MEDAN, BMNews| PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) memberikan klarifikasi terkait beredarnya pesan berantai di aplikasi percakapan dan media sosial yang mengimbau masyarakat untuk segera mengisi penuh tangki kendaraan hingga menyimpan BBM menggunakan jeriken karena isu kelangkaan.
Pertamina menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar atau hoaks.
Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Sumbagut PT Pertamina Patra Niaga, Fahrougi Andriani Sumampouw mengatakan, hingga saat ini penyaluran BBM kepada masyarakat berjalan normal tanpa kendala.
“Informasi yang beredar mengenai kelangkaan BBM tidak benar. Saat ini distribusi BBM kepada masyarakat berjalan lancar dan stok, khususnya di wilayah Aceh, Sibolga, dan sekitarnya, dalam kondisi aman,” ujarnya, Kamis (5/3).
Fahrougi menjelaskan, Pertamina terus melakukan penyaluran BBM secara berkelanjutan ke seluruh SPBU sesuai kebutuhan riil masyarakat. Karena itu, ia mengimbau masyarakat tidak melakukan pembelian berlebihan atau panic buying, karena justru berpotensi mengganggu kelancaran distribusi di lapangan.
Ia juga menyayangkan munculnya pesan berantai yang tidak jelas sumbernya dan berpotensi menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
Menurutnya, ketahanan stok BBM nasional, termasuk di wilayah Regional Sumbagut, dalam kondisi mencukupi untuk memenuhi kebutuhan aktivitas masyarakat.
Pertamina mengajak masyarakat agar lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi, serta memastikan kebenaran informasi sebelum membagikannya kembali.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak mudah mempercayai pesan berantai dari sumber yang tidak jelas. Pastikan informasi yang diterima berasal dari kanal resmi Pertamina,” tegas Fahrougi.
Bagi masyarakat yang membutuhkan informasi terkait stok dan ketersediaan BBM maupun LPG, Pertamina menyediakan layanan call center 135 yang dapat diakses selama 24 jam.

.








