MEDAN,BMNews| PT Sumo Advertising mendatangi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan untuk mengadukan permasalahan Billboard berizin yang dibongkar. Pembongkaran tersebut dilakukan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Medan atas perintah Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, Cipta Karya, dan Tata Ruang (Perkim Ciptakaru) Kota Medan, Senin (9/2).
Dalam kesempatan tersebut, Direktur Utama PT Sumo Advertising Hendry didampingi Manager Legal Dan Permit Riza Usty Siregar,SH diterima langsung oleh Pimpinan DPRD Kota Medan, H. Zulkarnaen, S.K.M
Permasalahan pembongkaran billboard milik PT Sumo Advertising yang dilakukan Satpol PP Kota Medan pada Jumat (6/2) lalu kini menjadi sorotan publik. Pasalnya, billboard yang dibongkar diketahui telah memiliki IMB yang sah serta telah memenuhi kewajiban pembayaran pajak.
Selain menempuh jalur mediasi, pihak PT Sumo Advertising juga telah mengambil langkah hukum dengan melaporkan peristiwa pembongkaran tersebut ke Polda Sumatera Utara pada Sabtu (7/2).
Menanggapi pengaduan tersebut, Pimpinan DPRD Kota Medan memastikan akan segera menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi IV DPRD Medan dengan menghadirkan pihak-pihak terkait untuk dimintai keterangan.
Saat dikonfirmasi awak media terkait maksud kedatangan PT Sumo Advertising ke DPRD Medan, Riza Usty menegaskan bahwa DPRD merupakan rumah rakyat, tempat masyarakat mengadukan persoalan yang mereka alami. Ia menyebut kedatangan pihaknya bertujuan untuk menyampaikan dugaan penyalahgunaan wewenang yang dilakukan oleh Satpol PP Kota Medan dan Dinas Perkim Ciptakaru.
“Kami datang ke sini untuk mengadukan permasalahan yang kami alami. Kami merasa dizalimi oleh aparatur Pemerintah Kota Medan, yakni Satpol PP dan Dinas Perkim. Billboard kami memiliki izin lengkap dan pajak juga telah kami bayarkan, namun tetap dilakukan pembongkaran,” jelas Riza kepada awak media.
Ia menambahkan, sebelum mendatangi DPRD Medan, pihaknya juga telah melaporkan peristiwa tersebut ke Polda Sumatera Utara.
“Kami juga sudah melaporkan peristiwa ini ke Polda Sumatera Utara pada Sabtu kemarin,” pungkasnya.

.








