Kejadian Yang Berakibat Fatal Kembali Terjadi di Kawasan Industri IHIP Morowali, Lagi – Lagi Makan Korban

- Reporter

Selasa, 25 November 2025 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Morowali, Beritamedannews.com – Kecelakaan kerja berakibat fatal kembali terjadi di kawasan industri PT Indonesia Huabao Industrial Park (IHIP), Topogaro, Kecamatan Bungku Barat, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah. Seorang tenaga kerja bernama TK, yang bekerja di perusahaan tenant PT Shuosi Indonesia Investment (SII), meninggal dunia setelah terjepit mesin conveyor pada Senin dini hari, 24 November 2025.

 

Korban diketahui merupakan bagian dari divisi Rotary Kiln dan masuk kerja untuk shift malam pada pukul 19.15 WITA. Usai melaksanakan briefing pra-shift, seluruh karyawan kemudian menuju area kerja masing-masing untuk memulai aktivitas seperti biasa.

Baca Juga :  Demokrat Usulkan Opsi Pemotongan Gaji Pejabat Negara untuk Antisipasi Tekanan Fiskal

 

Situasi di lapangan semula berjalan normal hingga karet penghalang material pada conveyor kiln nomor 3 terlepas. Korban bersama rekannya mengambil karet tersebut untuk diamankan, lantaran kawat pengikatnya dinilai terlalu pendek. Tidak lama kemudian, Tenaga Kerja Ahli (TKA) yang bertanggung jawab di area itu turun membawa kawat dan kunci tang, lalu meminta korban serta rekannya memasang kembali karet penghalang ke posisi semula.

 

Sekitar pukul 03.30 WITA, korban kembali diminta memasang karet penghalang guna mencegah material jatuh dari conveyor. Namun, pemasangan dilakukan saat conveyor masih dalam kondisi menyala. Saat mengangkat karet penghalang, sarung tangan korban tersangkut dan tertarik ke arah roller conveyor yang sedang berputar. Tubuh korban ikut terseret hingga akhirnya terjepit di dalam mesin.

Baca Juga :  Alamak, Ketua Ombudsman RI Dibungkus Kejaksaan Agung, LHKPN Tercatat Rp4,17 Miliar

 

Tim di lokasi segera memberikan pertolongan pertama dan membawa korban ke Puskesmas Wosu menggunakan ambulans. Namun, upaya penyelamatan tidak berhasil dan korban dinyatakan meninggal dunia.

Follow WhatsApp Channel beritamedannews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Alamak, Ketua Ombudsman RI Dibungkus Kejaksaan Agung, LHKPN Tercatat Rp4,17 Miliar
Pemerintah Buka Rekrutmen Nasional SDM untuk Perkuat Koperasi Desa dan Kampung Nelayan
Mahasiswa FH UI Minta Maaf Langsung ke Korban, BEM Tegaskan Sanksi Tetap Diperlukan
Harli Siregar Jadi Inspektur III Jamwas, “Ustadz” Kajati Sumut. Kita Tunggulah Gebrakannya
JK Dilaporkan GAMKI soal Ceramah “Mati Syahid”, Jubir Tegaskan Konteks Disalahpahami
Demokrat Usulkan Opsi Pemotongan Gaji Pejabat Negara untuk Antisipasi Tekanan Fiskal
Ketua Umum JMSI Minta Polri Usut Dalang Serangan Air Keras terhadap Andrie Yunus
Nama Dicatut sebagai Dewan Pembina di Media Lokal, Maruli Siahaan: Jangan Bawa-bawa Nama Saya
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 21:54 WIB

Alamak, Ketua Ombudsman RI Dibungkus Kejaksaan Agung, LHKPN Tercatat Rp4,17 Miliar

Kamis, 16 April 2026 - 18:31 WIB

Pemerintah Buka Rekrutmen Nasional SDM untuk Perkuat Koperasi Desa dan Kampung Nelayan

Selasa, 14 April 2026 - 13:59 WIB

Harli Siregar Jadi Inspektur III Jamwas, “Ustadz” Kajati Sumut. Kita Tunggulah Gebrakannya

Senin, 13 April 2026 - 13:14 WIB

JK Dilaporkan GAMKI soal Ceramah “Mati Syahid”, Jubir Tegaskan Konteks Disalahpahami

Senin, 16 Maret 2026 - 14:43 WIB

Demokrat Usulkan Opsi Pemotongan Gaji Pejabat Negara untuk Antisipasi Tekanan Fiskal

Berita Terbaru