Mahasiswa Desak Copot Lurah Terjun, Soroti Dugaan Keterlibatan dalam Kasus Penyerobotan Lahan

- Reporter

Jumat, 13 Februari 2026 - 15:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, BMNews|Sejumlah mahasiswa dan pemuda yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Muda Sumatera Utara (IMM-SU) menggelar aksi unjuk rasa di Kota Medan, Kamis (12/2/2026). Mereka mendesak Wali Kota Medan segera mencopot Lurah Terjun, Kecamatan Medan Marelan, yang diduga terlibat dalam kasus penyerobotan lahan milik masyarakat.

 

Dalam orasinya, massa aksi menyoroti maraknya praktik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN) yang dinilai masih menjadi persoalan serius dalam tata kelola pemerintahan, termasuk di tingkat kelurahan. Mereka menilai aparat penegak hukum harus bersikap netral dan profesional dalam menindak setiap dugaan pelanggaran hukum.

 

“Kami mempertanyakan komitmen penegakan hukum jika aparat yang seharusnya mengawasi dan menindak justru diduga memiliki kedekatan dengan pihak-pihak berkepentingan. Bagaimana Kota Medan bisa bersih dari praktik KKN jika pejabat yang diberi amanah justru diduga menyalahgunakan jabatan?” ujar Koordinator Aksi, Muwaffaq F. Nst, dalam pernyataannya.

Baca Juga :  DPD KNPI Kota Medan Gelar Musda XV, Pendaftaran Calon Ketua Dibuka 6–7 Januari 2026

 

Menurut mereka, dugaan keterlibatan oknum pejabat dalam praktik mafia tanah menjadi preseden buruk bagi upaya pemberantasan KKN di Kota Medan. IMM-SU menegaskan, aksi tersebut merupakan bentuk penyampaian pendapat di muka umum sebagaimana dijamin dalam peraturan perundang-undangan.

 

Dalam tuntutannya, massa aksi menyampaikan empat poin utama, yakni:

 

1. Mendesak Wali Kota Medan segera mencopot Lurah Terjun yang diduga kuat ikut serta dalam penyerobotan lahan masyarakat.

 

 

2. Mendesak Kapolrestabes Medan mengusut tuntas kasus penyerobotan lahan dan segera menetapkan tersangka mafia tanah di Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan.

Baca Juga :  Wakil Wali Kota Medan Bertemu Wamenkes, Pirngadi Diberikan Alat Medis Strategis

 

 

3. Mendesak Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dan Inspektorat Kota Medan menindaklanjuti dugaan pelanggaran yang melibatkan Lurah Terjun.

 

 

4. Meminta aparat penegak hukum memproses secara hukum apabila terbukti bersalah.

 

 

 

Massa menegaskan bahwa aksi tersebut dilakukan untuk mencari kebenaran atas isu yang berkembang di tengah masyarakat, bukan sekadar membangun asumsi. Mereka berharap pemerintah dan aparat penegak hukum segera mengambil langkah tegas demi menjaga kepercayaan publik.

 

Pantauan di lokasi tidak ada satu pun perwakilan yang menerima massa aksi dan massa aksi pun membubarkan diri dengan tertib.

 

Hingga berita ini diturunkan, awak media masih berupaya melakukan konfirmasi kepada Lurah Terjun maupun Pemerintah Kota Medan terkait tuntutan tersebut. (**)

Follow WhatsApp Channel beritamedannews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Miris, Kolong Jembatan di Ringroad Medan Diduga Jadi Tempat Tinggal Anak Jalanan
Wakil Wali Kota Medan Apresiasi Pelantikan Mahabudhi Provinsi Sumut, Sebagai Wadah Pengabdian Umat 
Pemko Medan Turunkan Tarif Parkir, Ringankan Beban Masyarakat dan Ciptakan Sistem Perparkiran yang Lebih Baik
Kadis Perkim Cikataru Mangkir, Komisi 4 DPRD Medan Tunda RDP Soal Pembongkaran Billboard Berizin Milik PT Sumo Advertising
PERMAHI Medan Desak Percepatan Reformasi Polri, Soroti Lemahnya Pengawasan Internal
Usai Tarawih, Ribuan Warga Medan Larut Dalam Kemeriahan Imlek, Rico Waas : Kekuatan Medan Terletak Pada Kemajemukan Warganya
Rico Waas Dorong Digitalisasi, Layanan Ambulans Terintegrasi, Pengurusan KK dan KTP di Kelurahan
Pembangunan Stadion Teladan Mangkrak, Gaji Pekerja Belum di Bayar Hingga Bulan Ramadhan, DPW Media Center LSM PAKAR Sumut Akan Gelar Aksi Damai
Tag :

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 14:34 WIB

Miris, Kolong Jembatan di Ringroad Medan Diduga Jadi Tempat Tinggal Anak Jalanan

Minggu, 1 Maret 2026 - 12:50 WIB

Wakil Wali Kota Medan Apresiasi Pelantikan Mahabudhi Provinsi Sumut, Sebagai Wadah Pengabdian Umat 

Rabu, 25 Februari 2026 - 17:43 WIB

Pemko Medan Turunkan Tarif Parkir, Ringankan Beban Masyarakat dan Ciptakan Sistem Perparkiran yang Lebih Baik

Rabu, 25 Februari 2026 - 14:01 WIB

Kadis Perkim Cikataru Mangkir, Komisi 4 DPRD Medan Tunda RDP Soal Pembongkaran Billboard Berizin Milik PT Sumo Advertising

Selasa, 24 Februari 2026 - 17:52 WIB

PERMAHI Medan Desak Percepatan Reformasi Polri, Soroti Lemahnya Pengawasan Internal

Berita Terbaru