Galak Kali Pakcik, Dua Unit Escavator PETI Di Pasang ‘Police Line’ Saat Operasi Senyap Polres Madina

- Reporter

Sabtu, 15 November 2025 - 16:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Madina, Beritamedannews.com — Personel Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Direktorat Kriminal Khusus Mabes Polri melakukan operasi senyap di wilayah hukum Polres Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara, untuk menindak aktivitas Pertambangan Tanpa Izin (PETI) yang diduga berlangsung di sejumlah titik.

 

Tim yang dipimpin AKBP Fajar telah berada di Madina sejak Kamis (13/11). Mereka melakukan penyisiran tertutup pada lokasi-lokasi yang selama ini diduga kuat menjadi pusat aktivitas tambang emas ilegal.

 

Dalam operasi tersebut, petugas menemukan dua unit alat berat excavator di Desa Tombang Kaluang. Meski tidak beroperasi saat ditemukan, kedua alat berat itu dinilai berada di kawasan yang diduga menjadi lokasi PETI aktif. Petugas kemudian memasangi garis polisi (police line) sebagai langkah awal penegakan hukum.

Baca Juga :  Korban Begal Kecewa, Nilai Polsek Medan Tembung Lamban Tangani Kasus: “Kami yang Bukan Polisi Aja Bisa Temukan Rumah Pelaku” Amanghooiiiii!!

 

Sejumlah titik lain yang selama ini dikeluhkan masyarakat juga disisir secara tertutup oleh tim Tipidter.

 

Hingga berita ini diturunkan, Mabes Polri maupun Polres Mandailing Natal belum merilis keterangan resmi terkait detail operasi tersebut.

 

Kapolres Mandailing Natal, AKBP Arie Sofandi Paloh, membenarkan adanya kegiatan penertiban PETI oleh Tipidter Mabes Polri.

 

“Terkait penertiban tambang emas ilegal, benar adanya. Kegiatan tersebut berkoordinasi dengan Polres dan Polsek Batang Natal,” ujarnya saat ditemui awak media, Jumat (14/11/2025).

Baca Juga :  Luar Biasa Bah, Jahtanras Polres Simalungun Bekuk TSK Pembunuhan Dalam Waktu 9 Jam

 

Ia menegaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan serta hasil operasi masih berada dalam kendali penuh Bareskrim Mabes Polri.

“Untuk giat dan hasil giat, semuanya masih di bawah kendali Bareskrim,” tambahnya.

 

Informasi lapangan menyebutkan, dua alat berat yang diamankan diduga milik S, warga Desa Tombang Kaluang, dan P, warga Kelurahan Muara Soma. Sementara satu unit lainnya yang dikaitkan dengan O disebut lolos karena lebih dahulu dikeluarkan dari lokasi. (red)

Follow WhatsApp Channel beritamedannews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Video Penangkapan Jurnalis di Morowali Penuh Kekerasan, AJI Nilai Berlebihan
DPD KNPI Kota Medan Gelar Musda XV, Pendaftaran Calon Ketua Dibuka 6–7 Januari 2026
Siap Siap Kelen Yang “KuNaf” Hubungan Seks Luar Nikah Akan Masuk Penjara
Dari Jalanan Medan ke Pelosok Aceh Tamiang, Aksi Kemanusiaan GODAMS Ajak Jaga Lingkungan
Tanggapi Santai Pencopotan Dirinya Sebagai Ketua Golkar Sumut, Musa Rajekshah : ‘Saya Tidak Tahu Secara Detail, Sepenuhnya Saya Serahkan Ke DPP’
Pemerintah Pusat Klaim Bergerak Cepat, Aceh Sebut Arahan Presiden Tak Jalan di Lapangan
KPK Unjuk Gigi di Akhir Tahun, Bupati dan Oknum Jaksa Bakal Tahun Baruan di Penjara
Prabowo Tegaskan Kemandirian Indonesia di Tengah Pemulihan Bencana Sumatera
Tag :

Berita Terkait

Senin, 5 Januari 2026 - 18:44 WIB

Video Penangkapan Jurnalis di Morowali Penuh Kekerasan, AJI Nilai Berlebihan

Senin, 5 Januari 2026 - 13:39 WIB

DPD KNPI Kota Medan Gelar Musda XV, Pendaftaran Calon Ketua Dibuka 6–7 Januari 2026

Sabtu, 3 Januari 2026 - 19:23 WIB

Siap Siap Kelen Yang “KuNaf” Hubungan Seks Luar Nikah Akan Masuk Penjara

Minggu, 21 Desember 2025 - 13:21 WIB

Dari Jalanan Medan ke Pelosok Aceh Tamiang, Aksi Kemanusiaan GODAMS Ajak Jaga Lingkungan

Sabtu, 20 Desember 2025 - 21:40 WIB

Tanggapi Santai Pencopotan Dirinya Sebagai Ketua Golkar Sumut, Musa Rajekshah : ‘Saya Tidak Tahu Secara Detail, Sepenuhnya Saya Serahkan Ke DPP’

Berita Terbaru