Sooooorrr!! Pimpinan DPRD Medan Hadiri Proses Restorative Justice antara Lurah Perintis dan Warga, Damai Pakcik.!!

- Reporter

Kamis, 13 November 2025 - 19:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN,

Moment Lurah Perintis dan Warga Saling Berpelukan di saksikan H.Zulkarnaen,S.KM

– Pimpinan DPRD Kota Medan menghadiri proses Restorative Justice yang digelar Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan antara Lurah Perintis, Kecamatan Medan Timur, Muhammad Fadli, dan warganya, Mawardi, Kamis (13/11/2025).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Kejari Medan, Fajar Syahputra, di Kantor Kejari Medan dan turut disaksikan oleh pimpinan DPRD Kota Medan selaku perwakilan lembaga legislatif.

 

Proses Restorative Justice ini merupakan tindak lanjut dari peristiwa kesalahpahaman antara Lurah Perintis dan warganya yang sempat viral dan menyita perhatian publik.

 

Persoalan tersebut bermula dari perdebatan terkait pembongkaran polisi tidur di salah satu lokasi di Kelurahan Perintis. Dalam perdebatan itu, sempat terjadi dorongan fisik yang menyebabkan Lurah terjatuh ke dalam drainase, dan video kejadian tersebut kemudian viral di media sosial.

Baca Juga :  Dua Pejabat Kecamatan Medan Polonia Resmi Ditahan Pakcik.! Terkait Dugaan Korupsi Pembelian BBM Operasional Sampah

 

Setelah melalui proses hukum dan laporan kepolisian beberapa waktu lalu, kedua belah pihak akhirnya sepakat untuk menyelesaikan persoalan tersebut secara damai melalui pendekatan Restorative Justice.

 

“Proses Restorative Justice ini merupakan bentuk penyelesaian yang mengedepankan pemulihan hubungan sosial, bukan pembalasan. Saya sangat mengapresiasi Kejari Medan, Bapak Fajar Syahputra, yang telah memfasilitasi perdamaian antara kedua pihak hingga tercipta keharmonisan kembali,” ujar Pimpinan DPRD Medan.

Baca Juga :  Hadiri MAPERTA, Riza Usty Harapkan GAMKI Medan Lahirkan Kader Potensial, Gaaasss Terus!!

 

Ia menambahkan, proses tersebut menjadi contoh positif bagi masyarakat dalam menyelesaikan permasalahan dengan mengedepankan dialog dan musyawarah.

 

“Saya berharap melalui mekanisme Restorative Justice ini, masyarakat dapat lebih memahami pentingnya mencari solusi damai dalam setiap kesalahpahaman dan perselisihan yang terjadi,” tambahnya.

 

Langkah Kejari Medan dalam memediasi perdamaian ini diapresiasi berbagai pihak sebagai bentuk nyata penerapan hukum yang humanis dan berkeadilan sosial di tengah masyarakat Kota Medan. (**)

Follow WhatsApp Channel beritamedannews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jermal 15 Kembali Digerebek, Barak Narkoba Dibakar dan Listrik Diputus
Musda XV KNPI Kota Medan Sukses Digelar, Rifqi Aulia Tanjung Terpilih sebagai Ketua Periode 2026–2029 Ketua MPI Riza Usty Siregar
Musda XV KNPI Kota Medan Sukses Digelar, Rifqi Aulia Tanjung Terpilih sebagai Ketua Periode 2026–2029 Ketua MPI Riza Usty Siregar
Pemko Medan Kirim Bantuan Alat Berat 3 Tahap, Misi Kemanusiaan Bantu Percepatan Pemulihan Bencana di Aceh Tamiang
Video Penangkapan Jurnalis di Morowali Penuh Kekerasan, AJI Nilai Berlebihan
Lantik Direksi Tiga PUD, Rico Waas Tekankan Pengabdian dan Penguatan Kinerja
DPD KNPI Kota Medan Gelar Musda XV, Pendaftaran Calon Ketua Dibuka 6–7 Januari 2026
Siap Siap Kelen Yang “KuNaf” Hubungan Seks Luar Nikah Akan Masuk Penjara

Berita Terkait

Minggu, 11 Januari 2026 - 22:24 WIB

Jermal 15 Kembali Digerebek, Barak Narkoba Dibakar dan Listrik Diputus

Minggu, 11 Januari 2026 - 15:35 WIB

Musda XV KNPI Kota Medan Sukses Digelar, Rifqi Aulia Tanjung Terpilih sebagai Ketua Periode 2026–2029 Ketua MPI Riza Usty Siregar

Minggu, 11 Januari 2026 - 14:48 WIB

Musda XV KNPI Kota Medan Sukses Digelar, Rifqi Aulia Tanjung Terpilih sebagai Ketua Periode 2026–2029 Ketua MPI Riza Usty Siregar

Sabtu, 10 Januari 2026 - 18:41 WIB

Pemko Medan Kirim Bantuan Alat Berat 3 Tahap, Misi Kemanusiaan Bantu Percepatan Pemulihan Bencana di Aceh Tamiang

Senin, 5 Januari 2026 - 18:44 WIB

Video Penangkapan Jurnalis di Morowali Penuh Kekerasan, AJI Nilai Berlebihan

Berita Terbaru