MEDAN, BMNews – Wakil Wali Kota Medan, H. Zakiyuddin Harahap, menerima audiensi Sultan Deli ke-14, Sultan Mahmud Aria Lamantjiji Perkasa Alam Shah, di Balai Kota Medan, Rabu (12/8/2026).
Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Selain menjadi ajang silaturahmi, audiensi juga membahas rencana pelaksanaan Kenduri Diraja Negeri Deli, sebuah tradisi yang digelar dalam rangka menyambut hari ulang tahun Sultan Deli.
Dalam kesempatan itu, Sultan Mahmud Aria Lamantjiji Perkasa Alam Shah turut mengundang Wakil Wali Kota Medan untuk menghadiri acara yang dijadwalkan berlangsung di Masjid Jami’ Tanjung Mulia, Jalan Yos Sudarso, Kecamatan Medan Deli.
Sultan Mahmud menjelaskan, rangkaian Kenduri Diraja akan dilaksanakan setelah salat Maghrib dengan diisi pembacaan Surah Yasin dan doa bersama.
Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, Kenduri Diraja tidak hanya menjadi momentum mempererat silaturahmi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga tradisi dan nilai-nilai budaya yang telah diwariskan secara turun-temurun.
“Ini merupakan kegiatan yang sangat baik karena dikemas dengan nuansa keagamaan dan kebersamaan melalui pengajian serta doa bersama,” ujar Zakiyuddin.
Selain membahas agenda Kenduri Diraja, pertemuan tersebut juga menyinggung rencana revitalisasi Istana Maimun yang akan dilakukan oleh Kementerian Kebudayaan.
Zakiyuddin menegaskan Pemerintah Kota Medan siap memberikan dukungan terhadap upaya revitalisasi salah satu bangunan bersejarah yang menjadi simbol kebesaran Kesultanan Deli sekaligus ikon pariwisata Kota Medan tersebut.
Menurutnya, revitalisasi Istana Maimun memiliki arti penting, bukan hanya dari sisi fisik bangunan, tetapi juga dalam menjaga sejarah, identitas, serta warisan budaya Melayu Deli agar tetap lestari di tengah perkembangan zaman.
“Kami siap mendukung penuh revitalisasi Istana Maimun. Harapannya, proses ini dapat mengembalikan dan memperkuat keagungan Istana Maimun sebagai salah satu ikon sejarah dan budaya, sekaligus menjadi magnet pariwisata di Kota Medan,” kata Zakiyuddin.
Ia berharap revitalisasi tersebut nantinya dapat semakin memperkuat posisi Istana Maimun sebagai destinasi wisata sejarah dan budaya yang mampu menarik lebih banyak wisatawan serta memberikan dampak positif bagi masyarakat dan perekonomian Kota Medan. (***)

.








