masuk Penjara
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 1 Maret 2026 - 15:44 WIB

Israel Serang Teheran, Wilayah Udara Ditutup; Presiden Prabowo Siap Fasilitasi Dialog 

Kamis, 29 Januari 2026 - 10:57 WIB

Usai Izin Dicabut, Tambang Emas Martabe Resmi Dikelola Pemerintah

Rabu, 28 Januari 2026 - 09:09 WIB

Aturan Baru Gratifikasi Yang di Rubah KPK, Ini Poin-Poinnyaa

Minggu, 25 Januari 2026 - 21:17 WIB

Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono Pingsan Saat Upacara Penghormatan Korban Pesawat ATR 42-500

Kamis, 22 Januari 2026 - 17:05 WIB

Kemenkop Perbarui Strategi Komunikasi, Sasar Milenial dan Gen Z

Berita Terbaru