Mentri Dalam Negeri Tegaskan Tidak Akan Menjual Lumpur Ke Swasta, Rencana Untuk Tanggul

- Reporter

Jumat, 16 Januari 2026 - 17:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Beritamedannews.com — Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menegaskan bahwa lumpur sisa banjir di sejumlah wilayah Aceh dan Sumatra tidak akan dijual kepada pihak swasta. Pemerintah, kata Tito, justru berencana memanfaatkan material tersebut untuk kepentingan mitigasi bencana, khususnya sebagai tanggul guna mengurangi risiko banjir susulan.

 

Penegasan ini disampaikan Tito menanggapi pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang sebelumnya mengungkap adanya laporan dari sejumlah kepala daerah terkait minat pihak swasta membeli lumpur hasil pembersihan permukiman dan pengerukan sungai yang mengalami pendangkalan, Kamis (14/1)

Baca Juga :  Maen Kali Pakcik! Prof. Mahfud MD Resmi Masuk Pemerintahan Prabowo

 

Meski demikian, Tito menekankan bahwa hingga saat ini belum ada pembahasan lanjutan mengenai wacana penjualan lumpur tersebut. Pemerintah, menurutnya, tetap memprioritaskan pemanfaatan lumpur untuk kepentingan publik dan keselamatan masyarakat.

 

“Fokus kita saat ini adalah bagaimana lumpur itu dimanfaatkan untuk mitigasi bencana,” ujar Tito.

Baca Juga :  7.550 PPPK Paruh Waktu di Bandung Terima THR Rp12 Miliar, Honorer di Medan Pertanyakan Kebijakan Pemko

Ia juga mengungkapkan telah berkoordinasi dengan Menteri Pertahanan Safrie Sjamsoeddin terkait penanganan lumpur di wilayah yang terdampak cukup parah, seperti Aceh Tamiang dan Meureudu.

 

Tito menjelaskan, tingginya sedimentasi lumpur di sejumlah daerah telah menyebabkan permukaan sungai hampir sejajar dengan permukiman warga. Kondisi tersebut dinilai sangat berbahaya, terutama saat terjadi hujan deras atau peningkatan debit air sungai, karena berpotensi memicu banjir kembali.

Follow WhatsApp Channel beritamedannews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketua Umum AKU ANAK MEDAN Apresiasi Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru
Dua Hari Tak Hadiri Rapat DPR di Tengah OTT KPK, Nusron Wahid Diwakili Wamen ATR/BPN
Kuasa Hukum Gus Alex Minta Jokowi Dihadirkan di Sidang Dugaan Korupsi Kuota Haji
Riza Usty Siregar Apresiasi Sikap Dasco Siap Mundur Jika RUU Perampasan Aset Tak Disahkan
Gerindra Optimis Kepuasan Publik terhadap Pemerintahan Prabowo Akan Kembali Meningkat
PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Minta Hormati Martabat Wartawan dan Kemerdekaan Pers
Jaksa Agung Usulkan Harli Siregar Jadi Kabandiklat, Tokoh Pemuda Sumut Apresiasi Langkah Tegas
Rangga Ary Prasetyo Minta Kejagung Usut Tuntas Dugaan Korupsi MBG hingga Korwil dan Korcam, Terutama di Sumut
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 18:24 WIB

Ketua Umum AKU ANAK MEDAN Apresiasi Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru

Kamis, 17 September 2026 - 18:05 WIB

Dua Hari Tak Hadiri Rapat DPR di Tengah OTT KPK, Nusron Wahid Diwakili Wamen ATR/BPN

Jumat, 11 September 2026 - 17:37 WIB

Kuasa Hukum Gus Alex Minta Jokowi Dihadirkan di Sidang Dugaan Korupsi Kuota Haji

Kamis, 3 September 2026 - 14:25 WIB

Riza Usty Siregar Apresiasi Sikap Dasco Siap Mundur Jika RUU Perampasan Aset Tak Disahkan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 16:05 WIB

Gerindra Optimis Kepuasan Publik terhadap Pemerintahan Prabowo Akan Kembali Meningkat

Berita Terbaru