Sidang Kedua PT TSI vs Bank Mandiri Kembali Tertunda, Hakim Tegas: “Jangan Mempersulit Persidangan!”

- Reporter

Senin, 14 September 2026 - 14:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, BMNews — Perkara gugatan PT Toba Surimi Industries (PT TSI) terhadap Bank Mandiri kembali mengalami penundaan. Sidang kedua yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Medan belum dapat memasuki pemeriksaan lebih jauh terhadap pokok perkara.

Penundaan terjadi setelah kuasa hukum Bank Mandiri menyampaikan bahwa surat kuasa untuk mewakili pihak bank belum selesai dipersiapkan.

Persoalan administratif tersebut kemudian mendapat perhatian dari majelis hakim. Dalam persidangan, hakim mengingatkan agar persoalan administrasi tidak sampai menghambat jalannya proses hukum.

“Jangan mempersulit persidangan,” tegas hakim di ruang sidang.

Pernyataan tersebut disampaikan ketika persidangan kembali harus ditunda sebelum memasuki substansi gugatan yang diajukan PT TSI.

Baca Juga :  Korban Nyaris Tewas Dibacok di Depan THM New Zone Medan, Ketum LSM Pakar Desak Polisi Tangkap Pelaku dan Tutup Sementara NZ

Pihak penggugat menyatakan keberatan atas penundaan tersebut. Kuasa hukum PT TSI, Richan Simanjuntak dan Winner Pasaribu, mempertanyakan alasan pihak Bank Mandiri yang menjadikan surat kuasa sebagai dasar permintaan penundaan.

Menurut pihak penggugat, persoalan administratif semestinya tidak menjadi hambatan berlarut-larut bagi proses pemeriksaan perkara. Mereka berharap gugatan yang telah diajukan dapat segera diperiksa dan masing-masing pihak diberikan kesempatan untuk menyampaikan dalil maupun bukti di hadapan majelis hakim.

Penundaan pada sidang kedua ini juga menjadi perhatian karena pada sidang perdana sebelumnya, pihak tergugat disebut belum hadir sehingga pemeriksaan pokok perkara belum dapat berjalan.

Baca Juga :  Pemko Medan Terapkan WFH Terbatas, Pelayanan Publik Dipastikan Tetap Optimal

Dengan demikian, hingga sidang kedua, perkara PT TSI melawan Bank Mandiri belum memasuki pembahasan substansi gugatan secara lebih jauh.

Teguran majelis hakim agar proses persidangan tidak dipersulit menjadi catatan dalam perjalanan perkara tersebut.

Selanjutnya, publik menunggu apakah pada persidangan berikutnya perkara ini dapat mulai memasuki tahapan pemeriksaan sebagaimana mestinya, sehingga dalil dan bukti dari masing-masing pihak dapat diuji di hadapan majelis hakim.

(Red)

Follow WhatsApp Channel beritamedannews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Secara Virtual, Zakiyuddin Harahap Ikuti Press Conference Kapolri dan Deklarasi Polisi Bersama Masyarakat Menolak Narkoba
Dukung Pemko Medan Raih Predikat Informatif, Kadis Kominfo Arrahmaan Pane Terima Penghargaan KI Sumut
Ngeri!! Diduga Berawal dari Sindiran Live TikTok, Perempuan di Medan Denai Diserang dan Dianiaya Dikosan
Kabut Asap Selimuti Medan, IMM Salurkan Ribuan Masker dan Desak Penanganan Karhutla Dipercepat
Viral Konten Dugaan Tawaran Campaign Fee Rp80 Juta untuk Tak Bahas Karhutla, Ihwan Ritonga Desak Polda Sumut Periksa Kreator Aleh
Polemik Dugaan Jual Beli Titik Dapur SPPG di Deli Serdang, Aktivis Desak BGN dan Kejatisu Turun Tangan
Dugaan Jual Beli Titik SPPG di Deli Serdang, AW Membantah, RA Klaim Rp150 Juta Belum Kembali
Dugaan Transaksi Jual Beli Titik Dapur SPPG di Deli Serdang Disorot, Ketua Yayasan Delisha Blokir Nomor Awak Media

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:24 WIB

Secara Virtual, Zakiyuddin Harahap Ikuti Press Conference Kapolri dan Deklarasi Polisi Bersama Masyarakat Menolak Narkoba

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:18 WIB

Dukung Pemko Medan Raih Predikat Informatif, Kadis Kominfo Arrahmaan Pane Terima Penghargaan KI Sumut

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Ngeri!! Diduga Berawal dari Sindiran Live TikTok, Perempuan di Medan Denai Diserang dan Dianiaya Dikosan

Senin, 19 Oktober 2026 - 12:48 WIB

Kabut Asap Selimuti Medan, IMM Salurkan Ribuan Masker dan Desak Penanganan Karhutla Dipercepat

Senin, 19 Oktober 2026 - 11:11 WIB

Viral Konten Dugaan Tawaran Campaign Fee Rp80 Juta untuk Tak Bahas Karhutla, Ihwan Ritonga Desak Polda Sumut Periksa Kreator Aleh

Berita Terbaru