Diduga Bansos Di Setel Kepling, Warga Geruduk Kantor Walikota Minta Kepling 12 Kelurahan Binjai di Copot

- Reporter

Rabu, 28 Januari 2026 - 14:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, BMNews| – Solidaritas Aliansi Masyarakat Peduli (SAMPE) Kota Medan menyoroti dugaan ketidaktepatan penyaluran bantuan sosial (bansos) di Lingkungan 12, Kelurahan Binjai, Kecamatan Medan Denai. Organisasi masyarakat tersebut menilai masih terdapat warga miskin yang belum menerima bantuan, sementara sejumlah penerima justru dinilai tidak tepat sasaran.

 

Koordinator SAMPE Kota Medan menyampaikan, temuan itu diperoleh dari laporan warga serta hasil pemantauan langsung di lapangan. Menurut mereka, terdapat indikasi ketidaksesuaian data penerima bansos dengan kondisi riil masyarakat.

 

“Beberapa warga yang tergolong tidak mampu justru tidak tercatat sebagai penerima. Sementara bantuan baru disalurkan setelah adanya protes dari masyarakat,” ujar perwakilan SAMPE saat menyampaikan pernyataan di depan Balai Kota Medan, Rabu (28/1/2026).

Baca Juga :  Rico Waas Ajak Kader HMI Tetap Kritis dan Hadirkan Solusi bagi Bangsa

 

SAMPE menilai kondisi tersebut perlu mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kota Medan. Mereka menekankan pentingnya transparansi dan akurasi data penerima bantuan agar program perlindungan sosial benar-benar tepat sasaran.

 

Dalam pernyataan sikapnya, SAMPE mendesak evaluasi terhadap kinerja aparatur di tingkat lingkungan, kelurahan, hingga kecamatan. Selain itu, mereka juga mendorong Pemko Medan untuk membuka data penerima bansos secara terbuka agar dapat diawasi bersama oleh masyarakat.

 

“Bantuan sosial merupakan hak warga yang membutuhkan. Karena itu, penyalurannya harus dilakukan secara adil, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegas perwakilan SAMPE.

Baca Juga :  Layanan Adminduk Melonjak 28,9 Persen, Disdukcapil Medan Terapkan Strategi Jemput Bola
Perwakilan Masyarakat Lingkungan XII Kelurahan Binjai bermusyarwah di kantor Camat Medan Denai bersama Camat Medan Denai

Menanggapi hal tersebut, Camat Medan Denai, Tommy Sidabalok, berjanji akan segera mengevaluasi kinerja kepala lingkungan (kepling) yang dinilai warga tidak merakyat. Ia menyebutkan, dalam waktu dekat kepling tersebut akan dinonaktifkan sementara guna kepentingan pemeriksaan.

 

Tommy juga menegaskan akan menelusuri dugaan adanya permintaan uang kepada warga dalam setiap pengurusan berkas administrasi. “Jika terbukti, akan diberikan tindakan tegas sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya. Ia menambahkan, pihak kecamatan telah mengantongi sejumlah bukti awal terkait dugaan pungutan tersebut.

Follow WhatsApp Channel beritamedannews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Zakiyuddin Harahap Salurkan Bantuan Perbaikan Rumah Korban Siklon Senyar
Perkuat Digitalisasi Daerah, Pemko Medan Ikuti Inisiasi KATALIS P2DD 2026
Pertama di Indonesia, Rico Waas Luncurkan Medan Rabu Walk-In Interview, Pencari Kerja Bisa Wawancara Langsung Setiap Pekan
Wali Kota Medan Dorong Bapenda Terus Kompak & Bertransformasi Menuju Digitalisasi
Miris, Kolong Jembatan di Ringroad Medan Diduga Jadi Tempat Tinggal Anak Jalanan
Israel Serang Teheran, Wilayah Udara Ditutup; Presiden Prabowo Siap Fasilitasi Dialog 
Wakil Wali Kota Medan Apresiasi Pelantikan Mahabudhi Provinsi Sumut, Sebagai Wadah Pengabdian Umat 
Pemko Medan Turunkan Tarif Parkir, Ringankan Beban Masyarakat dan Ciptakan Sistem Perparkiran yang Lebih Baik
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 5 Maret 2026 - 12:36 WIB

Zakiyuddin Harahap Salurkan Bantuan Perbaikan Rumah Korban Siklon Senyar

Kamis, 5 Maret 2026 - 12:29 WIB

Perkuat Digitalisasi Daerah, Pemko Medan Ikuti Inisiasi KATALIS P2DD 2026

Kamis, 5 Maret 2026 - 12:25 WIB

Pertama di Indonesia, Rico Waas Luncurkan Medan Rabu Walk-In Interview, Pencari Kerja Bisa Wawancara Langsung Setiap Pekan

Kamis, 5 Maret 2026 - 12:19 WIB

Wali Kota Medan Dorong Bapenda Terus Kompak & Bertransformasi Menuju Digitalisasi

Senin, 2 Maret 2026 - 14:34 WIB

Miris, Kolong Jembatan di Ringroad Medan Diduga Jadi Tempat Tinggal Anak Jalanan

Berita Terbaru