MEDAN, BMNews| – Solidaritas Aliansi Masyarakat Peduli (SAMPE) Kota Medan menyoroti dugaan ketidaktepatan penyaluran bantuan sosial (bansos) di Lingkungan 12, Kelurahan Binjai, Kecamatan Medan Denai. Organisasi masyarakat tersebut menilai masih terdapat warga miskin yang belum menerima bantuan, sementara sejumlah penerima justru dinilai tidak tepat sasaran.
Koordinator SAMPE Kota Medan menyampaikan, temuan itu diperoleh dari laporan warga serta hasil pemantauan langsung di lapangan. Menurut mereka, terdapat indikasi ketidaksesuaian data penerima bansos dengan kondisi riil masyarakat.
“Beberapa warga yang tergolong tidak mampu justru tidak tercatat sebagai penerima. Sementara bantuan baru disalurkan setelah adanya protes dari masyarakat,” ujar perwakilan SAMPE saat menyampaikan pernyataan di depan Balai Kota Medan, Rabu (28/1/2026).
SAMPE menilai kondisi tersebut perlu mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kota Medan. Mereka menekankan pentingnya transparansi dan akurasi data penerima bantuan agar program perlindungan sosial benar-benar tepat sasaran.
Dalam pernyataan sikapnya, SAMPE mendesak evaluasi terhadap kinerja aparatur di tingkat lingkungan, kelurahan, hingga kecamatan. Selain itu, mereka juga mendorong Pemko Medan untuk membuka data penerima bansos secara terbuka agar dapat diawasi bersama oleh masyarakat.
“Bantuan sosial merupakan hak warga yang membutuhkan. Karena itu, penyalurannya harus dilakukan secara adil, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegas perwakilan SAMPE.

Menanggapi hal tersebut, Camat Medan Denai, Tommy Sidabalok, berjanji akan segera mengevaluasi kinerja kepala lingkungan (kepling) yang dinilai warga tidak merakyat. Ia menyebutkan, dalam waktu dekat kepling tersebut akan dinonaktifkan sementara guna kepentingan pemeriksaan.
Tommy juga menegaskan akan menelusuri dugaan adanya permintaan uang kepada warga dalam setiap pengurusan berkas administrasi. “Jika terbukti, akan diberikan tindakan tegas sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya. Ia menambahkan, pihak kecamatan telah mengantongi sejumlah bukti awal terkait dugaan pungutan tersebut.

.








