Prabowo Tegaskan Kemandirian Indonesia di Tengah Pemulihan Bencana Sumatera

- Reporter

Jumat, 19 Desember 2025 - 13:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Beritamedannews.com — Presiden Prabowo Subianto menegaskan kembali sikap kemandirian Indonesia dalam menangani pemulihan pasca bencana banjir dan longsor di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, di tengah tawaran bantuan internasional. Pemerintah memilih mengandalkan kemampuan nasional demi menjaga kedaulatan serta martabat bangsa.

 

Prabowo menyampaikan hal itu saat memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta pada Senin (15/12/2025). Menurutnya, meskipun banyak negara menawarkan bantuan, Indonesia tetap mampu mengatasi krisis tersebut dengan sumber daya sendiri. Pernyataan ini juga menegaskan tekad pemerintah bahwa penanganan bencana tidak boleh menjadikan negara bergantung pada pihak luar di masa depan.

 

“Indonesia masih mampu menangani dampak bencana di wilayah Sumatera tersebut. Kita telah kerahkan seluruh kekuatan dan situasi terkendali,” ujar Prabowo dalam sidang kabinet, seperti dilaporkan media nasional.

Baca Juga :  Ngeri Kali, Kebakaran Ruko Enam Lantai di Jakarta Pusat Tewaskan 22 Orang

 

 

 

Langkah pemerintah menolak bantuan asing sekaligus penetapan status bencana nasional juga telah menjadi sorotan kalangan media internasional. Reuters melaporkan bahwa pemerintah belum membuka pintu bagi bantuan luar karena percaya negara memiliki kapasitas sendiri dalam pengelolaan penanganan dan pemulihan dampak banjir.

 

Beberapa analis menilai keputusan itu mencerminkan kebijakan kedaulatan yang kuat di tengah tantangan global. Sejumlah negara memang telah mengirimkan tawaran bantuan kemanusiaan, namun Jakarta memilih menunda keterlibatan asing hingga sistem nasional dinilai sepenuhnya berjalan efektif. Menurut salah satu tinjauan internasional, keputusan untuk tidak menetapkan status bencana nasional telah berarti bahwa bantuan luar negeri tidak diaktifkan dalam skala besar pada tahap awal respons.

Baca Juga :  Hari Kesembilan Pascabanjir, Warga Aceh Tamiang Masih Kelaparan

 

Pemerintah tetap terbuka terhadap kerja sama setara dengan negara lain, namun dengan prinsip bahwa setiap bentuk dukungan harus menghormati kemandirian dan konteks nasional. Sikap ini sekaligus menunjukkan bahwa Indonesia hadir sebagai negara yang mandiri dan bermartabat di panggung global, meski menghadapi krisis besar.

 

Prabowo menambahkan bahwa seluruh proses penanganan darurat, rehabilitasi, dan rekonstruksi diprioritaskan berjalan cepat dan efisien demi pemulihan masyarakat terdampak bencana, termasuk pembangunan hunian sementara dan tetap, serta pemulihan infrastruktur vital di wilayah Sumatera.

Follow WhatsApp Channel beritamedannews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Israel Serang Teheran, Wilayah Udara Ditutup; Presiden Prabowo Siap Fasilitasi Dialog 
Kasus Pembongkaran Billboard Berizin Berujung RDP, Istilah ‘Perangko Kilat’ Muncul Di Ruang Rapat
Pemprov Sumut Lanjutkan Pembangunan Jalan Sipiongot, Ditargetkan Mulai Maret 2026, Tokoh Pemuda : ‘Apresiasi Komitmen Gubernur Membangun Desa’
Usai Izin Dicabut, Tambang Emas Martabe Resmi Dikelola Pemerintah
Aturan Baru Gratifikasi Yang di Rubah KPK, Ini Poin-Poinnyaa
Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono Pingsan Saat Upacara Penghormatan Korban Pesawat ATR 42-500
Respons Cepat Wali Kota Medan, Ari Prasetyo Terima Bantuan Kursi Roda
Kemenkop Perbarui Strategi Komunikasi, Sasar Milenial dan Gen Z

Berita Terkait

Minggu, 1 Maret 2026 - 15:44 WIB

Israel Serang Teheran, Wilayah Udara Ditutup; Presiden Prabowo Siap Fasilitasi Dialog 

Rabu, 11 Februari 2026 - 08:55 WIB

Kasus Pembongkaran Billboard Berizin Berujung RDP, Istilah ‘Perangko Kilat’ Muncul Di Ruang Rapat

Jumat, 30 Januari 2026 - 14:39 WIB

Pemprov Sumut Lanjutkan Pembangunan Jalan Sipiongot, Ditargetkan Mulai Maret 2026, Tokoh Pemuda : ‘Apresiasi Komitmen Gubernur Membangun Desa’

Kamis, 29 Januari 2026 - 10:57 WIB

Usai Izin Dicabut, Tambang Emas Martabe Resmi Dikelola Pemerintah

Rabu, 28 Januari 2026 - 09:09 WIB

Aturan Baru Gratifikasi Yang di Rubah KPK, Ini Poin-Poinnyaa

Berita Terbaru