SIMALUNGUN, BMNews | Komitmen dalam memberantas peredaran narkotika kembali ditegaskan Polres Simalungun, Polda Sumatera Utara. Tim Satuan Reserse Narkoba berhasil mengungkap kasus transaksi sabu di sebuah kafe di Kecamatan Hatonduhan, Kamis (23/4/2026) sekitar pukul 17.30 WIB.
Pengungkapan ini berawal dari informasi masyarakat yang melaporkan adanya aktivitas mencurigakan di sebuah kafe milik Piner di Huta 4, Kampung Baru, Nagori Buntu Bayu. Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas langsung melakukan penyelidikan dan bergerak cepat ke lokasi.
“Kami merespons setiap informasi masyarakat dengan serius. Tim langsung turun ke lapangan untuk memastikan kebenaran laporan tersebut,” ujar Kasi Humas Polres Simalungun, AKP Verry Purba, Rabu (29/4/2026).
Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan dua pria dan satu wanita. Dari hasil penggeledahan, ditemukan sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika.
Barang bukti yang diamankan antara lain tiga paket plastik klip berisi sabu dengan berat bruto 3,46 gram, satu kaca pirex, satu alat hisap (bong), empat sekop dari pipet plastik, dua dompet, dua unit handphone, satu buku catatan, serta uang tunai sebesar Rp533.000 yang diduga hasil transaksi.
Dari hasil pemeriksaan, petugas menetapkan satu tersangka berinisial AS (30), warga Dusun VIII, Desa Huta Padang, Kecamatan Bandar Pasir Mandoge, Kabupaten Asahan.
“Tersangka mengaku memperoleh barang tersebut dari seseorang bernama Yudi Sitorus,” jelas AKP Verry Purba.
Petugas kemudian melakukan pengembangan dengan mendatangi kediaman yang bersangkutan. Namun, saat dilakukan pencarian, Yudi Sitorus diduga telah melarikan diri.

Saat ini, tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Sat Narkoba Polres Simalungun untuk proses hukum lebih lanjut. Sementara itu, pihak kepolisian masih terus melakukan pengejaran terhadap pemasok yang telah masuk dalam daftar pencarian.
AKP Verry Purba menegaskan, pihaknya akan terus meningkatkan upaya pemberantasan narkoba dan mengajak masyarakat untuk tidak ragu melaporkan aktivitas mencurigakan di lingkungannya.
“Peran serta masyarakat sangat penting dalam memutus mata rantai peredaran narkoba. Kami pastikan setiap laporan akan kami tindaklanjuti,” pungkasnya. (Admin)

.








